Civil Engineering - Bachelor
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Civil Engineering - Bachelor by Title
Now showing 1 - 20 of 70
Results Per Page
Sort Options
- ItemANALISA DAERAH BANJIR PADA WILAYAH KEMANG RAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERHITUNGAN METODE MODIFIKASI RASIONAL (MMR)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Paath, Rafly FebriansyahJakarta merupakan floodplain, dimana 40% diantaranya terletak di bawah permukaan laut. Perkembangan kota Jakarta dengan infrastruktur tata air yang tidak mencukupi menyebabkan tingginya penggunaan air tanah yang pada gilirannya mengakibatkan banjir.Kemang merupakan salah satu wilayah di Jakarta bagian selatan yang selalu terkena dampak banjir karena curah hujan tinggi dan tata kota yang cukup padat dengan bangunan infrastruktur. Salah satu alasan banjir yang terjadi di Kemang adalah drainase yang tidak dapat menampung debit banjir ketika hujan turun.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan perhitungan metode modifikasi rasional (mmr), dimana penulis mengumpulkan dan menganalisa data yang kemudian akan direduksi serta disajikan dengan sejelas mungkin agar mudah dipahami. Dapat disimpulkan bahwa wilayah Kemang Raya tidak dapat menampung banjir dengan debit 9,132 m/detik sedangkan debit tampung 3,268 m/detik, wilayah proyeksi tidak dapat menampung hujan rencana yang terjadi. Hal ini mengakibatkan banjir yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kurangnya wilayah resapan air dan kurangnya efisiensi pada drainase. Dengan menggunakan kolam retensi dengan luas 15.22 m2 dan kedalaman 3m, banjir yang terjadi di wilayah Kemang Raya dapat tertampung dan tersalurkan ke sungai terdekat dengan bantuan pompa air yang memiliki debit 2,54 liter/detik.
- ItemANALISA DAYA DUKUNG TANAH LUNAK DALAM MENERIMA BEBAN DINAMIS (STUDI KASUS RUMAH POMPA MUARA ANGKE - JAKARTA UTARA)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Ramadhan, Mariyopondasi beserta struktur di atasnya. Apabila lapisan tanah tersebut keras maka daya dukung tanah tersebut cukup kuat untuk menahan beban yang ada, tetapi bila tanah lunak diperlukan penanganan khusus agar mempunyai daya dukung yang baik. Hal ini memerlukan studi yang lebih terperinci terhadap sifat dan kondisi dasar tanah. Berdasarkan hasil aktual penyelidikan tanah Proyek Pembangunan Polder Pompa Muara Angke, Teluk Gong, Kali Asin, dan Mangga Dua yang berlokasi di Muara Angke – Jakarta Utara, uji sondir pada 1 titik berhenti di kedalaman 17.8 meter dengan bacaan akhir 250 kg/cm². Tugas akhir ini direncanakan untuk memberikan pondasi yang mampu menahan beban dinamis dan beban statis, dan diselesaikan dengan metode Lumped Parameter System. Perencanaan pondasi didesain pada kedalaman tanah 13,6 m (qc = 50) dengan tebal pilecap 0,8 m dan tinggi tiang pancang 12,8 m. Dengan pertimbangan statis dan dinamis, dipakai jumlah tiang sebanyak 4 tiang.Analisa pondasi dinamis menunjukkan dengan dimensi yang digunakan dari analisa vertikal, horizontal dan rocking, pada tabel dikategorikan dalam area tidak terasa (Not Noticeable).
- ItemANALISA GEOTEKNIK PERKUATAN TANAH PADA KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA (Studi Kasus Jalan Rancacili)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Putri, Reksha AndaruJalan memiliki peran penting untuk keberlangsungan lalu lintas, oleh karna itu sebagaimana mestinya jalan aman untuk digunakan di antara nya adalah jalan yang tidak memiliki retakan dan lubang pada area jalan itu sendiri. Namun berberbeda dengan kondisi jalan di ruas jalan Rancacili Kelurahan Derwati Kecamatan Rancasari Kota Bandung yang memiliki kondisi jalan berulang, dan terjadinya penurunan tanah yang seharusnya rata dengan aspal, jika hal ini terus dibiarkan maka jalan yang seharusnya aman saat dilalui bisa jadi menjadi tidak aman ketika dilalui kendaraan. Hal yang mungkin menyebabkan terjadinya kerusakan jalan ini diakibatkan oleh banyaknya truk bermuatan besar yang sering kali melewati ruas jalan ini. Metode penelitian yang dilakukan pada studi kasus ini menggunakan metode eksperimen yang dimana memerlukan data dari lapangan untuk digunakan sebagai alat uji coba di laboraturium, serta metode kuantitatif yang dibantu menggunakan metode elemen hingga. Hasil perhitungan yang dikalkulasi mengunakan perangkat lunak metode elemen hingga 2 dimensi dengan keluaran data berupa angka aman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh beberapa alternatif perkuatan, yaitu penanganan menggunakan geotekstil, cerucuk kayu, namun nilai yang memenuhi syarat minimum Safety Factor merupakan penanganan dengan menggunakan cerucuk kayu yang dipancang dengan kedalaman 4meter sebanyak 5 buah dan didapat nilai SF = 1.8204 > 1.5 dengan nilai pergeseran total 14 cm.
- ItemANALISA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL PADA JALAN KEBON KAWUNG - PASIR KALIKI KOTA BANDUNG(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Novanto, Nicholas NaldoPeningkatan kendaraan bermotor di Kota Bandung dapat mempengaruhi analisis simpang bersinyal maupun tidak bersinyal. Simpang tak bersinyal di jalan Kebon Kawung - jalan Pasir Kaliki merupakan salah satu jalan di Kota Bandung yang termasuk dalam jalan kotamadya dan berada pada kawasan komersial dan tempat tinggal masyarakat. Tingkat kemacetan bisa terjadi akibat dari beberapa faktor antara lain; volume kendaraan yang melewati jalan tersebut, kondisi fisik jalan tersebut dan kondisi di sekitar jalan. Beberapa hal ini bisa menjadi tolak ukur pada saat melakukan analisis terhadap jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Kebon Kawung - Pasir Kaliki dengan menggunakan metode PKJI 2023 dan melakukan pemodelan dengan PTV Vissim Student Version. Dengan melakukan survei lalu lintas selama 7 hari dan menggunakan metode Reverse Moving Hourly Internal (RMHI) yang melaksanakannya dengan interval 15 menit minimal 2 jam selama rentang waktu pagi, siang dan sore. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dengan beberapa alternatif lalu lintas, pada simpang Kebon Kawung - Pasir Kaliki digunakan alternatif dengan memberlakukan ganjil genap selama jam sibuk pada simpang tersebut. Untuk hari hari kerja (Kamis, 13 April 2023) menghasilkan kapasitas 2843 smp/jam, derajat kejenuhan 0,84, tundaan simpang -12,12 detik dan peluang antriannya 28,90% - 90,07%. Untuk akhir pekan (Sabtu, 15 April 2023) mengahasilkan kapasitas 2698 smp/jam, derajat kejenuhan 0,84, tundaan simpang -8,79 detik dan peluang antrian sebesar 30,13% - 96,55%. Dalam arti alternatrif rekomendasi yang dipilih sesuai dengan target yaitu DS<1.
- ItemANALISA TEBAL LAPISAN PERKERASAN TAMBAHAN (OVERLAY) PADA RUAS JALAN SOREANG – CIWIDEY, (KM 24+200 – KM 27+000)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) IskandarRuas jalan Soreang-Ciwidey ini termasuk dalam klasifikasi jalan primer kolektor yaitu jalan yang dilalui oleh kendaraan yang cukup banyak dan mempunyai beban yang berat. Karena seringnya jalan ini dilalui oleh kendaraan dan berbeban berat mengakibatkan kondisi jalan tersebut menjadi rusak. Atau sudah melewati umur rencana dan karena Faktor cuaca sehingga kondisinya permukaan dari lapisannya sudah banyak yang mengelupas, segregasi atau ada juga dibagian-bagian tertentu yang sleding atau sudah retak-retak. Dengan permasalahan yang ditemukan seperti hal tersebut di atas, ruas jalan Soreang-Ciwidey perlu direhabilitasi atau diberikan lapis ulang pada permukaan aspal karena dianggap masa pelayanannya sudah habis atau telah mencapai indeks permukaan akhir. Lapisan ulang diberikan dengan harapan Ruas jalan Soreang-Ciwidey dapat kembali mempunyai nilai kekuatan, tingkat kenyamanan, tingkat keamanan, tingkat kekedapan terhadap air, dan tingkat kecepatan mengalirkan air yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa ketebalan lapis tambah (Overlay) Perkerasan lentur menggunakan metode Bina Marga 2005 (Pd T-05-2005-B). Metode perhitungan tebal lapis tambah (overlay) Perkerasan lentur pada penelitian ini hanya menggunakan metode Bina Marga 2005 (Pd T-05-2005-B). Dari hasil perhitungan menggunakan metode Bina Marga 2005 (Pd T-05-2005-B) diperoleh tebal lapis tambah sebesar 10,5 cm (AC-WC : 4 cm dan AC-BC : 6,5 cm) untuk umur rencana 5 tahun dan sebesar 18 cm (AC-WC : 4 cm dan AC-BC : 14 cm) untuk umur rencana 20 tahun.
- ItemANALISA ZERO RUN OFF PADA PERENCANAAN PEMUKIMAN BARU DI TANGERANG SELATAN(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2024) Dinda Nourma SuryaniBerdasarkan data penduduk Kota Tangerang memiliki penduduk yang cukup pesat sehingga terjadinya perubahan tata guna lahan dan berkurangnya resapan air. Oleh karena itu mengakibatkan banjir dan genangan air. Maka dari itu perlu dilakukan kajian untuk menganalisis kapasitas saluran drainase tersebut dengan mengimplementasikan konsep Zero RunOff agar drinase dapat menampung kapasitas air hujan dan dapat meresap ke dalam tanah. konsep tersebut bisa dengan menggunakan sumur resapan, kolam retensi, situ, dan rekayasa lahan. sebagai solusi tercepat memecahkan masalah pada drainase. Tujuan dilaksanakan nya penelitian ini adalah melakukan analisis konservasi air berbasis Zero RunOff menggunakan aplikasi EPA SWMM 5.2. dengan input data curah hujan, data layout perumahan yang didapat dari Autocad dan didapat data saluran primer yang direncanakan yaitu tinggi 1 m dan lebarnya 1 m. Lalu untuk data saluran sekunder yang direncanakan yaitu tinggi 0,2 m dan lebar 0,3 m. menerapkan konsep Zero RunOff menggunakan 2 Kolam retensi sebagai alternatif penangan genangan dan banjir pada saluran.dengan luas = 7290 m2 dan tinggi kolam 5 meter pada kolam retensi 1 sedangkan untuk kolam retensi 2 dengan luas = 1492,0 m2 dan tinggi kolam 1,3 meter. Dan didapat volume air pada kolam retensi 1 = 3954,74 m3 kolam retensi 2 =1271,0 m3 hasil Analisa puncak debit limpasan pada saluran yaitu sebesar 0,697 CMS. Sedangkan untuk puncak volume limpasan pada jam ke 2 yaitu sebesar 16,94 m3
- ItemANALISIS DAMPAK AKTIVITAS DI PASAR KIARACONDONG KOTA BANDUNG TERHADAP KINERJA LALU LINTAS(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Santika, NoviPasar Kiaracondong kota Bandung merupakan salah satu pasar tradisional yang menciptakan pergerakan manusia dan barang yang begitu besar. Hal ini juga menyebabkan masalah lalu lintas, salah satunya adalah hambatan samping. Besarnya hambatan samping sangat mempengaruhi kapasitas jalan dan kecepatan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kinerja lalu lintas berdasarkan perhitungan Level of Service (LOS), derajat kejenuhan jalan, dan menganalisa kinerja lalu lintas berdasarkan dampak hambatan samping yang ditimbulkan oleh kegiatan perdagangan di jalan tersebut. Penelitian yang dilakukan adalah survey volume lalu lintas untuk melihat tingkat kepadatan kendaraan, kemudian survey hambatan samping untuk melihat besaran dampak buruknya. Penelitian dilakukan pada 2 ruas jalan di jalan Jend. Ibrahim Adjie (bawah flyover Kiaracondong). Perhitungan selanjutnya digunakan dengan pedoman kapasitas jalan tahun 2014 untuk jalan kota. Hasil analisis data penelitian diperoleh Hambatan Samping masuk dalam katogeri tinggi (T) yakni pada segmen 1 sebesar 751/jam dan segmen 2 sebesar 793/jam. Selain itu nilai Derajat Kejenuhan (Dj) tertinggi berada pada angka 1,0 untuk segmen 1 dan 1,05 untuk segmen 2, sehingga tingkat pelayanannya adalah F dengan arus tidak stabil. Hal ini menunjukkan bahwa keadaan jalan Jend. Ibrahim Adjie (bawah flyover Kiaracondong) sudah sangat jenuh sehingga perlu dilakukan peningkatan kinerja jalan.
- ItemANALISIS DAN EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA TAHUN 2023 PADA SIMPANG ALUN – ALUN KOTA CIMAHI(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Faishal Fakhri Al Farid; Asep Setiawan (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja simpang tiga tak bersinyal pada Simpang Alun-Alun Kota Cimahi dengan menggunakan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) Tahun 2023. Studi ini dilakukan melalui survei lalu lintas, pengumpulan data Geometrik simpang, serta analisis volume dan kapasitas lalu lintas pada jam puncak. Proses evaluasi dilakukan dengan menghitung derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian pada kondisi eksisting serta membandingkannya dengan beberapa skenario perbaikan, seperti pelebaran jalan pada lengan simpang. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting simpang mengalami tingkat kejenuhan dan tundaan yang tinggi, sehingga diperlukan upaya peningkatan kinerja. Skenario pelebaran jalan tidak bisa menurunkan nilai derajat kejenuhan dan tundaan, serta tingkat pelayanan simpang sangat buruk. Penelitian ini merekomendasikan penerapan skenario pelebaran jalan dan APILL 3 fase sebagai solusi untuk mengoptimalkan kinerja simpang dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi.
- ItemANALISIS DEBIT ANDALAN UNTUK KEBUTUHAN AIR BAKU PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TELAKE MENGGUNAKAN METODE NRECA(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2022) Restu, Rizal GentaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah air pada DAS Telake dengan mengunakan metode Nreca, proyeksi penduduk di Kota Balikpapan dengan mengunakan metode aritmatik, dan kebutuhan air baku di Kota Balikpapan. Sungai Telake merupakan anak sungai dari sungai Mahakam yang termasuk dalam DAS Telake. DAS Telake memiliki luas 113884,29 ha dan memiliki Debit Andalan sebesar sebesar 26,36 /s, sebesar 6,13 /s, dan sebesar 1,92 /s. Jumlah penduduk pada tahun 2021 adalah 695.287 jiwa. Setelah diproyeksikan mengunakan metode aritmatika, jumlah penduduk pada tahun 2031 adalah 852.800 jiwa dan jumlah penduduk tahun 2041 adalah 1.010.313 jiwa, hasil jumlah penduduk diproyeksikan terhadap kebutuhan air. Jumlah kebutuhan air pada tahun 2021 sebesar 1,16 /s, pada tahun 2031 sebesar 5,17 /s, dan tahun 2041 sebesar 8,02 /s. Dari hasil penelitian tersebut pada DAS Telake debit andalan yang mencukupi sampai tahun 2041 di Kota Balikpapan ada pada yang memiliki debit andalan sebesar 26,36 /s.
- ItemANALISIS DESKRIPTIF FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN TRANSPORTASI ONLINE SEBAGAI MODA TRANSPORTASI (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Widyatama)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Radya Catur Susanto; Asep Setiawan (Pembimbing)Skripsi ini menganalisis tingkat kerusakan dan metode penanganan pada ruas Jalan Simpang 3 Muara Wahau – Batas Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pada analisa tingkat kerusakan jalan dan penentuan penanganan jalan, dilakukan menggunakan data IRImeter berdasarkan pedoman “Preservasi Jaringan Jalan No. 07/P/BM/2021”, Dengan indikator nilai IKP dan ketidakrataan jalan. Hasil inspeksi visual dan data IRImeter pada segmen STA 28+900 – STA 30+300 menunjukkan nilai > 6, mengindikasikan rusak berat dan penanganan jalan rekonstruksi. Rekonstruksi perkerasan dianalisis menggunakan pedoman “Metode Desain Perkerasan Jalan tahun 2024”, dengan hasil akhir tebal perkerasan ideal. Data CBR karakteristik sebesar 3.53%, diperoleh melalui data uji DCP lapangan. Analisis lalu lintas menggunakan data AADT 2023, menghasilkan nilai CESA 5 sebesar 6.138.961,89. Nilai CESA5 ini digunakan pada bagan desain 2 dan bagan desain 3 untuk menentukan spesifikasi tebal lapis perkerasan ideal. Hasil desain menunjukkan tebal lapis perkerasan ideal pada permukaan atas AC – WC dengan ketebalan 40 mm, AC-BC dilakukan dengan 2 hamparan dengan masing – masing ketebalan 75 mm dan 80 mm. LFA kelas A dengan ketebalan 200 mm, LFA kelas B dengan ketebalan 150 mm, serta timbunan pilihan dengan ketebalan 300 mm. Total ketebalan perkerasan ideal adalah 845 mm. Metode penanganan jalan rekonstruksi diperlukan untuk ruas jalan yang mengalami kerusakan berat, dan dianalisis sesuai dengan pedoman teknis yang berlaku. Hasil skripsi dapat menjadi referensi bagi proyek serupa dalam menentukan metode penanganan optimal
- ItemANALISIS DESKRIPTIF FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN TRANSPORTASI ONLINE SEBAGAI MODA TRANSPORTASI (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Widyatama)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Ramadan Mansur; Fuad Hasan (Pembimbing)Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, salah satunya transportasi online yang berkembang pesat. Transportasi online menjadi alternatif bagi masyarakat kota dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari, termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Widyatama terhadap faktor-faktor pemilihan transportasi online sebagai moda transportasi, yang meliputi aspek harga, kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan pengguna. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 267 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap transportasi online tergolong tinggi dengan nilai TCR sebesar 82,6%, yang dikategorikan sangat puas. Aspek kemudahan mendapatkan skor tertinggi dengan TCR sebesar 87,8%, diikuti oleh kepuasan pengguna sebesar 83,4%, kenyamanan sebesar 80,7%, dan harga sebesar 77,7%. Hasil tabulasi silang juga memperlihatkan adanya variasi kepuasan berdasarkan jenis kelamin, angkatan, waktu tempuh, jarak tempuh, dan jenis transportasi yang digunakan.
- ItemANALISIS EFEKTIVITAS WAKTU SIKLUS LAMPU LALU LINTAS DI SIMPANG BERSINYAL PADA RUAS JALAN TELUK GONG RAYA DAN JALAN KAMPUNG GUSTI (Studi Kasus: Simpang Bersinyal Jl. Teluk Gong Raya – Jl. Kampung Gusti di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Sherly Fitria Anggraeni; Fuad Hasan (Pembimbing)Persimpangan merupakan salah satu bagian daerah yang sering terjadi hambatan lalu lintas. Kemacetan arus lalu lintas adalah ketika hambatan ini mengganggu pergerakan kendaraan dan menyebabkan antrean dan tundaan yang lama. Jalan Teluk Gong Raya adalah sebuah jalan di Jakarta yang menghubungkan Jalan Jembatan Dua dan Jalan Jembatan Tiga ke arah timur dan kompleks Duta Harapan Indah ke arah barat. Jalan ini membentang dari persimpangan Jembatan Bidara Inspeksi Kali Duri hingga pintu masuk Jalan Duta Harapan Indah, dan membentang sepanjang 1,3 kilometer. Wilayah ini berfungsi sebagai pusat industri dan perdagangan, yang dibuktikan dengan banyaknya bangunan komersial, seperti pusat perbelanjaan dan ruko. Sehingga menyebabkan aktivitas lalu lintas cukup padat pada jam kerja dan sepulang kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang menggunakan data dari pengamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dan solusi kemacetan lalu lintas di persimpangan Jalan Teluk Gong Raya. Kinerja lalu lintas persimpangan diperiksa dengan menggunakan pendekatan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023).
- ItemANALISIS KERUSAKAN PADA PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX) DAN BINAMARGA (STUDI KASUS RUAS JALAN PROKLAMASI KABUPATEN GARUT)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Yogana Ahirulliyanto; Asep Setiawan (Pembimbing)Jalan merupakan infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk melakukan mobilisasi, baik itu interaksi sosial, berdagang, dan banyak hal yang dapat dirasakan manfaatnya. Kualitas jalan yang baik tentunya harus memperhatikan kualitas serta perawatan yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis kerusakan jalan pada perkerasan lentur yang terjadi pada ruas jalan Proklamasi, kabupaten Garut yang memiliki panjang jalan 1,67 km serta lebar jalan 7 m yang menghubungkan jalan Desa Jayaraga dan Alun-alun Tarogong. Penelitian yang dilakukan tentunya menggunakan beberapa metoode. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini yaitu metode Pavement Condition Index (PCI) dan metode Binamarga. Pada metode PCI penelitian yang dilakukan berfokus kepada penilaian kondisi perkerasan sebagai upaya pemeliharaan jalan berdasarkan jenis, tingkat, serta luas kerusakan yang akan menjadi acuan untuk perbaikan atau pemeliharaan. Pada metode Binamarga juga berfokus kepada jenis kerusakan tetapi dilengkapi dengan data LHR (Lalu lintas Harian Rata-rata) untuk mencari nilai kelas jalan yang pada akhirnya dapat menentukan jenis pemeliharaan yang sesuai untuk kerusakan jalannya. Jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Proklamasi sepanjang 1 km antara lain Retak Kulit Buaya, Retak Memanjang, Retak Tepi, Tambalan dan Lubang. Berdasarkan metode PCI nilai rata-rata 67,55 yang menginterpretasikan kondisi jalan Baik. Sedangkan berdasarkan metode Binamarga didapatkan nilai prioritas 2,17 yang merupakan masuk kedalam program Pemeliharaan Peningkatan. Setelah dibandingkan hasil penelitian berdasarkan kedua metode tersebut ternyata mendapatkan nilai dan hasil yang hampir sama yaitu kondisi dari jalan tersebut masih dalam keadaan baik namun memerlukan beberapa pemeliharaan agar tidak semakin memperparah kerusakan jalan yang terjadi pada ruas jalan Proklamasi.
- ItemANALISIS KERUSAKAN PERKERASANAN RIGID DITINJAU DARI DAYA DUKUNG TANAH DAN VOLUME LALU LINTAS PADA RUAS JALAN RANCACILI KECAMATAN RANCASARI KOTA BANDUNG.(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Nugraha, Muhamad Syahdan AkbarSeiring berjalan-nya waktu perlu adanya persiapan daya dukung tanah yang memadai untuk menghadapi pelonjakan volume lalu lintas di jalan rancacili yang disebabkan oleh peningkatan aktivitas pada jalan tersebut. Ada beberapa aspek yang penulis tinjau disini yaitu mengenai CBR (California Bearing Ratio), Daya dukung tanah, dan Volume lalu lintas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara survey langsung keadaan rill di lapangan dan uji laboratorium. Dari hasil penelitian diketahui bahwa hasil CBR eksisting di lapangan dengan menggunakan metode DCP (Dynamic Cone Penetration) dengan jumlah 7 titik pengujian didapat hasil CBR rata-rata sebesar 9,25% dengan CBR maksimum 14,33% dan minimum 3,50% dengan ini didapat data daya dukung tanah sebesar 4,271 Ton. Untuk volume lalu lintas di lokasi dilakukan survey 2 hari umtuk weekday dan weekend. Pada survey ini didapat hasil sebanyak 9125 kendaraan bermotor yang melintas di ruas jalan tersebut dari berbagai jenis kendaraan mulai dari roda 2, roda 3 dan roda 6 seperti motor,mobil,truk dan truk sumbu. Dari hasil survey ini didapat beban kendaraan yang cukup mempengaruhi mulai dari kendaraan beban maksimal 8 Ton,18 Ton hingga 25 ton. Dari uji laboratorium didapan nilai CBR laboratorium sebesar 11,83% . Sehingga dapat disimpulkan bahwa factor yang mempengaruhi kerusakan jalan di ruas jalan Rancacili, Kecamatan Rancasari, Kota bandung ini disebabkan oleh daya dukung tanah yang tidak memadai dan volume lalu lintas yang melebihi batas kekuatan tanah.
- ItemANALISIS KINERJA LALU LINTAS DENGAN METODE PKJI 2023 PADA RUAS JALAN RANCAMANYAR(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Fitri Saadah; Fuad Hasan (Pembimbing)Jalan Rancamanyar, Kabupaten Bandung merupakan jalan kolektor yang menghubungkan antara Kecamatan Baleendah, Margahayu, dan Katapang. Tingginya perkembangan pergerakan kendaraan disana tidak diimbangi dengan pertumbuhan infrastruktur jalan raya sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas dan meningkatnya waktu yang diperlukan kendaraan untuk lewat terutama saat hari kerja. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif kualitatif, yang berarti bahwa jenis penelitian ini menggunakan data dari pengamatan langsung atau apa adanya. Setelah diperoleh pengumpulan data volume lalu lintas yang terjadi pada jam sibuk, Hasil analisis volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin yaitu sebesar 2047,95 smp/jam. Dengan kapasitas jalan sebesar 2020,83 smp/jam. Derajat Kejenuhan sebesar 1,01 smp/jam, nilai DJ tersebut termasuk dalam kategori Tingkat Pelayanan (Level of Service) F, yang menunjukkan bahwa kondisi lalu lintas pada ruas jalan tersebut telah melampaui kapasitas. Analisis tersebut menggunakan aspek teknis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI,2023).
- ItemANALISIS KINERJA SIMPAG TIGA TAK BERSINYAL JALAN BOJONGSOANG - CIGANITRI, BANDUNG(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Mukti, Aldi KomaraInti permasalahan dalam penelitian ini adalah kondisi eksisting simpang dinyatakan tidak layak, dikarenakan bahwa simpang memiliki derajat kejenuhan 0,97 lebih besar dari 0,80. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kapasitas simpang, kinerja simpang dan nilai parameter kinerja simpang. Hasil dari nilai kapasitas simpang sebesar 2802 smp/jam, nilai tundaan simpang 17,978 det/smp dan nilai peluang antrian simpang sebesar 75% sampai 37,76%. Alternatif solusi 1 dengan pemberlakuan larangan belok kanan dari arah utara menuju barat atau dari jalan utama D jalan Bojongsoang menuju ke arah jalan minor C jalan Ciganitri, alternatif solusi 2 dengan pemberlakuan larangan belok kanan dari arah barat menuju selatan atau jalan minor C jalan Ciganitri menuju ke arah jalan utama B jalan Bojongsoang, dan altenatif solusi 3 dengan adanya pelebaran jalan minor C jalan Ciganitri bertambah 2 meter dan menjadi total lebar jalan menjadi 8 meter pada jalan utama BD atau jalan Bojongsoang pelebaran bertambah 4 meter dan menjadi total lebar jalan 16 meter. Penelitian ini menggunakan metode survei maupun analisis.
- ItemANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA TAHUN 2023 (Studi Kasus : Simpang Rumah Sakit Karisma Cimareme)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Marcel Purnama Agatha; Fuad Hasan (Pembimbing)Pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat di Kabupaten Bandung Barat berdampak pada meningkatnya kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Simpang Rumah Sakit Karisma Cimareme yang belum memiliki sistem pengaturan lalu lintas. Salah satu lokasi yangh terdampak adalah Simpang Rumah Sakit Cimareme, yang merupakan simpang tiga tak bersinyal dan sering mengalami kemacetan pada jam – jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tersebut menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) serta memberikan rekomendasi perbaikan melalui beberapa skenario alternatif. Data diperoleh melalui survei primer (volume lalu lintas, geometri jalan, dan kondisi lingkungan) dan sekunder dari intansi terkait. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas, derajat kejenuhan (DS), tundaan, dan peluang antrian. Hasil analisis menunjukan bahwa kerja simpangdalam kondisi eksisting memiliki tingkat kejenuhan yang tinggi dan tundaan yang signifikan. Skenario perbaikan berupa penerapan APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) tiga fase menunjukan peningkatan kinerja simpang secara signifikan, ditandai dengan penurunan nilai DS dan tundaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang solusi penanganan kemacetan di simpang – simpang tak bersinyal serupa.
- ItemANALISIS KUALITAS PELAYANAN FASILITAS DI STASIUN KERETA API GEDEBAGE DENGAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Riva Sadila; Raden Herdian Bayu Ash-Shidiq (Pembimbing)Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kualitas pelayanan fasilitas di Stasiun Gedebage dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI). Stasiun Gedebage, salah satu stasiun kereta api yang berada di Kota Bandung, mempunyai peranan penting dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. Kualitas pelayanan pada fasilitas stasiun merupakan faktor penting yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Metode Customer Satisfaction Index (CSI) berguna untuk mengukur kepuasan pelanggan dengan mengevaluasi kualitaspelayanan fasilitas stasiun dari berbagai aspek. Penelitian mengumpulkan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada penumpang yang menggunakan stasiun Gedebage. Berdasarkan hasil survei, kualitas fasilitas pelayanan stasiun secara umum dinilai puas oleh pelanggan. Kebersihan fasilitas, kenyamanan ruang tunggu, serta tersedianya fasilitas tambahan seperti toilet dan area parkir semuanya berkontribusi besar terhadap kepuasan pelanggan. Namun ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan penyederhanaan proses pembelian tiket. Temuan penelitian ini akan membantu untuk lebih memahami kualitas layanan fasilitas di Stasiun Gedebage dan menjadi dasar untuk mengembangkan strategi perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Survei ini juga akan menjadi acuan bagi operator stasiun lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas layanan fasilitas.
- ItemANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN GARAM DAN SERBUK KAYU TERHADAP NILAI CBR TANAH LATERIT DI MANGLAYANG REGENCY CILEUNYI KAB.BANDUNG(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Erick Rafie Maulana; Yanyan Agustian (Pembimbing)Tanah laterit memiliki karakteristik daya dukung yang rendah, sehingga perlu dilakukan upaya stabilisasi untuk meningkatkan kualitasnya dalam mendukung konstruksi. Fokus penelitian ini adalah melakukan percobaan terhadap tanah laterit yang ditambahkan bahan garam dan serbuk kayu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan garam dan serbuk kayu terhadap karakteristik mekanis tanah laterit melalui pengujian California Bearing Ratio (CBR). Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Widyatama. Campuran tanah yang diuji meliputi tanah asli, tanah dengan penambahan 10% garam, serta tanah dengan 10% garam dan variasi serbuk kayu 3%, 6%, 8%, 9%, 10%, dan 12%. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisik, tanah diklasifikasikan sebagai A-7-6 menurut AASHTO dan ML (lanau anorganik) menurut sistem USCS, dengan persentase butiran lolos saringan No. 200 sebesar 58,3%, batas cair 47,18%, dan indeks plastisitas 14,72%. Hasil pengujian CBR menunjukkan bahwa penambahan 10% garam secara tunggal menurunkan nilai CBR dari 15,20% menjadi 12,45%. Namun, penambahan serbuk kayu ke dalam campuran tersebut berhasil meningkatkan kembali nilai CBR. Nilai tertinggi dicapai pada campuran 10% garam dan 9% serbuk kayu, dengan nilai CBR sebesar 19,29%. Berdasarkan hasil grafik, nilai CBR tanah campuran kembali setara dengan tanah asli pada kadar serbuk kayu sekitar 1,89% dan 9,78%. Dengan demikian, penggunaan serbuk kayu mampu memulihkan bahkan meningkatkan daya dukung tanah laterit yang menurun akibat kontaminasi garam. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penerapan metode stabilisasi tanah yang lebih ramah lingkungan dan efisien untuk infrastruktur di wilayah dengan karakteristik tanah serupa.
- ItemANALISIS PENGARUH TANAH EKSPANSIF TERHADAP DEFORMASI PADA JALAN TOL CIKAMPEK-PALIMANAN LAJUR 1 DAN 2 KM 122+400(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2022) Waruwu, Robin KrismanPerubahan bentuk tanah (deformasi) merupakan permasalahan yang perlu mendapat perhatian dan penelitian, sehingga penyebabnya dapat diketahui untuk diperbaiki berupa stabilisasi tanah di sekitar kejadian. Tanah mengembang (swelling) mempunyai karakter kembang susut yang besar. Pada perkerasan Jalan Tol Cikampek-Palimanan Lajur 1 dan 2 KM 122+400 diprediksi terjadi deformasi akibat pengaruh tanah ekspansif di bawahnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai karakter dan sifat fisik tanah dasar, sehingga dapat menentukan jenis stabilisasi tanah. Dari hasil identifikasi tanah dengan metode indeks tunggal menurut Chen, 1988 dan Snethen, 1977, jika lahan di lokasi proyek tidak diganti dengan lahan yang tidak ekspansif, maka akan memiliki potensi pengembangan yang tinggi. Potensi penurunan penurunan berdasarkan Terzaghi dan Peck yaitu besarnya penurunan sebesar 7,3 cm dan waktu yang diperlukan untuk kondisi stabil atau proses konsolidasi terjadi selama 4,8 bulan. Tinggi gaya (total heave) untuk kondisi tanah asli yang relatif besar mencapai 8,52 cm yang menyebabkan perkerasan Jalan Tol Cikampek-Palimanan Lajur 1 dan 2 KM 122+400 mengalami deformasi.