Widyatama Repository

Widyatama Repository is a digital service that collects, preserves, and distributes digital material.

Kampus Merdeka
 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 6

Recent Submissions

Item
FACTORS AFFECTING FIRM VALUE OF A PROPERTY AND REAL ESTATE LISTED ON THE INDONESIA CAPITAL MARKET
(Turkish Journal of Physiotherapy and Rehabilitation, Vol.32, No.2, 2021) Gusni; Muliani, Sintia; Caesar, Yoanita Amalia; Az-Zahra, Salma Putri; Septianinda, Winda
Creating firm value is important for all levels of the company to face the increasing business challenges. This paper is to examine factors affecting the firm value of the property and real estate listed companies on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2013-2019. The variables used in this study are agency cost, CEO tenure, and profitability. In the way to determine the variables that have a strong influence on the firm value, 38 companies are used as samples, which are selected by using a purposive sampling technique. This study data were processed by using a panel data regression model. The result denotes that agency cost and profitability have a strong influence on the property and real estate listed companies. CEO tenure does not affect the firm value. These findings point that enhancement in the agency costs and profitability leads to raising market trust in the company which can encourage an increase in company value.
Item
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM MENILAI KINERJA PERUSAHAAN PADA PT POS INDONESIA (PERSERO)
(Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama, 2005) Gagliano, Fritz
Dalam pembahasan tentang analisis laporan keuangan dalam menilai kinerja perusahaan pada PT Pos Indonesia (persero), penulis mengidentifikasi dua masalah, yaitu bagaimana analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (persero) dan bagaimana kinerja perusahaan dilihat dari analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (persero). Maksud penelitian ini, yaitu mengumpulkan data, mencari dan mendapatkan informasi sehubungan dengan analisis laporan keuangan dalam menilai kinerja perusahaan pada PT Pos Indonesia (persero). Adapun tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui bagaimana analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (persero) dan untuk mengetahui bagaimana kinerja perusahaan dilihat dari analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (Persero). Penulis melakukan penelitian ini dengan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah suatu metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan sifat sesuatu yang tengah berlangsung pada saat riset dilakukan dan memeriksa sebab-sebab dari suatu gejala tertentu. Adapun prosedur pengumpulan data dalam . penelitian ini, pertama adalah penelitian lapangan. Dalam penelitian lapangan, penulis melakukan pengumpulan data dengan cara observasi dan. wawancara Kedua adalah penelitian kepustakaan. Dalam penelitian kepustakaan, penulis melakukan pengumpulan data dengan cara membaca dan memahami untuk data teoritis dari literatur, catatan kuliah dan bahan tulisan tertentu sehubungan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis dapat mengetahui bagaimana analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (Persero). Begitu juga, penulis dapat mengetahui bagaimana kinerja perusahaan dilihat dari analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (persero). Dari hasil penelitian dan pembahasan tentang analisis laporan keuangan dalam menilai kinerja perusahaan pada PT Pos Indonesia (Persero), penulis dapat menarik simpulan, bahwa analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (persero) telah dilaksanakan secara terstruktur. Begitu juga, kinerja perusahaan dilihat dari analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (Persero) secara sederhana Tahun 2000 menuju 2001 cenderung menurun Tetapi pada Tahun 2002, PT Pos Indonesia (Persero) menunjukkan peningkatan kinerja perusahaan yang cukup baik. Walaupun hanya naik dalam angka kecil, tetapi perjuangan PT Pos Indonesia (Persero) untuk bangkit kembali dalam usahanya adalah hal yang lebih penting untuk dihargai. Mengingat berbagai tantangan besar yang dihadapi oleh PT Pos Indonesia (Persero), pada Tahun 2002 PT Pos Indonesia (Persero), telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kinerja perusahaan.
Item
HUBUNGAN PELATIHAN OUTWARDBOUND DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA MATAHARI KINGS DEPARTEMENT STORE BANDUNG
(Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama, 2009) Nugraha, Nova Julianto
Dalam penelitian ini penulis mengambil judul "Hubungan Pelatihan Outwardbound Dengan Produktivitas Kerja Karyawan pada Matahari Kings Departement Store". Sumber daya manusia yang berkualitas dan memadai merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap organisasi agar mampu mencapai produktivitas kerja yang tinggi, karena sumber daya manusia merupakan perencana, pelaksana, dan penentu tercapainya tujuan organisasi. Kualitas sumber daya manusia ini salah satunya dapat tercapai jika organisasi memiliki program pelatihan dan pengembangan karyawan yang memadai melalui pelaksanaan pelatihan outward bound secara berkesinambungan. Untuk mengukur dan menganalisa antara kedua variabel di atas penulis menyebarkan kuesioner kepada 60 orang responden. Kemudian hasil pemyataan dari responden tersebut diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode statistik, yaitu dengan Korelasi Rank Spearman, Statistik Uji t dan Koefisien Determinasi r. Dari hasil penelitian, pernyataan responden atas pelatihan outward bound dapat dikatakan efektif: yang ditunjukkan dari nilai rata-rata secara keseluruhan atas pernyataan responden terhadap pelatihan outwardbound adalah sebesar 3,92. Sedangkan pernyataan responden terhadap produktivitas kerja karyawan dapat dikatakan tinggi, yang ditunjukkan dari nilai .rata-rata .secara keseluruhan atas pernyataan responden terhadap produktivitas kerja karyawan adalah sebesar 3,82. Hasil penelitian dan interpretasi yang diperoleb dengan menggunakan Kolerasi Rank Spearman menunjukkan bahwa hubungan kuat dan searah yaitu sebesar 0-,765. Besarnya hubungan pelatihan outwardbound dengan produktivitas kerja karyawan yang diperoleh dari perhitungan Koefisien Determinasi adalah sebesar 49,7% sedangkan sisanya sebesar 50,3% oleh penulis dianggap faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam bagian penelitian ini Sedangkan dari perhitungan Statistik Uji 1, ternyata thitung = 7,57 lebih besar dari ttabel = 1,6723. Maka HI diterima dan Ho ditolak. Ini berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara pelatihan outward bound dengan produktivitas kerja karyawan. Dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan yaitu "jika pelatihan outwardbound dilaksanakan secara efektif, maka produktivitas kerja karyawan akan tinggi", dapat diterima.
Item
PERANAN KEGIATAN AUDIT INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL ATAS GAJI (Survei pada PT. Indonesia Power, Unit Bisnis Pembangkitan Saguling)
(Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama, 2004) Kharisma, Martha
Semakin berkembangnya suatu perusahaan dan semakin kompleksnya kegiatan di perusahaan, maka akan bertambah pula permasalahan yang akan dihadapi oleh perusahaan. Pimpinan perusahaan sulit untuk mengawasi seluruh kegiatan perusahaan secara langsung. Meskipun demikian pimpinan tetap harus dapat mengetahui masalah-masalah yang terjadi di dalam perusahaan, sehingga bila timbul masalah dapat segera diatasi juga dicari penyebabnya serta solusi pemecahannya. Namun selain itu manajemen juga memerlukan suatu alat bantu untuk mengevaluasi kegiatan dan memberi arah pemecahan bila ditemukan adanya kecurangan. Alat ini juga harus dapat memberikan rekomendasi untuk dilakukannya tindakan yang bersifat korektif. Alat bantu tersebut merupakan audit Internal. Dengan adanya kegiatan audit internal dalam perusahaan, diharapkan mampu meningkatkan efektivitas bagian yang diperiksanya. Khususnya terhadap masalah penggajian. Masalah gaji merupakan masalah yang sangat vital dalam perusahaan , sebab sangat rentan terhadap hal-hal yang merugikan seperti adanya pegawal fiktif, jam kerja yang tidak benar, atau pembayaran gaji yang tidak sesuai dengan yang seharusnya. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan adanya suatu pengendalian yang memadai yang ditunjang dengan adanya kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor internal Dari permasalahan tersebut, penulis mencoba untuk melakukan penelitian pada PT. Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Saguling yang bergerak di bidang pembangkitan Iistrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan audit intemal yang ada diperusahaan, untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan pengendalian internal atas gaji yang ada di perusahaan, serta untuk mengetahui peranan kegiatan audit internal dalam menunjang tercapainya efektivitas pengendalian internal atas gaji. Secara keseluruhan pelaksanaan pengendalian intern gaji yang dilakukan oleh pihak audit internal dalam perusahaan telah berjalan dengan baik, namun ada beberapa saran yang disampaikan penulis antara lain, perlunya perekrutan karyawan untuk ditempatkan di bagian audit internal secara khusus untuk menanggulangi jika terjadi adanya pemeriksaan mendadak, serta penambahan karyawan audit internal yang memiliki latar belakang pendidikan akuntansi untuk mempermudah dalam menjalankan tugasnya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian survei pada PT. Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Saguling dengan menggunakan metode deskriptif analisis yaitu mengumpulkan memilah data untuk kemudian disajikan kembali disertai analisis, penelaahan dan Interpretasi secukupnya, sehingga akan diperoleh suatu kejelasan yang memadai atas obiek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, dapat dikatakan bahwa Pelaksanaan kegiatan audit internal yang ada pada PT. Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Saguling telah efektif, pelaksanaan pengendalian internal pada PT. Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Saguling telah efektif dan kegiatan audit internal yang ada pada PT. Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Saguling turut cukup berperan dalam menunjang tercapainya efektivitas pengendalian internal atas gaji.
Item
ANALISIS PERKUATAN LERENG PADA JALUR KERETA API KM 370+800 S.D 370+900 DAN KM 377+000 S.D 377+100 ANTARA STASIUN JERUKLEGI DAN STASIUN KAWUNGANTEN DAOP 5 PURWOKERTO
(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2023) Dewi, Yulia Mega Puspita
Keselamatan lalu lintas kereta api tidak terlepas dari sarana dan prasarana yang tersedia. Kecelakaan umumnya banyak terjadi pada perlintasan kereta api antara kereta api dan pengguna jalan. Oleh sebab itu, pemerintah sebagai regulator mulai merencanakan jalannya keselamatan transportasi perkeretaapian dengan mengetahui kondisi eksisting yang ada, dapat disusun regulasi dan meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana sebagai pendukung peningkatan keselamatan perkeretaapian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng akibat pergerakan tanah yang terjadi pada jalur kereta api KM 370+800 s.d 370+900 dan KM 377+000 s.d 377+100 antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten Daop 5 Purwokerto. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak 7 Oktober 2022 mengakibatkan jalur Kereta Api di beberapa titik sepanjang jalur lintasan antara Stasiun Jeruklegi sampai Stasiun Kawunganten mengalami ambles dan pergerakan tanah yang menyebabkan perjalanan kereta api terhenti. Hasil perhitungan stabilitas lereng dikalkulasi menggunakan perangkat lunak metode elemen hingga 2 dimensi dengan keluaran data berupa angka aman. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dengan beberapa alternatif perkuatan, pada KM 370+800 s.d 370+900 digunakan alternatif dengan perkuatan bantalan beton bekas sebagai pengganti bronjong 2 trap + cerucuk rel yang dipancang sedalam 4 meter pada sebelah kanan rel memiliki nilai geser total sebesar 10 cm dengan SF = 1.5097 > 1.5. Selanjutnya pada KM 377+000 s.d 377+100 digunakan alternatif dengan perkuatan bronjong + cerucuk rel yang dipancang dengan kedalaman 4 meter pada sebelah kanan rel memiliki nilai geser total 6 cm dengan nilai SF = 1.5003 > 1.5. Maka alternatif tersebut aman terhadap kelongsoran karena memiliki nilai SF > 1.5 yang berarti melebihi nilai SF minimum.