Widyatama Repository

Widyatama Repository is a digital service that collects, preserves, and distributes digital material.

Kampus Merdeka
 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 7

Recent Submissions

Item
PENGARUH SOCIAL SAFETY CAPITAL DAN SAFETY MOTIVATION TERHADAP SAFETY CITIZENSHIP BEHAVIOR DENGAN SAFETY LEADERSHIP SEBAGAI MODERATOR PADA PEGAWAI OPERASI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO)
(Magister Management, 2025) Iqbal T Iskandar; Neuneung Ratna Hayati (Pembimbing)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh safety motivation dan social safety capital terhadap safety citizenship behavior (SCB) pada pegawai operasi PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta mengeksplorasi peran safety leadership sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional survey. Data dikumpulkan dari 450 responden yang terdiri atas pegawai operasional kereta api di 9 Daerah Operasi (Daop) dan 4 Divisi Regional (Divre), melalui teknik probability sampling secara proporsional dan acak. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur dengan 45 item pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS, yang mencakup pengujian measurement model (validitas dan reliabilitas) serta structural model (R², f², Q², dan SRMR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa social safety capital berpengaruh positif terhadap safety citizenship behavior, tetapi tidak dengan safety motivation. Oleh karena itu, pengujian moderasi safety leadership pada hubungan tersebut tidak dilakukan lebih lanjut. Namun, penelitian ini menemukan bahwa safety leadership memiliki pengaruh langsung yang positif terhadap safety citizenship behavior. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan social safety capital dan pengembangan kompetensi safety leadership merupakan dua aspek krusial dalam mendorong terbentuknya safety citizenship behavior di lingkungan kerja yang berisiko tinggi seperti sektor perkeretaapian. Implikasi praktis dari penelitian ini mengarah pada pentingnya strategi organisasi dalam membentuk budaya keselamatan yang proaktif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Item
PENGEMBAGAN LEMBAGA PENDIDIKAN MONTESSORI FIRST INDONESIA DI WILAYAH CIREBON
(Magister Management, 2025) Insany Sabarine; Meriza Hendri (Pembimbing)
Penelitian ini bertujuan pertama untuk menganalisis potensi pengembangan Lembaga Pendidikan Montessori First Indonesia (MFI) di Cirebon melalui pendekatan Design Thinking, Business Model Canvas, dan Entrepreneurial Process. Kedua, untuk menyusun perencanaan bisnis yang komprehensif, mencakup aspek pemasaran, operasional, sumber daya manusia, digitalisasi, inovasi, dan manajemen risiko. Ketiga, menganalisis kelayakan berdasarkan analisis kelayakan finansial (NPV, IRR, Payback Period, dan Profitability Index) serta pendekatan kewirausahaan Model Timmons. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap pelaku bidang pendidikan dan konsumen pengguna jasa pendidikan, serta data sekunder dari literatur ilmiah, laporan riset terdahulu, hingga data dari BPS (Badan Pusat Statistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang pasar untuk lembaga pendidikan anak usia dini berbasis metode Montessori di Cirebon sangat besar, ditunjukkan oleh tingkat pertumbuhan sektor pendidikan premium sebesar 23,6% per tahun dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pendidikan berbasis karakter dan kemandirian anak. Berdasarkan hasil Design Thinking, kebutuhan utama masyarakat adalah sekolah yang memberikan pendekatan holistik dan lingkungan belajar yang ramah anak. MFI menjawab kebutuhan tersebut melalui kurikulum Montessori otentik yang terintegrasi dengan pendekatan bilingual serta digitalisasi manajemen pembelajaran. Dari sisi finansial, hasil analisis menunjukkan bahwa proyek sangat layak dan menguntungkan, dengan NPV positif sebesar Rp 5,47 miliar, IRR sebesar 49%, ROI 145%, Profitability Index 2,62, dan Payback Period selama 2 tahun 10 bulan. Nilai-nilai ini menggambarkan efisiensi investasi yang tinggi, likuiditas kuat, dan tingkat risiko yang rendah.
Item
PENGARUH EMPLOYEE ENGAGEMENT DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI JAWA BARAT
(Magister Management, 2025) Insan Fadilah Fulki; Neuneung Ratna Hayati (Pembimbing)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement dan work-life balance terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Studi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat sejumlah 108 orang dengan metode proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data primer menggunakan metode kuesioner dengan teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat employee engagement dan work-life balance pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat berada dalam kategori baik sedangkan disiplin kerja berada pada kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement dan work-life balance berpengaruh secara positif terhadap disiplin kerja. Employee engagement dan work-life balance memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 77,2% yang berarti memiliki strong explanatory power terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Implikasi manajerial penelitian ini merekomendasikan perlunya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat melakukan penguatan keterikatan karyawan terhadap pekerjaan melalui program pelatihan dan coaching, mengoptimalkan keseimbangan kerja dan kehidupan melalui penerapan Employee Assistance Program (EAP), serta meningkatkan konsistensi disiplin waktu kerja pegawai melalui penerapan mekanisme reward and punishment. Penelitian ini memiliki keterbatasan berupa potensi social desirability bias akibat penggunaan self-assesment, serta keterbatasan penjelasan hubungan sebab-akibat karena menggunakan cross-section data dan metode survei, sehingga diperlukan pendekatan experimental research untuk memperoleh pemahaman kausal yang lebih kuat terhadap isu keterlambatan kerja yang telah lama belum dapat terselesaikan
Item
FITUR BAHASA PEREMPUAN OLEH JUDY HOPPS PADA FILM ZOOTOPIA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
(Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2025) Shaumi, Dwinavio Alfisyahrin; Puspita Sari (Pembimbing)
Judul penelitian ini adalah Fitur Bahasa Perempuan oleh Judy Hopps pada Film Zootopia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis fitur bahasa perempuan yang digunakan oleh Judy Hopps serta menganalisis faktor sosial yang memengaruhi penggunaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan langkah mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis, dan menyimpulkan tuturan Judy Hopps dalam film. Sumber data berasal dari film animasi Zootopia (2016), khususnya dialog yang diucapkan oleh Judy Hopps. Landasan teoretis utama adalah teori Lakoff (1973) mengenai sepuluh fitur bahasa perempuan dan teori Holmes (2001) mengenai empat faktor sosial: partisipan, seting, topik, dan fungsi tuturan. Dari film diperoleh 282 tuturan, 92 di antaranya mengandung fitur bahasa perempuan. Sebanyak 40 tuturan dipilih untuk dianalisis mendalam. Hasil penelitian menunjukkan Judy Hopps menggunakan delapan dari sepuluh fitur bahasa perempuan, yaitu: 15 data lexical hedges or fillers (37,50%), 13 intensifiers (32,50%), 5 superpolite forms (12,50%), 2 rising intonation on declaratives (5,00%), 2 avoidance of strong swear words (5,00%), 1 emphatic stress (2,50%), 1 tag question (2,50%), dan 1 ‘empty’ adjectives (2,50%). Fitur yang paling dominan adalah lexical hedges or fillers. Seluruh tuturan Judy mengandung empat faktor sosial. Partisipan (45%) dan fungsi tuturan (35%) menjadi faktor paling dominan, diikuti topik (15%), sementara seting (5%) berperan sebagai pendukung. Kesimpulannya, Judy menggunakan fitur bahasa perempuan secara strategis untuk menyeimbangkan identitas profesionalnya sebagai polisi dengan karakter femininnya yang terbentuk melalui konteks sosial film.
Item
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN REMUNERASI TERHADAPTURNOVER INTENTION KARYAWAN DENGAN BUDAYA KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Kasus pada Karyawan Development PT. TKG TAEKWANG INDONESIA)
(Magister Management, 2025) Inna Halimatul Fathonah; Zulganef
Kepemimpinan memiliki dampak yang signifikan terhadap organisasi, khususnya dalam memotivasi karyawan untuk mendorong inovasi. Selain itu, kepemimpinan yang efektif sangat memengaruhi kinerja karyawan. Selain kepemimpinan, remunerasi, dan budaya kerja memiliki peran penting dalam retensi dan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan remunerasi terhadap turnover intention karyawan dengan budaya kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berfokus pada karyawan di departemen Development PT TKG Taekwang Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur alas kaki multinasional yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 89 karyawan dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan remunerasi secara signifikan memengaruhi turnover intention, sementara budaya kerja bertindak sebagai faktor mediasiyang menengahi hubungan ini. Temuan penelitian menekankan pentingnya kepemimpinan strategis, remunerasi yang adil, dan budaya kerja yang kuat dalam meminimalkan turnover intention karyawan dan mendorong keberlanjutan organisasi.