Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Now showing 1 - 5 of 7
ACADEMIC PUBLICATIONS Digital Collection of Research Report Widyatama University LibraryDOCTORAL DISSERTATION DOCTORAL DISSERTATIONFINAL ASSIGNMENT (Bachelor and Vocational Degree) Tugas Akhir Program D3 Dan S1LECTURER JOURNAL MASTER THESIS MASTER THESIS
Recent Submissions
Item
MAJAS DALAM VIDEO GAME FALLOUT 4: KAJIAN SEMANTIK
(Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2024) Maulana, Heru; Ida Zuraida (Pembimbing)
Penelitian ini, berjudul "Majas Dalam Video Game Fallout 4: Kajian Semantik," bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penggunaan jenis majas dan makna majas dalam dialog video game "Fallout 4" karya Bethesda Studios. Dalam penelitian ini, ditemukan sebanyak 30 data majas yang digunakan dalam dialog dan monolog game tersebut. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan data yang dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap dialog dalam game. Langkah-langkah penelitian meliputi pemilihan topik, penggunaan metode deskriptif kualitatif, pemutaran game, identifikasi dialog, dan analisis majas. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori majas Kennedy (2022) dan teori makna Kreidler (2014). Hasil penelitian menunjukkan 5 jenis majas yang ditemukan, yaitu majas ironi sebanyak 15 data (50%), metafora dan hiperbola masing-masing sebanyak 6 data (20%), personifikasi 2 data (7%), dan alusio 1 data (3%). Hasil penelitian menunjukan majas ironi sebagai majas yang paling sering muncul, dan menjadi dominan dalam penelitian ini. Dari 4 jenis makna yang dianalisis, hanya 2 jenis makna yang ditemukan: 29 data mengandung makna konotatif (97%), dan 1 data mengandung makna denotatif (3%). Makna konotatif dominan dalam penelitian ini. Majas digunakan untuk memperkaya naratif, memberikan kedalaman emosional, serta menambahkan humor dan kritik dalam dialog. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan majas dalam "Fallout 4" secara signifikan meningkatkan pengalaman bermain dengan memberikan dimensi tambahan pada karakter dan cerita. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana bahasa dan majas digunakan dalam konteks media digital, khususnya video game, serta implikasinya dalam pengembangan game dan pendidikan bahasa.
Item
Positive Politeness Strategies dalam Serial TV 'FRIENDS: The Last One: Kajian Pragmatik
(Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2024) Yusuf, Herdiana; Ida Zuraida (Pembimbing)
Skripsi ini berjudul "Positive Politeness Strategies dalam Serial TV 'FRIENDS: The Last One': Kajian Pragmatik" dan bertujuan untuk mengidentifikasi jenis strategi kesopanan positif serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pengamatan mendalam, yang memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan dan menganalisis data secara rinci. Proses penelitian melibatkan beberapa tahap, mulai dari menonton serial TV, membaca, mengamati, mengidentifikasi, hingga mengklasifikasikan dialog yang mengandung strategi kesopanan positif. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk memahami pola penggunaan strategi ini dalam konteks serial TV 'Friends: The Last One'. Berdasarkan teori Brown dan Levinson (1987), penelitian ini mengidentifikasi dua jenis strategi kesopanan positif. Penelitian ini menemukan 30 data terkait dengan penggunaan strategi kesopanan positif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat dua jenis strategi kesopanan positif yang digunakan. Pada jenis pertama, yaitu "Claim Common Ground," ditemukan strategi sebagai berikut: a) Notice, attend to H dengan 1 data (3%), b) Exaggerate dengan 3 data (10%), dan c) Intensify interest to H dengan 11 data (37%). Sedangkan pada jenis kedua, yaitu "Convey that S and H are Cooperators," ditemukan strategi sebagai berikut: a) Assert or presuppose S’s knowledge of and concern for H’s wants dengan 3 data (10%), b) Offer, Promise dengan 9 data (30%), dan c) Be Optimistic dengan 3 data (10%). Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan strategi kesopanan positif dalam serial TV "Friends: The Last One" meliputi Payoff dengan 2 data (6%), Relevant Circumstances: Social Distance dengan 24 data (82%), dan Relevant Circumstances: Size of Imposition dengan 4 data (12%).
Item
Tindak Tutur Ilokusi pada Film Moana: Kajian Pragmatik
(Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2024) Shofunnisa, Hafsah; Ervina CM Simatupang
Skripsi ini berjudul “Tindak Tutur Ilokusi pada Film Moana: Kajian Pragmatik.” Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat pada film Moana, dan (2) menjelaskan fungsi tindak tutur ilokusi yang terdapat pada film tersebut. Analisis dalam penelitian ini didasarkan pada teori tindak tutur ilokusi oleh Searle (1979) dan fungsi tindak tutur oleh Leech (1983). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan langkahlangkah penelitian sebagai berikut: memilih topik, melakukan studi pendahuluan, merumuskan masalah, menentukan metode penelitian, mengumpulkan data, mengidentifikasi dan memverifikasi data, mengklasifikasi dan menganalisis data, serta menyusun kesimpulan dari hasil analisis data. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 30 data yang telah dianalisis, terdapat: (1) 5 jenis tindak tutur ilokusi yang ditemukan, yaitu 10 data (34%) tindak tutur ilokusi ekspresif, 6 data (20%) tindak tutur ilokusi asertif, 6 data (20%) tindak tutur ilokusi direktif, 4 data (13%) tindak tutur ilokusi komisif, dan 4 data (13%) tindak tutur ilokusi deklaratif; (2) 4 fungsi tindak tutur ilokusi yang teridentifikasi, yaitu 15 data (50%) fungsi convivial, 8 data (27%) fungsi collaborative, 5 data (17%) fungsi competitive, dan 2 data (6%) fungsi conflictive.
Item
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM FROZEN 2: KAJIAN PRAGMATIK
(Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2023) Prarasya, Gusti Bagus Ezra
Penelitian ini berjudul Tindak Tutur Ilokusi dalam film Frozen 2: Kajian Pragmatis. Dalam penelitian karya ilmiah yang dilakukan penulis, diantaranya mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dan menganalisis strategi yang digunakan oleh tokoh utama dalam film Frozen 2 menggunakan teori Searle. Manfaat penelitian ini juga agar dapat membantu pembaca maupun masyarakat untuk mengetahui dan memahami pengetahuan tentang tindak tutur ilokusi serta strategi tindak tutur secara langsung (direct) dan secara tidak langsung (indirect) di dalam film, novel, ataupun di kehidupan nyata. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif. Langkah-langkah yang diambil penulis dalam penelitian ini ialah sebagai berikut membaca naskah bersamaan dengan menonton film, mengindentifikasi film, mengkategorikan dialog yang mengandung tindak tutur ilokusi dan menentukan strategi tindak ilokusi secara langsung atau tidak langsung yang ditemukan dalam film Frozen 2. Hasil penelitian menujukan terdapat 35 data tindak tutur ilokusi dan ditemukan 4 tindak tutur ilokusi, yaitu 14 data tindak tutur asertif (40%), 10 data tindak tutur direktif (28,6%), 7 data tindak tutur ekspresif (20%), 4 data tindak tutur komisif (11,4%) dan 0 data tindak tutur deklaratif (0%). Strategi yang digunakan pada 35 data, dikelompokan menjadi 31 data strategi secara langsung (Direct) (88,6%) dan 4 data secara tidak langsung (Indirect) (11,4%).
Item
PENGGUNAAN STRATEGI KESANTUNAN DALAM FILM SPLIT (2016) : KAJIAN PRAGMATIK
(Program Studi S1 Bahasa Inggris, 2023) Azzahro, Grizelda Isya; Ervina CM Simatupang (Pembimbing)
Penelitian ini berjudul “PENGGUNAAN STRATEGI KESANTUNAN DALAM FILM SPLIT (2016) : KAJIAN PRAGMATIK” yang berfokus pada jenis strategi kesantunan yang digunakan oleh karakter dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan mereka menggunakan jenis strategi kesantunan tersebut dalam film "Split". Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis strategi kesantunan yang digunakan oleh karakter dalam film "Split", dan (2) menganalisis faktor-faktor apa saja yang menyebabkan penggunaan strategi kesantunan oleh karakter dalam film "Split". Teori utama yang digunakan adalah teori strategi kesantunan Brown dan Levinson (1987) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh untuk penelitian ini diambil dari film berjudul "Split" yang dirilis pada tahun 2016. Terdapat 31 data strategi kesantunan yang terdapat dalam film "Split", dimana dalam hasil analisis penelitian ini ditemukan sebanyak 12 jenis Bald on Record, 11 jenis Positive Politeness, 6 jenis Negative Politeness dan 2 jenis Off Record. Dengan faktor-faktor sebagai berikut, Bald on Record, karakter mayoritas memiliki Sociological Variables sebagai faktornya, dalam Positive Politeness, karakter memiliki Payoffs sebagai faktor mengapa mereka menggunakan strateginya, dalam Negative Politeness, baik Sociological Variables maupun Payoffs seimbang satu sama lain, sedangkan dalam Off Record hanya ada Payoffs sebagai faktornya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: jenis strategi kesopanan yang paling banyak digunakan adalah Bald on Record dan faktor yang paling banyak menyebabkan pemilihan jenis strategi kesantunan adalah Sociological Variables.

