Widyatama Repository

Widyatama Repository is a digital service that collects, preserves, and distributes digital material.

Kampus Merdeka
 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 5 of 7

Recent Submissions

Item
PENJADWALAN PRODUKSI OBAT GENERIK DENGAN METODE BRANCH AND BOUND UNTUK MEMINIMASI MAKESPAN DI LINE 2 PT XYZ
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2024) Lasmana, Cecep; Asep Anwar (Pembimbing)
Penjadwalan produksi memegang peranan krusial dalam memenuhi permintaan konsumen karena mencakup seluruh aspek kegiatan dalam proses produksi dari mengatur bahan baku sampai dengan menjadi produk. Penelitian ini berfokus pada optimasi masalah penjadwalan produksi di PT XYZ, sebuah perusahaan farmasi dengan aliran produksi flow shop di Line 2. Sistem penjadwalan produksi yang ada saat ini menggunakan metode First Come First Served (FCFS), yang hanya mengandalkan urutan pesanan masuk. Pendekatan ini sering menyebabkan penumpukan pekerjaan dan keterlambatan produksi, sehingga PT XYZ belum memiliki sistem penjadwalan produksi yang optimal. Sebagai contoh, pada periode Oktober hingga Desember 2023, terjadi keterlambatan produksi di Line 2 selama 151,6 jam. Line 2 bertugas memproduksi 12 jenis obat yang diproses menggunakan 7 mesin. Dengan metode penjadwalan saat ini, nilai makespan mencapai 10.740 menit dan mean flow time sebesar 7.300 menit. Untuk memperbaiki sistem produksi, penelitian ini menerapkan metode penjadwalan produksi dengan pendekatan Branch and Bound. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurutkan pekerjaan sedemikian rupa sehingga nilai makespan dan mean flow time dapat diminimalkan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi nama mesin, pekerjaan, dan waktu proses pada setiap mesin yang diperoleh dari dokumen perusahaan. Dengan penerapan metode Branch and Bound, urutan pekerjaan yang dihasilkan adalah [12 – 5 – 7 – 2 – 3 – 10 – 8 – 6 – 1 – 11 – 4 – 9]. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai makespan berkurang menjadi 10.275 menit dan mean flow time menjadi 6.192,5 menit. Ini menunjukkan penurunan nilai makespan sebesar 4,33% dan mean flow time sebesar 15,17%, yang menandakan adanya optimasi yang signifikan setelah penerapan metode Branch and Bound. Dengan sistem penjadwalan produksi yang lebih baik, perusahaan dapat mengurangi risiko keterlambatan produksi dan meningkatkan kapasitas produksi.
Item
ANALISIS POSTUR KERJA KARYAWAN DENGAN METODE RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT DI PT TELKOM INDONESIA WITEL BANDUNG
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2023) Ramadhanti, Cahaya; Annisa Maharani Suyono (Pembimbing)
PT Telkom Indonesia Witel Bandung merupakan perusahaan yang menggunakan komputer dan laptop sebagai alat bantu utama dalam bekerja. Dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, terdapat beberapa keluhan rasa sakit yang dirasakan oleh karyawan yaitu sakit pada bagian punggung (61,9%), pinggang (42,9%), leher bawah (42,9%), leher atas (33,3%), bahu kanan (28,6%), dan bahu kiri (19%). Faktor yang mempengaruhi hal tersebut disebabkan terdapat fasilitas yang kurang mendukung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang dikeluhkan oleh karyawan dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM), menentukan tingkat risiko ergonomi pada karyawan dengan menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimalkan tingkat risiko ergonomi yang disebabkan oleh gangguan keluhan nyeri pada karyawan. Hasil identifikasi dengan Nordic Body Map (NBM) menunjukkan bahwa keluhan yang teridentifikasi berdasarkan skala prioritas dengan kumulatif sebesar 81,6% yang terdiri dari 22 jenis keluhan karyawan yang teridentifikasi yaitu keluhan pada leher, bahu, lengan, punggung, pinggang, bokong, pantat, siku, pergelangan tangan, tangan, paha, dan lutut. Berdasarkan klasifikasi tingkat risiko dengan menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) menghasilkan sebanyak 97% karyawan berisiko tinggi dan 3% tidak berisiko. Penyebab tingginya risiko timbulnya keluhan nyeri pada karyawan yaitu kurangnya kesadaran akan penerapan ergonomi kerja yang benar, dan fasilitas kerja belum memadai seperti: kursi, monitor, mouse, keyboard, dan meja kerja. Usulan perbaikan yaitu dengan penambahan atau memperbaharui fasilitas yang digunakan karyawan seperti: kursi yang dapat diatur sesuai dengan kebutuhan karyawan, stand holder dalam penggunaan laptop, mouse dengan menggunakan sistem wireless, menambahkan mouse, keyboard eksternal pada pengguna laptop, menggunakan meja yang cukup tempat untuk menata posisi yang paling nyaman, perbaikan postur kerja duduk dalam penggunaan komputer ataupun laptop, melakukan stretching disaat mulai merasakan kelelahan dan perlu adanya sosialisasi ergonomi kantor mengenai pentingnya memperhatikan ergonomi dalam bekerja.
Item
IMPLEMENTASI POKA-YOKE DALAM PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KEMASAN RAMAH LINGKUNGAN DI CV. KIARA INNOVATION
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2023) Prasetyo, Bondan Danu; Rendiyatna Ferdian (Pembimbing)
Pada penelitian studi lapangan yang dilakukan sebelumnya, penulis telah mengidentifikasi cacat yang terjadi pada proses pembuatan kemasan ramah lingkungan di CV. Kiara Innovation. Cacat jenis sobek merupakan jenis cacat yang memiliki bobot terbesar dibandingkan jenis cacat lainnya karena menyebabkan kerugian kurang lebih sebesar Rp 373.175 setiap bulannya. Selain kerugian materi, efek terjadinya cacat juga berdampak citra perusahaan yang dinilai dari level sigma. Saat ini level sigma perusahaan berada pada angka 3,161. Dari permasalahan yang timbul perusahaan ingin melakukan perbaikan kualitas guna menurunkan cacat sobek dengan menggunakan Poka-Yoke. Tujuan penilitian ini adalah merancang bentuk Poka-Yoke serta melakukan analisis perbandingan keadaan sebelum dan sesudah Poka-Yoke diterapkan, tidak lupa juga menghitung biaya penghematannya. Penelitian ini dimulai dengan melakukan studi literatur kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer yang digunakan adalah hasil wawancara operator produksi dan bagian teknikal CV. Kiara Innovation, sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data produksi dan jumlah cacat, data pengeluaran tetap dan variabel, dan data takt time hingga kapasitas produksi. Data-data tersebut diolah untuk dijadikan acuan perbaikan dan alat bantu perancangan Poka-Yoke. Poka-Yoke hasil perancangan diterapkan pada proses produksi kemasan. PokaYoke diuji coba selama dua bulan, lalu dibandingkan hasilnya dengan data acuan sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Poka-Yoke menurunkan kapasitas produksi sebesar 5.78% akibat meningkatnya takt time. Akan tetapi, penerapan optimasi ini dapat mengurangi cacat sobek pada proses produksi sebesar 85,92% dan juga menurunkan kerugian sebesar 86,54%. Hal ini juga berdampak positif pada level sigma perusahaan yang naik sebanyak 0,15 poin. Kesimpulan penelitian adalah Poka-Yoke yang diterapkan berhasil menurunkan cacat sobek dan meningkatkan nilai sigma serta menurunkan biaya perbaikan namun terjadi penurunan kapasitas produksi kemasan.
Item
ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI SUKU CADANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE NEAREST NEIGHBOUR DAN METODE SAVING MATRIX (STUDI KASUS: PT. XYZ BEKASI))
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2025) Pertama, Bima Putra Aji; Yani Iriani (Pembimbing)
Distribusi suku cadang merupakan aktivitas penting dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan industri. PT XYZ sebagai distributor suku cadang menghadapi permasalahan dalam sistem distribusi yang belum efisien, ditandai dengan tingginya biaya operasional, jarak tempuh yang panjang, serta tingginya tingkat keterlambatan pengiriman. Sistem distribusi yang digunakan saat ini menghasilkan total jarak tempuh sebesar 218,1 km dengan biaya distribusi mencapai Rp 18.750.000 selama enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem distribusi yang berjalan, menentukan rute distribusi yang lebih efisien menggunakan metode Nearest Neighbour dan Saving Matrix, serta membandingkan kedua metode tersebut guna mengidentifikasi solusi terbaik dalam mengurangi biaya operasional dan total jarak tempuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem (VRP) dengan mempertimbangkan keterbatasan armada distribusi. PT XYZ menggunakan dua unit kendaraan jenis Daihatsu Grand Max berkapasitas angkut maksimum 1 ton (907,185 kg) per kendaraan. Data yang digunakan meliputi jarak antar lokasi, permintaan pelanggan, kapasitas kendaraan, serta biaya operasional distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Nearest Neighbour menghasilkan total jarak tempuh distribusi sebesar 106 km dengan kebutuhan bahan bakar sebesar 8,48 liter per minggu, yang setara dengan biaya sebesar Rp 84.800. Sementara itu, metode Saving Matrix menghasilkan total jarak tempuh 122,4 km dengan kebutuhan bahan bakar sebesar 9,79 liter atau setara dengan biaya Rp 97.920. Kedua metode berhasil membentuk rute distribusi yang sesuai dengan kapasitas maksimal kendaraan. Berdasarkan hasil perbandingan, metode Nearest Neighbour dinilai lebih efisien dan diusulkan sebagai metode optimal untuk sistem distribusi PT XYZ.
Item
ANALISIS SISTEM PERAWATAN MESIN OVEN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE DI PT XYZ
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2023) Sudrajat, Bambang; Asep Anwar (Pembimbing)
PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dengan hasil produk berupa vaksin dan antisera, permasalahan saat ini yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah kerusakan mesin. Kerusakan mesin produksi merupakan permasalahan yang terjadi pada departemen FPV yang merupakan salah satu departemen dari divisi produksi farmasi. Pada departemen FPV terdapat 9 mesin yang diperlukan untuk menghasilkan 1 batch produk yaitu mesin washing vial, washing ampul, oven, otoklaf, mixing vessel, filling vial, filling ampul, filling uniject, dan pH meter. Dalam periode bulan Maret 2021 hingga bulan Maret 2022, mesin oven merupakan mesin dengan frekuensi breakdown tertinggi sebesar 21 kali (9600 menit). Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kegagalan yang terjadi pada mesin oven dan memberikan usulan perawatan, guna mencegah terjadinya breakdown pada mesin oven. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Reliability Centered Maintenance (RCM). Metode RCM merupakan metode perawatan prediktif dan pencegahan yang efektif guna memastikan mesin dapat beroperasi sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Metode RCM memiliki tujuh tahap yakni penentuan sistem dan pengumpulan informasi, pendefinisan batasan sistem, deskripsi sistem dan pembuatan diagram blok fungsi, menentukan fungsi sistem dan kegagalan fungsional, failure mode and effect analysis, logic tree analysis, dan pemilihan tindakan perawatan. Pada hasil penelitian ini teridentifikasi 12 jenis kegagalan yang terjadi pada mesin oven selama periode bulan Maret 2021 sampai dengan bulan Maret 2022. Mode kegagalan yang memiliki nilai RPN tertinggi yaitu bearing aus dengan nilai sebesar 253,28 dan mode kegagalan yang memiliki nilai RPN terendah yaitu karet engine mounting aus dengan nilai sebesar 53,67. Terdapat 6 risiko kritis pada mesin oven dan diberikan usulan tindakan perawatan yang tepat guna mencegah terjadinya kerusakan, tindakan perawatan tersebut terdiri dari 4 conditions directed dan 2 finding failure.