Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
ACADEMIC PUBLICATIONS Digital Collection of Research Report Widyatama University LibraryDOCTORAL DISSERTATION DOCTORAL DISSERTATIONFINAL ASSIGNMENT (Bachelor and Vocational Degree) Tugas Akhir Program D3 Dan S1LECTURER JOURNAL MASTER THESIS MASTER THESIS
Recent Submissions
Item
PEMILIHAN KARYAWAN DALAM PROMOSI JABATAN MELALUI PENDEKATAN ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2024) Alfatah, Eko Sabtian; Riki Ridwan Margana (Pembimbing)
Salah satu kerumitan masalah dalam pengambilan keputusan adalah adanya beragam kriteria-kriteria pemilihan yang penting satu sama lain. Oleh karena itu Analythical Hierarchy Process (AHP) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Seperti halnya dalam penelitian ini yaitu dalam pemilihan calon karyawan yang akan dipromosikan dalam sebuah perusahaan pada PT ABC, dimana data yang dihasilkan yaitu nilai CR sebesar 0,1 dan CI sebesar 0,2037, sehingga diperoleh skala prioritas untuk setiap kriteria SK 9,67%, KK 9,77%, IS 5,80%, DS 16,31%, TJ 16,69%, MV 3,83%, KS 7,47%, PT 10,45%, KM 8,42% dan HD 11,59%. Dengan perbandingan kriteria-kriteria tersebut untuk menyeleksi karyawan yang akan dipromosikan didapatkan hasil sebagai berikut; dimana peringkat pertama diisi oleh karyawan B dengan presentase sebesar 0,376, kedua karyawan C dengan presentase sebesar 0,344 dan yang terakhir adalah karyawan A dengan presentase sebesar 0,279.
Item
PERENCANAAN PERAWATAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA MESIN INJECTION MOULDING (STUDI KASUS DI PT NCI, KARAWANG)
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2021) Nurhidayat, Eko; Riki Ridwan Margana (Pembimbing)
PT NCI merupakan perusahaan yang bergerak didunia manufaktur yang memiliki visi menjadi perusahaan yang menghasilkan produk plastic yang berkualitas. Untuk mewujudkan visi tersebut, perusahaan harus terus memantau tingkat produktivitas yang baik pada perusahaan khususnya perhatian terhadap kualitas performa mesin yang harus selalu tetap terjaga, dengan performa mesin yang selalu terjaga dapat meminimalkan waktu downtime yang dapat mengurangi produktifitas perusahaan. Berdasarkan uraian diatas, maka perlu dilakukan ususlan perencanaan perawatan mesin (Preventive Maintenance) PT NCI dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Dimana metode RCM tersebut akan diintegrasikan dengan metode FMEA yang digunakan untuk sebagai analisis mode kegagalan yang terjadi dengan menghitung nilai RPN tertinggi pada mesin dan selanjutnya menghitung interval waktu kerusakan sebagai dasar penentuan penjadwalan perawatan yang akan dilakukan. Tujuan penelitian dalam penelitian kali ini adalah sebagai usulan perbaikan seca Preventive pada PT NCI, Karawang.
Item
PENGENDALIAN KUALITAS KADAR BAHAN VITAMIN B6 (PYRIDOXINE HYDROCLORIDE) DALAM OBAT EFFERVESCENT MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIALLY WEIGHTED MOVING AVERAGE (EWMA) DI PT XYZ
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2025) Yudhistira, Eki; Asep Anwar (Pembimbing)
PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur di bidang farmasi yang memproduksi obat-obatan, vitamin dan peralatan medis. Permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan yaitu terkait dengan proses pengendalian kualitas yang harus diperhatikan agar produk yang dihasilkan tidak out-of specification. Pengendalian kualitas memiliki peranan penting dalam menghasilkan produk yang sesuai dengan standar kualitas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kadar vitamin B6 (pyroxidine hydrocloride) dalam obat effervescent di PT. XYZ dan menganalisis pengaruh penerapan peta kendali Exponentially Weighted Moving Average (EWMA) terhadap kestabilan hasil analisis kadar vitamin B6 (pyroxidine hydrocloride) dalam tablet effervescent. Peta kendali X-R dan metode Exponentially Weighted Moving Average (EWMA). Penerapan metode Exponentially Weighted Moving Average (EWMA) digunakan untuk mengidentifikasi deviasi kualitas secara dini dan memberikan informasi yang berguna dalam proses pengendalian kualitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa gejala yang menunjukkan akan adanya ketidaksesuaian kadar vitamin B6 (pyroxidine hydrocloride) dalam tablet effervescent di PT. XYZ. Maka dari itu perlu diadakannya penyempurnaan dalam bagian produksi untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar dengan menggunakan tools fishbone diagram yang bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab atau akar masalah dari permasalahan tersebut. Selanjutnya pada tahap perbaikan (improvement) diusulkan usulan perbaikan dengan pendekatan 5W+1H yang diharapkan mampu memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan.
Item
ANALISIS PEMASOK KAIN DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI PT GISTEX GARMEN INDONESIA
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2023) Ekasari; Setijadi (Pembimbing)
Pemilihan pemasok merupakan hal yang sangat penting dalam aktivitas pembelian bagi perusahaan. Pemilihan pemasok meliputi faktor-faktor kualitatif dan kuantitatif. PT Gistex Garmen Indonesia bergerak dalam bidang industri garmen yang memproduksi pakaian jadi dengan melakukan ekspor ke luar negeri salah satunya negara Jepang. Order Nishimatsuya untuk musim panas 2022 mengalami hambatan dalam ketersediaan bahan baku utama kain dikarenakan bahan baku yang diterima dari pemasok terdapat cacat sekitar 7% -20%. Kondisi ini mengakibatkan jadwal produksi terganggu dan jadwal pengirimanan ke pembeli melewati batas persetujuan di kontrak pembelian, sehingga produk harus diekspor melalui tansportasi laut dan udara dengan biaya pengiriman Rp 2.940.306.652 dan ditanggung perusahaan. Selama ini, pemilihan pemasok dilakukan secara acak sehingga tidak terdapat kriteria untuk melakukan evaluasi secara objektif terhadap pemasok. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kriteria dan subkriteria dalam pemilihan pemasok dan mengevaluasi pemasok yang sudah bekerja sama dengan PT Gistex Garnen Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode Anylitical Hirearchy Process (AHP). Hasil dari analisis penelitian bahwa kriteria yang utama yaitu pengiriman dengan bobot 46%, kriteria kedua yaitu kualitas dengan bobot 40,8%, dan kriteria ketiga yaitu harga dengan bobot 13,2%. Kriteria pengiriman sebagai kriteria utama dalam pemilihan pemasok karena supply bahan baku kain yang paling menunjang dalam aktivitas produksi. Subkriteria ketepatan waktu menjadi yang paling tinggi agar perusahaan bisa mengirim produk ke pembeli tepat waktu melalui via transportasi laut semua sehingga beban biaya pengiriman ditanggung semua oleh pembeli sesuai dengan purchase contract inconterm FOB. Hasil dari evaluasi pemasok sebagai alternatif pertama yaitu PT A dengan bobot 53,8%. Alternatif kedua yaitu PT K dengan bobot 25,1%. Alternatif pemasok ketiga yaitu PT S dengan bobot 21,1%. Sesuai dengan data keterlambatan PT A dari bulan November 2021 sampai dengan bulan Februari 2022 yaitu 18 hari dan jika dibandingkan dengan pemasok lain, keterlambatan kedatangan bahan baku dari PT A merupakan yang paling kecil. Hasil dari perhitungan prioritas global, PT A memiliki bobot yang paling tinggi untuk pengiriman 23,9% artinya PT A sebagai prioritas utama.
Item
PERAMALAN PERMINTAAN PART METAL BASE NP (C3604) E2B-M18K DI PT XYZ MENGGUNAKAN METODE GREY FORECASTING DAN APLIKASI DI MATLAB
(Program Studi S1 Teknik Industri, 2025) Madyati, Eka; Asep Anwar (Pembimbing)
Peramalan adalah metode yang sangat penting untuk meminimumkan pengaruh ketidakpastian terhadap perusahaan. Salah satu contoh ketidakpastian tersebut adalah adanya ketidaksesuaian antara rencana produksi dengan aktual permintaan dari customer. Hal ini mengakibatkan terjadinya backorder di PT XYZ yang merupakan supplier untuk perusahaan yang memproduksi alat-alat elektronik kesehatan. Metal Base NP (C3604) E2B-M18K merupakan salah satu part yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan produksi di customer. Permintaan untuk part ini jarang karena hanya terjadi satu kali permintaan disetiap bulannya. Sehingga data permintaan untuk part ini hanya sedikit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian bertujuan untuk menghitung jumlah produksi part Metal Base NP (C3604) E2BM18K untuk 12 periode yang akan datang dan menghitung nilai error dari hasil peramalan dan merancang aplikasi sebagai tools perhitungan peramalan di software Matlab. Metode peramalan dilakukan dengan menggunakan grey system theory dengan model grey forecasting GM (1,1). Dari hasil analisis didapatkan bahwa hanya dengan data awal yang sedikit setidaknya minimal 4 data, model grey forecasting GM (1,1) dapat menghasilkan hasil peramalan yang akurat. Selain itu GM (1,1) tidak perlu mempertimbangkan data distribusi statistik dan cocok untuk penelitian jangka pendek. Dari hasil penelitian, jumlah produksi part Metal Base NP (C3604) E2BM18K dengan menggunakan peramalan metode GM(1,1) untuk 12 periode yang akan datang yaitu 1290 pada periode ke-7 dan 2532 pada periode ke-18. Hasil peramalan menunjukan kenaikan yang berarti bahwa permintaan part ini akan meningkat dalam 12 bulan mendatang. Dan nilai error dari peramalan yaitu 4.70 %. Aplikasi peramalan yang telah dirancang menunjukan hasil perhitungan yang sama dengan perhitungan menggunakan persamaan, baik hasil peramalan maupun nilai error. Sehingga aplikasi peramalan dapat digunakan untuk melakukan perhitungan peramalan part Metal Base NP (C3604) E2B-M18K dengan menggunakan metode grey forecasting.

