Japanese Bachelor
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Japanese Bachelor by Title
Now showing 1 - 20 of 131
Results Per Page
Sort Options
- ItemALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM AKUN TIKTOK AYU SAKURA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Dimas Malipajri Mujaki; Felicia Aprilani (Pembimbing)Alih kode dan campur kode adalah peristiwa peralihan dan pencampuran suatu bahasa yang digunakan oleh penutur yang memiliki kemampuan lebih dari satu bahasa. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasi bentuk alih kode dan campur kode yang terdapat dalam 17 konten video tiktok Ayu Sakura yang berjudul “Analisis Alih kode dan Campur kode dalam Akun tiktok Ayu Sakura”. Dengan teori alih kode yang digunakan yaitu teori Hoffman dan campur kode menggunakan teori dari Muysken Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan analisis SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), metode ini tidak melibatkan Penulis dalam pembuatan video yang akan menjadi data penelitian, melainkan Penulis hanya mengamati kemunculan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 3 bentuk alih kode, yaitu inter-sentential code switching (5 data), intra-sentential code switching (19 data), dan emblematic code switching (8 data). Kemudian terdapat 3 bentuk campur kode, yaitu insertion code mixing (22 data), alternation code mixing (5 data) dan congruent lexicalization code mixing (2 data).
- ItemALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA LAGU YUI DALAM ALBUM FROM ME TO YOU YUIのFROM ME TO YOUアルバムの歌詞における コードスイッチングとコードミクシング(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2022) Fadillah, Inggar MochammadKeberadaan komunikasi adalah tanda bagi kehidupan manusia, manusia sebagai makhluk sosial komunikasi adalah jantung dari tindak sosiologi bermasyarakat. Mengingat banyaknya kelompok manusia yang menghasilkan aneka ragam berbahasa yang tersebar di dunia. Maka belajar bahasa merupakan hal yang penting untuk dipelajari serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Zaman juga semakin maju, teknologi semakin canggih, sehingga untuk menyampaikan informasi serta tujuan tak luput dari pembelajaran berbahasa. Untuk itu bukan hal yang mustahil pendidikan bahasa yang mengkaji perubahan alih kode dan unsur dari campur kode menjadi unsur yang mampu mewujudkan suatu tujuan. Maka selanjutnya penulis mencoba meneliti adanya perubahan alih kode dan unsur campur kode pada lagu-lagu YUI dalam album From Me to You. Sehingga mampu melahirkan persfektif baru dengan meneliti aspek yang terkandung seperti ; mendeskripsikan adanya wujud alih kode dan unsur campur kode dalam lirik lagu-lagu YUI, serta ; menerangkan faktor penyebab terjadinya alih kode dan unsur campur kode pada lagu-lagu YUI, serta ; mengetahui sisi VALS (values attitudes and lifestyle) para pendengar lagu YUI itu sendiri. Dengan metode kualitatif penulis mencoba mendeskripsikan maksud dari lirik lagu YUI di mana penyanyi tersebut menggunakan bahasa lebih dari satu untuk menyampaikan pesan kepada pendengar lagunya itu sendiri.
- ItemANALISIS AIZUCHI DALAM VLOG AKANE-TEKI NIHONGO KYOUSHITSU DENGAN JUDUL “(NIHONGO-KAIWA) DAGASHI BA- DE TABERU TOKI” “(日本語|会話)駄菓子バーで食べるとき”のタイトルの あかね的日本語教室のビデオの相槌分析(Program Studi Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2021) Rahmawati, Yunita SeptiaAizuchi merupakan ungkapan ekspresi yang paling banyak ditemukan dalam berbagai percakapan orang Jepang dan banyak digunakan untuk memberikan respon terhadap pembicara serta untuk membuat percakapan terasa tidak kaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan fungsi ungkapan aizuchi dalam vlog Akane-Teki Nihongo Kyoushitsu yang berjudul “(Nihongo-Kaiwa) Dagashiba- de Taberu Toki)”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dimana penulis hanya menyimak dan mencatat aizuchi yang digunakan dalam video tersebut tanpa terlibat langsung didalam percakapan. Sedangkan untuk metode analisis data, penulis menggunakan metode padan pragmatis karena melibatkan mitra tutur sebagai alat penentu analisisnya. Adapun hasil dari penelitian ini, terdapat 24 data yang terbagi dalam 6 bentuk ungkapan aizuchi yaitu, unazuki sebanyak 5 data, odoroki sebanyak 6 data, kido airaku sebanyak 4 data, kanshin wo shimesu 1 data, ryoukai sebanyak 4 data, dan doui sebanyak 4 data. Sedangkan untuk fungsi aizuchinya terbagi menjadi 4 kalsifikasi fungsi, antara lain kiiteiru to iu shingou sebanyak 6 data, rikai shiteiruto iu shingou sebanyak 4 data, doui no shingou sebanayak 4 data, dan kanjyou nohyougen terdapat 10 data
- ItemANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA VIDEO JEROME POLIN DI SALURAN YOUTUBE NIHONGO MANTAPPU (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) 日本語マンタップユーチューブチャンネルのジェロームポリンの ビデオでコードスイッチングとコードミクシングの分析(Program Studi Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2021) Hanani, Nurul ZatiPenelitian ini berjudul “Analisis Alih Kode dan Campur Kode Pada Video Jerome Polin di Saluran Youtube Nihongo Mantappu (Kajian Sosiolinguistik)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk alih kode dan campur kode yang digunakan dalam video Jerome Polin di saluran youtube Nihongo Mantappu. Pada penelitian ini penulis menggunakan tiga video Jerome Polin pada saluran youtube Nihongo Mantappu sebagai data yang diteliti. Teori alih kode yang digunakan adalah teori Hoffman dan teori campur kode yang digunakan adalah teori Muysken. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap pengumpulan data, tahap analisis data dan tahap penyajian hasil analisis data. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan teknik simak bebas libat cakap serta teknik catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan intralingual dan teknik pilah unsur penentu. Metode yang digunakan dalam penyajian hasil analisis data adalah metode penyajian informal. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat tiga jenis alih kode yaitu inter-sentential (8 data), intra sentential (28 data) dan emblematic / tag switching (6 data) dan tiga jenis campur kode yaitu penyisipan (17 data), alternasi (5 data) dan leksikalisasi kongruen (10 data).
- ItemANALISIS ALIH KODE LIRIK LAGU DALAM ALBUM JINSEI X BOKU KARYA ONE OKE ROCK (Kajian Sosiolinguistik)(Program Studi Bahasa Jepang S1, 2023) Yogi Indra Pratama; Felicia Aprilani (Pembimbing)This study aims to analyze the form of code-switching and the causes of codeswitching in the album jinsei x boku by one oke rock. The benefits of this research will contribute to linguistics, especially the study of sociolinguistics in terms of codeswitching. Practically, it helps students who are curious about code-switching contained in the lyrics of the songs from One Oke Rock's album Jinsei X Boku. This research method uses qualitative descriptive with data collection techniques using the listening method with the basic technique of free-involved viewing (SBLC) and using the note-taking technique as a follow-up. The recording is done directly when the author listens to the songs in Jinsei x Boku album by One Okay Rock. This study found two forms of code-switching, namely code-switching in the form of clauses and codeswitching in the form of phrases. Several factors influenced code-switching in the six songs that the author studied namely age, bilingualism, trends, and competition.
- ItemANALISIS ALIH KODE PADA LIRIK LAGU “BETTER” DAN “STILL HERE” KARYA ATEEZ BOYGROUP ASAL KOREA ATEEZ という韓国のボーイグループによる 「Better」と「Still Here」 歌詞のコードスイッチング分析(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2022) Oktafiany, Rosa AuliaPenelitian ini berjudul “Analisis Alih Kode pada Lirik lagu “Better” dan “Still Here” Karya ATEEZ Boygrup asal Korea”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk alih kode yang digunakan dalam lirik lagu di saluran youtube ATEEZ. Penulis menggunakan sumber data dari dua lagu pada saluran youtube ATEEZ sebagai data yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang terdiri dari tiga tahap yaitu, tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis data. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan teknik simak bebas libat cakap. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan translasional dan teknik pilah unsur penentu. Metode yang digunakan dalam penyajian hasil analisis data adalah metode penyajian formal. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa data alih kode eksternal terdiri dari 23 data. Peralihan kode dari bahasa Jepang ke bahasa Inggris 13 data, sedangkan peralihan kode dari bahasa Inggris ke bahasa Jepang 10 data.
- ItemANALISIS BENTUK DAN MAKNA GISEIGO DALAM KOMIK “KUROSHITSUJI” VOLUME 26(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2022) Nissa Adyaranti; Raden Novitasari (Pembimbing)Penelitian ini membahas mengenai ‘Analisis Bentuk dan Makna Giseigo pada Komik “Kuroshitsuji” Volume 26’ yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna onomatope bahasa Jepang giseigo yang terdapat dalam komik Kuroshitsuji (Black Butler) volume 26. Teori yang digunakan adalah Teori Tamori dan Schourup tentang bentuk onomatope bahasa Jepang, teori Akimoto tentang klasifikasi makna onomatope bahasa Jepang, serta teori Sutedi tentang mora dan silabis. Data penelitian terdiri dari 63 data giseigo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode simak dan catat untuk pengumpulan data, metode padan referensial untuk analisis data, metode formal dan informal untuk penyajian hasil analisis data. Data diklasifikasikan berdasarkan jumlah mora terdiri dari onomatope yang memiliki 1 mora sampai onomatope yang memiliki 6 mora. Hasil analisis yang didapatkan adalah data giseigo 1 mora terdiri dari 3 bentuk dan 4 makna, data giseigo 2 mora terdiri dari 7 bentuk dan 12 makna, data giseigo 3 mora terdiri dari 13 bentuk dan 18 makna, data giseigo 4 mora terdiri dari 7 bentuk dan 7 makna, data giseigo 5 mora terdiri dari 6 bentuk dan 4 makna, data giseigo 6 mora terdiri dari 4 bentuk dan 4 makna
- ItemANALISIS BENTUK DAN MAKNA ONOMATOPE DALAM BAHAN AJAR E-BOOK NHK DAN ONOMATOPE GITAIGO KAMUS KARANGAN GOMI TARO E - Book NHK Japan の 教材 と 五味太郎著『日本語擬態語辞典』に掲載されているオノマトペの種類と意味の分析。(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2022) Utari, Desy FristaFrista Utari, Desi. 2022. Analisis bentuk dan makna onomatope dalam materi ajar e-book NHK Jepang dan kamus onomatope gitaigo karangan Gomi Taro. Skripsi Program Studi S-1bahasa Jepang. Fakultas Bahasa Universitas Widyatama. Pembimbing Abdul Latif Jaohari, S. Pd., M.Pd. Onomatope lebih dikenal dengan kata tiruan bunyi. Tiruan bunyi ini sering dijumpai pada berbagai bacaan, yaitu komik, novel dan lain sebagainya. Tiruan bunyi ini sangat beragam dan banyak jenisnya. Onomatope menggambarkan tiruan bunyi berasal dari alam atau benda mati, makhluk hidup, keadaan atau situasi tertentu, menggambarkan suasana hati manusia. Bentuk onomatope dibagi menjadi lima, yaitu giongo, giseigo, gitaigo, giyougo, gijougo. Dalam kamus onomatope gitaigo, ekspresi onomatope diklasifikasikan menjadi tiga jenis tata bahasa, yaitu jenis kata keterangan, jenis kata kerja majemuk, jenis kata sifat Na. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek data yang dianalisis berupa kata- kata yang terdapat dalam sumber, data kamus onomatope gitaigo karangan Gomi Taro dan materi ajar e-book NHK Jepang, dilengkapi dengan tayangan onomatope pada channel youtube. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menyimak dan mencatat tayangan youtube agar lebih paham makna dan dapat mengenal contoh dalam kalimat, melakukan literasi pada sumber data kamus dan e-book, memilah sesuai jenis dan bentuknya. Hasil dari penelitian ini menemukan, dua puluh satu bentuk onomatope dari bahan ajar e-book NHK Jepang, dari bab satu sampai bab sepuluh, dengan klasifikasi delapan gitaigo ((擬態語), lima giongo ((擬音語), lima gyougo (擬容語), tiga gijougo (擬情語). dan tidak ditemukan onomatope klasifikasi giseigo (擬声語).
- ItemANALISIS BENTUK TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM ANIME “TADA-KUN WA KOI O SHINAI” (Kajian Pragmatik) アニメ「 多田くんは恋をしない 」における指示的言語行為の形態の分析 (語用論研究)(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2022) Fiqrie, Ilham AlTindak tutur dapat dikatakan sebagai proses terjadinya interaksi linguistik dalam satu bentuk ujaran atau lebih yang melibatkan dua pihak, yaitu penutur dan lawan tutur atau mitra tutur, dengan satu pokok tuturan, di tempat, waktu dan situasi tertentu. Penelitian mengenai tindak tutur telah banyak dilakukan oleh peneliti sebelumnya, namun penelitian yang mengkaji tentang tindak tutur kajian pragmatik dalam bentuk tindak tutur direktif pada video anime per episode melalui platform Youtube jarang ditemukan. Penelitian ini membahas mengenai jenis-jenis tindak tutur direktif berlandaskan teori dari Namatame per episode video anime melalui media sosial Youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan teori tindak tutur direktif Namatame terdiri dari (Perintah atau meirei, Permintaan atau irai, Larangan atau kinshi, Izin atau kyoka, Anjuran atau teian). Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan menggambarkan situasi dalam analisis data. Berdasarkan dari hasil analisis data, peneliti menemukan jenis tindak tutur direktif Namatame dalam anime ini yaitu, berjumlahkan 13 episode per episode sekitar kurang dari 24 menit. Peneliti mengambil data dari episode 1-13, dan dari 1-13 episode tersebut peneliti mendapatkan total 52 data yang jika dibagi, kalimat Perintah/Meirei berjumlah 25 data, kalimat Permintaan/Irai berjumlah 13 data, kalimat Larangan/Kinshi berjumlah 6 data, kalimat Izin/Kyoka berjumlah 3 data, kalimat Anjuran/Teian berjumlah 5 data.
- ItemANALISIS BENTUK UNGKAPAN MEMINTA MAAF DALAM BAHASA JEPANG PADA DORAMA BERJUDUL GOKUSEN SEASON 3 DAN GOOD LUCK EPISODE 1 DAN 2 (Kajian Pragmatik)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Miftah Azmi; Hardianto Rahardjo (Pembimbing)Penelitian ini menganalisis tentang penggunaan ungkapan meminta maaf dalam bahasa Jepang berdasarkan konteks dan situasi tuturnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis akan mendeskripsikan tentang apa saja kegunaan dari ungkapan meminta maaf yang diucapkan penutur kepada lawan tutur serta penulis juga akan mendeskripsikan situasi terjadinya ungkapan meminta maaf tersebut yang diambil dari dorama berjudul Gokusen Season 3 dan Good Luck episode 1 dan 2. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik. Penulis menemukan 5 bentuk ungkapan meminta maaf dari data yang dianalisis yaitu, sumimasen, gomen atau gomennasai, hitsureishimasu, moshiwake arimasen, dan omatase. Hasil penelitian ungkapan meminta maaf dalam bahasa Jepang pada dorama berjudul Gokusen Season 3 dan Good Luck episode 1 dan 2 menunjukkan bahwa ungkapan meminta maaf tidak hanya digunakan untuk meminta maaf saja apabila dilihat berdasarkan konteks dan situasi tuturnya. Penggunaan lain dari ungkapan meminta maaf digunakan untuk ungkapan terima kasih, meminta perhatian, sebagai salam sapaan, dan sebagai penolakan. Terdapat pula perbedaan dalam pemakaian ungkapan meminta maaf pada dorama berjudul Gokusen Season 3 dan Good Luck episode 1 dan 2 berdasarkan situasi percakapan, pembicara dan lawan bicara, metode, dan hubungan.
- ItemANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA LIRIK LAGU DAY6 DALAM ALBUM: UNLOCK アルバム「Unlock」における楽曲『DAY6』のコードミキシングとコード スイッチングの分析(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2022) Akhliya, Nindy Ayu PutriCampur kode dan alih kode adalah peristiwa peralihan dan pencampuran bahasa yang digunakan oleh penutur yang memiliki lebih dari satu kemampuan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi bentuk campur kode dan alih kode dari album DAY6 Unlock. Album DAY6 Unlock memiliki 10 lagu bahasa Jepang. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis SBLC (Simak Bebas Libat Cakap) metode yang tidak melibatkan penulis dalam suatu tuturan yang akan diteliti dan hanya sekedar mengamati. Metode analisis menggunakan padan referensial dan padan translasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 bentuk campur kode dan alih kode, yaitu kata, frasa, dan klausa, sedangkan bentuk alih kode adalah alih kode antar kalimat.
- ItemANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA LIRIK LAGU “FANFARE!”DAN “LUCKY-UNLUCKY”(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Erna Nadya Tiberias Saing; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dan alih kode yang terdapat dalam lirik lagu “Fanfare!”dan “Lucky-Unlucky”. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis lirik lagu “Fanfare!”dan “Lucky-Unlucky” yang mengalami alih kode dan campur kode. Pada penelitian ini menggunakan metode SBLC (Simak Bebas Libat Cakap) dalam pengumpulan data dengan cara: 1) Mencari data, 2) Menyimak lagu, 3) Mencatat data, 4) Memberikan kode lirik lagu yang mengandung alih kode dan campur kode, 5) Menganalisis data lirik lagu sesuai rumusan masalah. Jumlah kemunculan data alih kode dan campur kode sebanyak 44 data. Frekuensi kemunculan lirik lagu yang mengandung Inter-sentential Switching sebanyak 9 data, Intra-sentential Switching sebanyak 10 data, sedangkan kemunculan lirik lagu yang mengandung Intra-sentential Mixing sebanyak 17 data dan Involving a change of pronunciation sebanyak 6 data.
- ItemANALISIS CAMPUR KODE PADA LAGU VERSI BAHASA JEPANG BOYBAND KOREA SEVENTEEN (Kajian Sosiolinguistik)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Alya Larasati; Aan Amalita (Pembimbing)Campur kode adalah peristiwa atau keadaan dimana penutur menggunakan satu bahasa atau lebih dengan memasukan kata atau unsur bahasa lain dalam satu tuturan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk campur kode dan menganalisis penyebab terjadinya campur kode pada lagu bahasa Jepang boyband Korea Seventeen. Boyband Seventeen memiliki lima album dengan total 24 lagu berbahasa Jepang. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan lima lagu yang terindikasi mengandung unsur campur kode. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis SBLC (Simak Bebas Libat Cakap) metode yang tidak melibatkan penulis dalam suatu tuturan yang diteliti dan hanya sekedar mengamati. Metode analisis menggunakan padan referensial dan padan translasional. Hasil penelitian menunjukan seluruh data berjenis campur kode eksternal atau keluar dan terdapat lima data yang disebabkan oleh penggunaan istilah lebih populer, lima data yang memiliki penyebab yang dikarenakan fungsi dan tujuan, dua data yang memiliki penyebab sekedar gengsi, dua data yang memiliki penyebab keinginan mengutip dalam bahasa asing dan ditemukan enam data yang memiliki penyebab dikarenakan tidak adanya padanan kata yang cocok dalam bahasa yang digunakan
- Item“ANALISIS DIALEK KANSAI PADA KOMIK TENSHI GA KURETA MONO KARYA KIMURA AYAKO VOLUME 1” (Kajian Sosiolinguistik) “木村文子の漫画の「天使がくれたもの」ボリューム1における関西弁の分析” (社会言語学の研究)(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2022) Bentang, RatnaDalam skripsi ini, penulis meneliti tentang penggunaan bentuk dialek Kansai dalam komik Tenshi Ga Kureta Mono dan penerjemahan ke bahasa Jepang standar. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bentuk-bentuk jodoushi, bentuk shuujoshi, keiyoushi dan faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan dialek Kansai yang muncul di komik tersebut. Untuk menyelesaikan penelitian ini penulis memperoleh data dari komik Tenshi Ga Kureta Mono. Komik ini dianalisis dengan menggunakan teknik baca, simak dan catat. Kemudian untuk menganalisis bentuk-bentuk dialek Kansai dan padanannya dalam bahasa Jepang standar, penulis menggunakan metode intralingual. Kajian yang digunakan adalah kajian sosiolinguistik dengan metode penelitian deskriptif analisis. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk dialek Kansai yang terdapat dalam komik adalah jodoushi terdiri dari hen, ya, yaro, ~nde ee, ~na akan dan jodoushi ~ten, sedangkan shuujoshi terdiri dari na, de, ya, dan wa. Adapun Keiyoushi yang sering muncul adalah aho dan ee. Faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan dialek Kansai pada komik ini adalah faktor keanggotaan kelompok, faktor gender dan faktor situasi.fa
- ItemANALISIS DIKSI DAN GAYA BAHASA PADA LIRIK LAGU DALAM ALBUM THE BOOK 2 KARYA YOASOBI (KAJIAN STILISTIKA) YOASOBIのアルバム『THE BOOK 2』の歌詞における 語法と言語スタイル分析 (文体の研究)(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2022) Pratama, Handi MutaqinSkripsi ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan diksi dan gaya bahasa pada lirik lagu di album The Book 2 karya YOASOBI dengan pendekatan stilistika. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori stilistika yang terdiri dari teori diksi dari buku Gorys Keraf yang berjudul “Diksi dan Gaya Bahasa”, sedangkan teori gaya bahasa dalam bahasa Jepang, menggunakan buku 日本語のレトリック’Nihongo no Retoriku’ karya Seto Kenichi. Sumber data penelitian adalah 8 lagu di album YOASOBI yang berjudul The Book 2. Dari penelitian ini ditemukan diksi yang terdiri dari makna konotatif sebanyak 31 data, makna denotatif sebanyak 9 data, antonim sebanyak 4 data dan hiponim sebanyak 13 data. Selain itu, ditemukan gaya bahasa yang terdiri dari gaya bahasa metafora 2 data, gaya bahasa hiperbola sebanyak 16 data, gaya bahasa repetisi sebanyak 15 data, gaya bahasa simile sebanyak 5 data, gaya bahasa personifikasi sebanyak 2 data, gaya bahasa paradoks sebanyak 1 data, gaya bahasa antiklimaks sebanyak 1 data, gaya bahasa antithesis sebanyak 1 data dan gaya bahasa meiosis sebanyak 1 data.
- ItemANALISIS FUNGSI DAN MAKNA KANDOUSHI YANG MENYATAKAN OUTOU PADA ANIME OSHI NO KO (KAJIAN PRAGMATIK)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Rifany Aliana; Felicia Aprilani (Pembimbing)Dalam bahasa Indonesia, kandoushi ialah kata seru. Kandoushi adalah kata seru yang menyatakan perasaan seperti senang, terkejut, sedih, heran dan lainnya, selain itu dapat juga menyatakan panggilan, jawaban dan persalaman. Dalam penelitian ini membahas tentang kandoushi yang menyatakan jawaban (outou). Outou merupakan kandoushi yang berfungsi menyatakan persetujuan, pengertian, penolakan, kesangsian, dan jawaban atas panggilan.Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan fungsi dan makna kandoushi yang menyatakan outou. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan fungsi dan makna kandoushi yang menyatakan outou. Sumber data yang digunakan yaitu dari anime yang berjudul Oshi No Ko dengan jumlah 11 episode. Teori yang digunakan untuk pada penelitian ini yaitu teori menurut Horiguchi Sumiku dan Sudjianto. Hasil yang dari penelitian ini bahwa terdapat 17 jenis kandoushi yang menyatakan outou, diantaranya yaitu 6 menyatakan persetujuan, 3 menyatakan pengertian, 6 menyatakan penolakan, 2 menyatakan kesangsian. Fungsi menyatakan jawaban atas panggilan tidak ditemukan.
- ItemANALISIS GAIRAIGO PADA YOUTUBE CHANNEL HANAE NATSUKI BERMAIN KARTU UNO(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Ihsanul Fatih Muhammad; Hardianto Rahardjo (Pembimbing)Penelitian ini membahas tentang gairaigo pada video youtube channel Hanae Natsuki bagian video permainan kartu UNO dan UNO flip. Tujuan penelitian ini menunjukkan berapa banyak adegan dari kata gairaigo yang ada dalam video dan apa saja kata yang muncul paling banyak dalam video. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Cara pengumpulan data ini menggunakan metode simak dan catat. Data ini mengambil percakapan dialog dari 2 video Youtube Hanae Natsuki. Dialog tersebut dikumpulkan dan dijumlahkan sebagai konteks gairaigo analisis pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 61 total kata gairaigo, Pada video pertama dengan durasi 21 menit 58 detik terdapat 44 kata gairaigo berbasis Inggris dan Italia, dan pada video kedua dengan durasi 14 menit 34 detik terdapat 17 kata gairaigo. Terdapat 5 kata yang sering muncul dalam video yaitu UNO, Turn, Card, Draw, Darkness, dan End
- ItemANALISIS KANJI JUKUJIKUN DALAM MANGA KIMETSU NO YAIBA 鬼滅の刃漫画の中に熟字訓漢字の分析(Program Studi S1 Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2021) Purnamasari, GinaPenelitian ini mengangkat tema “Analisis Kanji Jukujikun dalam Manga Kimetsu no Yaiba”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembentukan kanji jukujikun yang terdapat dalam manga Kimetsu no Yaiba dan mendeskripsikan hubungan makna pembentukan kanji jukujikun dalam manga Kimetsu no Yaiba. Manga Kimetsu no Yaiba volume 6-8 digunakan untuk memperoleh data. Teori proses pembentukan kanji jukujikun yang digunakan adalah teori Todo (1986:74), dan teori hubungan makna pembentukan kanji jukujikun yang digunakan ialah teori Tsuchiya (1986:58). Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini ialah metode simak dengan menggunakan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan referensial. Selain itu metode penyajian hasil analisis data yang digunakan yaitu metode penyajian informal. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat 12 data, jika dilihat dari proses pembentukannya 8 data dengan hubungan pemeri, 2 data dengan hubungan setara, 1 data dengan hubungan pemasti, dan 1 data dengan hubungan subjek predikat. Dan jika dilihat dari hubungan makna pembentuknya berdasarkan gabungan dari 2 kanji yang termasuk ke dalam struktur 4 terdapat 7 data, dan yang termasuk ke dalam struktur 7 terdapat 1 data. Adapun berdasarkan gabungan dari 3 kanji yang termasuk ke dalam struktur 1 terdapat 1 data, dan yang termasuk ke dalam struktur 3 terdapat 3 data.
- ItemANALISIS KESALAHAN PELAFALAN BUNYI PANJANG BAHASA JEPANG PADA MAHASISWA UNIVERSITAS WIDYATAMA(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Rahil Maulida Azizah; Dinda Gayatri Ranadireksa (Pembimbing)Bunyi bahasa Jepang memiliki karakteristik sendiri yang terdiri dari seion, dakuon, handakuon, hatsuon, sokuon, yoon dan chouon. Untuk dapat mengucapkan bahasa Jepang tentunya tidak mudah dan rentan mengalami kesalahan. Salah satu kesalahan dalam pelafalan bahasa Jepang yakni bunyi vokal panjang atau yang disebut dengan chouon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan serta penyebab kesalahan bunyi vokal panjang yang dilakukan oleh pemelajar bahasa khususnya bahasa Jepang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, data dianalisis berdasarkan pada data dengan menggunakan angka, tabel, grafik, bagan, gambar atau tampilan lainnya untuk memperkuat kedudukan data yang dianalisis. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil data dengan penutur asli menggunakan software Pratt yang dapat mengidentifikasi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melafalkan suatu kata. Setelah data berhasil dikumpulkan data tersebut dicocokkan dengan hasil angket yang telah dibagikan kepada pemelajar bahasa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis kesalahan yakni kesalahan penerimaan, kesalahan lokal dan kesalahan global yang disebabkan oleh empat faktor yakni faktor pendapat popular, faktor lingkungan, faktor kebiasaan dan faktor interferensi dan interlingual.
- ItemANALISIS KESALAHAN PENULISAN EJAAN BAHASA INDONESIA OLEH PENUTUR BAHASA JEPANG (KAJIAN ANALISIS KESALAHAN)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Aliya Latansa; Hardianto Rahardjo (Pembimbing)Penelitian ini membahas interferensi fonologi dalam kesalahan penulisan ejaan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh penutur asli bahasa Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interferensi fonologi yang muncul dalam tulisan serta menganalisis faktor-faktor penyebabnya. Data penelitian diperoleh dari tiga video YouTube Nihongo Mantappu dengan durasi masing-masing sekitar 15-18 menit, yang menampilkan lima penutur asli bahasa Jepang, yaitu Minaka, Takuya, Otsuka, Tomo, dan Yusuke. Dari ketiga video kuis menulis kosakata bahasa Indonesia tersebut ditemukan 33 data interferensi fonologi, namun yang dianalisis hanya 20 data. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teori interferensi fonologi. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik sadap, teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan artikulatoris dan ortografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama interferensi fonologi, yaitu penambahan fonem, pengurangan fonem, dan perubahan bunyi fonem. Kesalahan tersebut terjadi karena penutur Jepang menuliskan kosakata bahasa Indonesia berdasarkan pelafalan yang dipengaruhi oleh sistem fonologi bahasa ibu mereka, yaitu bahasa Jepang. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemahaman lintas fonologi dalam pembelajaran bahasa kedua.