Civil Engineering - Bachelor
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Civil Engineering - Bachelor by Author "Azis Ari Wibowo (Pembimbing)"
Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
- ItemEFEKTIVITAS PENAMBAHAN SERBUK BATA MERAH DALAM STABILISASI TANAH LEMPUNG DI DESA CISARANTEN KEC. CIKADU KAB. CIANJUR(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Reynaldi Ramadhan Mulyanto; Azis Ari Wibowo (Pembimbing)Tanah lempung seringkali memiliki sifat-sifat yang kurang menguntungkan untuk konstruksi, seperti plastisitas tinggi dan daya dukung yang rendah. Berdasarkan klasifikasi USCS, tanah lempung dari Desa Cisaranten, Kab. Cianjur, termasuk dalam kategori MH, dengan indeks plastisitas 15.45%, sehingga kurang ideal untuk konstruksi. Dengan berat jenis 2.62, tanah ini memiliki kadar air optimum 24.2% dan densitas kering maksimum 1.56 gr/cm3. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas penggunaan serbuk bata merah sebagai bahan stabilisasi untuk memperbaiki karakteristik tanah lempung tersebut. Melalui serangkaian pengujian laboratorium, penelitian ini mengevaluasi sifat fisik dan mekanik terhadap sampel tanah asli dan sifat mekanik pada sampel campuran dengan berbagai persentase serbuk bata merah. Metode eksperimental digunakan untuk menguji sifat fisik dan mekanik pada tanah asli serta sifat mekanik dari tanah yang telah dicampurkan serbuk bata merah dengan penambahan variasi 0%, 9%, 11%, 12%, dan 13%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR tanah asli adalah 8.75%, sedangkan variasi campuran bata merah optimum didapatkan pada pencampuran 11% serbuk bata merah, dengan mendapat nilai CBR tertinggi mencapai 20.02%. peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) ini menunjukkan bagaimana serbuk bata merah secara signifikan mempengaruhi stabilitas tanah lempung dengan total kenaikan 2.28 kali lebih besar dari nilai CBR tanah asli. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi teknis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas tanah lempung khususnya di Desa Cisaranten, Kec. Cikadu, Kab. Cianjur dan mendukung Pembangunan infrastruktur yang lebih aman dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
- ItemEVALUASI KONDISI KERUSAKAN PADA JALAN PERKERASAN LENTUR DAN KAKU MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Prima Triputra; Azis Ari Wibowo (Pembimbing)Jalan merupakan salah satu infrastruktur vital yang berfungsi untuk membantu mobilitas masyarakat dan perekonomian suatu daerah. Kualitas jalan yang baik sangat berperan serta berpengaruh terhadap keselamatan pengguna jalan, efisiensi transportasi, dan juga terhadap pengembangan wilayah. Namun, seiring dengan bertambahnya volume lalu lintas dan faktor lingkungan, kerusakan jalan menjadi masalah yang semakin serius dan banyak terjadi diberbagai titik jalan. Seperti pada Jl. Cijati Penyaengan yang terlihat sudah dalam kondisi kerusakan yang cukup berat. Yang mungkin disebabkan oleh kurang baiknya pengerjaan perkerasan jalan sebelumnya, dan juga ditambah dengan jalan yang sering dilalui oleh truck (overload). Dengan kondisi jalan demikian banyak menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan salah satunya kecelakaan. Maka dari itu perbaikan atau pemeliharaan jalan sangat diperlukan dilokasi tersebut, dengan melakukan evaluasi kondisi kerusakan jalan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index. Metode tersebut dapat menilai kondisi jalan dari segi visual dan juga memberikan nilai skala kerusakan yang kemudian dapat ditentukan penanganan rehabilitasi yang sesuai. Setelah melakukan penilaian kerusakan perkerasan didapatkan nilai skala PCI sebesar 37 yang dimana memerlukan rekonstruksi atau pembuatan perkerasan baru. Dengan melakukan pembongkaran perkerasan lama, kemudian membuat lapisan struktur baru dengan lapisan drainase 200 mm, fondasi 100 mm, dan untuk tebal beton didapatkan 150 mm. dengan penggunaan tulangan dowel D28 dan tie bar D16, untuk penggunaan mutu beton ditentukan dengan memakai K350 atau setara dengan fc 30 MPa, dengan nilai kuat Tarik lentur 28 hari sebesar 5.6 MPa.
- ItemPEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK LDPE PADA CAMPURAN ASPAL BETON (AC-WC) TERHADAP NILAI STABILITAS MARSHALL(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Ariq Manah Raga; Azis Ari Wibowo (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan tambahan dalam lapis aspal beton wearing course (AC-WC). Dengan meningkatnya volume limbah plastik yang dihasilkan, pemanfaatan limbah ini dalam industri konstruksi, khususnya pada campuran aspal, menjadi solusi yang menjanjikan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas material. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan variasi penambahan limbah plastik pada campuran aspal beton AC-WC, yang meliputi proporsi 0%, 4%, 6%, 8%, 10% dan 15%. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi sifat fisik dan mekanik campuran, termasuk stabilitas, flow, dan ketahanan terhadap deformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah plastik dapat meningkatkan sifat mekanik campuran aspal beton, dengan proporsi tertentu yang memberikan hasil optimal. Diharapkan penelitian ini akan membantu mengelola limbah plastik dan meningkatkan daya tahan dan kinerja lapis aspal beton. Ini juga akan menjadi referensi untuk penelitian lanjut di bidang teknik sipil.
- ItemPERENCANAAN ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS (APILL) PADA PERSIMPANGAN JALAN SURAPATI – JALAPRANG KOTA BANDUNG(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Muhamad Rizal Maulana; Azis Ari Wibowo (Pembimbing)Persimpangan Jalan Surapati – Jalaprang Kota Bandung merupakan titik temu arus lalu lintas dari berbagai arah yang belum dilengkapi dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL). Ketiadaan sinyal lalu lintas pada simpang ini menyebabkan ketidak teraturan arus kendaraan, meningkatnya konflik antar kendaraan, dan menurunnya tingkat keselamatan bagi pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan pemasangan APILL secara efektif untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas pada simpang tersebut. Penelitian ini meliputi survei volume lalu lintas, pengukuran geometrik simpang, serta analisis kinerja simpang menggunakan pedoman PKJI 2023. Dilakukan simulasi kinerja simpang menggunakan perangkat lunak PTV Vissim untuk membandingkan kondisi eksisting dengan kondisi setelah perencanaan APILL. Pada penelitian ini menunjukan bahwa kondisi eksisting simpang mengalami derajat kejenuhan tinggi dan tundaan signifikan pada jam puncak.Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan penerapan APILL yang dirancang sesuai dengan parameter teknis dan kondisi lalu lintas, terjadi peningkatan kinerja simpang yang signifikan. Oleh karena itu, penerapan APILL yang dirancang secara teknis sesuai standar sangat efektif dalam meningkatkan kinerja dan keselamatan simpang.
- ItemSTUDI KOMPARATIF FAKTOR PENENTU ESTIMASI BIAYA ANTARA METODE AHSP 2024, METODE KONTRAKTOR, DAN PENDAPAT PARA AHLI KONSTRUKSI (Studi Kasus Pembangunan Infrastruktur Proyek AHU 1,2,3 PT Kewalram Indonesia)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Yura Auliya Hafizha; Azis Ari Wibowo (Pembimbing)Analisis harga satuan pekerjaan pada estimasi biaya dapat dihitung menggunakan bermacam metode, diantaranya adalah metode AHSP dan metode Kontraktor. Pada Pembangunan Infrastruktur Proyek AHU 1,2,3 PT Kewalram Indonesia metode AHSP menghasilkan estimasi biaya sebesar Rp12,682,822,126.79 sedangkan metode Kontraktor sendiri menghasilkan estimasi biaya sebesar Rp10,530,287,577.77. Selisih antara kedua metode adalah sebesar Rp2,152,534,549.02 dengan hasil dari metode AHSP lebih besar 10% daripada metode kontraktor. Penelitian ini juga mencari tahu faktor apa yang paling mempengaruhi perbedaan harga tersebut penilaian kriteria ditinjau dari harga upah, bahan, peralatan, metode konstruksi, dan juga keuntungan menggunakan metode scoring system analitycal hierarchy process. Hasil metode Tersebut mengatakan bahwa bobot yang paling mempengaruhi adalah keuntungan diikuti dengan bahan, harga upah, peralatan dan terakhir adalah metode konstruksi. Namun pada hasil penelitian dalam metode AHSP faktor yang paling mempengaruhi adalah bahan diikuti metode konstruksi, keuntungan, upah, dan peralatan. Sedangkan pada metode kontraktor faktor yang paling mempengaruhi adalah upah diikuti keuntungan, metode konstruksi, bahan, dan peralatan.