EFEKTIVITAS PENAMBAHAN SERBUK BATA MERAH DALAM STABILISASI TANAH LEMPUNG DI DESA CISARANTEN KEC. CIKADU KAB. CIANJUR

Abstract
Tanah lempung seringkali memiliki sifat-sifat yang kurang menguntungkan untuk konstruksi, seperti plastisitas tinggi dan daya dukung yang rendah. Berdasarkan klasifikasi USCS, tanah lempung dari Desa Cisaranten, Kab. Cianjur, termasuk dalam kategori MH, dengan indeks plastisitas 15.45%, sehingga kurang ideal untuk konstruksi. Dengan berat jenis 2.62, tanah ini memiliki kadar air optimum 24.2% dan densitas kering maksimum 1.56 gr/cm3. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas penggunaan serbuk bata merah sebagai bahan stabilisasi untuk memperbaiki karakteristik tanah lempung tersebut. Melalui serangkaian pengujian laboratorium, penelitian ini mengevaluasi sifat fisik dan mekanik terhadap sampel tanah asli dan sifat mekanik pada sampel campuran dengan berbagai persentase serbuk bata merah. Metode eksperimental digunakan untuk menguji sifat fisik dan mekanik pada tanah asli serta sifat mekanik dari tanah yang telah dicampurkan serbuk bata merah dengan penambahan variasi 0%, 9%, 11%, 12%, dan 13%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR tanah asli adalah 8.75%, sedangkan variasi campuran bata merah optimum didapatkan pada pencampuran 11% serbuk bata merah, dengan mendapat nilai CBR tertinggi mencapai 20.02%. peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) ini menunjukkan bagaimana serbuk bata merah secara signifikan mempengaruhi stabilitas tanah lempung dengan total kenaikan 2.28 kali lebih besar dari nilai CBR tanah asli. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi teknis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas tanah lempung khususnya di Desa Cisaranten, Kec. Cikadu, Kab. Cianjur dan mendukung Pembangunan infrastruktur yang lebih aman dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Description
Keywords
Citation