OPTIMASI PARAMETER MESIN CNC MILLING 4VA 3AXIS UNTUK MEMINIMASI TINGKAT KEKASARAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI (STUDI KASUS: PT XYZ)

dc.contributor.authorArifin, Imam
dc.contributor.authorYani Iriani (Pembimbing)
dc.date.accessioned2026-10-29T07:34:26Z
dc.date.available2026-10-29T07:34:26Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractDalam industri manufaktur proses permesinan merupakan metode yang paling banyak digunakan untuk menghasilkan komponen secara maksimal dengan tingkat kekasaran sesuai dengan yang diinginkan. Kekasaran permukaan produk menjadi tolok ukur yang paling penting karena mempengaruhi beberapa fungsi produk tersebut salah satunya yaitu gesekan permukaan. Semakin halus kekasaran permukaan suatu benda maka gesekan yang terjadi akan semakin kecil. Salah satu aspek kualitas yang menjadi perhatian utama di industri komponen pesawat terbang adalah tingkat kekasaran permukaan komponen. Dari hasil observasi di area DM1100 pada bulan September 2023 ditemukan permasalahan dalam proses pengerjaan order komponen link dimana tingkat kekasaran hasil pengerjaan 30 pieces komponen Link di Mesin CNC Milling 4VA 3 Axis belum memenuhi standar perusahaan yaitu tingkat kekasaran aktual yang dihasilkan sebesar 2.4371 Ra sedangkan standar nominal tingkat kekasaran yang diinginkan perusahaan sebesar 1.6 Ra. Hasil tersebut didapatkan dari parameter putaran spindel 320 Rpm, kecepatan pemakanan 35 mm/min dan kedalaman pemotongan 1 mm. Selama ini dalam menentukan putaran spindel, kecepatan pemakanan dan kedalaman pemakanan pengerjaan komponen pesawat programmer CNC menggunakan range nilai tabel yang umum digunakan pada proses permesinan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kekasaran permukaan dan mendapatkan setting paramater permesinan yang optimal untuk menghasilkan tingkat kekasaran permukaan komponen Link di Mesin CNC Milling 4VA 3 Axis paling minimal. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Metode Taguchi dengan matrik Orthogonal Array L9(3 4 ) dengan 9 kali percobaan, 3 level dan 3 faktor serta 3 kali replikasi. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari putaran spindel, kecepatan pemakanan dan kedalaman pemakanan. Dari hasil penelitian didapatkan faktor yang berpengaruhi terhadap tingkat kekasaran permukaan pengerjaan komponen Link di Mesin CNC Milling 4VA 3 Axis adalah kecepatan pemakanan dan kedalaman pemakanan. Sedangkan faktor putaran spindel tidak berpengaruh terhadap tingkat kekasaran permukaan komponen Link di Mesin CNC Milling 4VA 3 Axis tetapi faktor putaran spindel harus tetap digunakan karena faktor tersebut termasuk kedalam parameter yang wajib digunakan dalam program CNC. Nilai tingkat kekasaran paling minimal pada proses pengerjaan komponen Link di Mesin CNC Milling 4VA 3 Axis diperoleh dari setting parameter putaran spindel 280 Rpm, kecepatan pemakanan 18 mm/menit dan kedalaman pemakanan 0.25 mm dengan rata-rata tingkat kekasaran yang dihasilkan sebesar 1.5068 μm.
dc.identifier.urihttps://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/111343
dc.language.isoother
dc.publisherProgram Studi S1 Teknik Industri
dc.relation.ispartofseries0519204004
dc.titleOPTIMASI PARAMETER MESIN CNC MILLING 4VA 3AXIS UNTUK MEMINIMASI TINGKAT KEKASARAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI (STUDI KASUS: PT XYZ)
Files
Original bundle
Now showing 1 - 5 of 13
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1. Cover.pdf
Size:
1.21 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2. Lembar Pengesahan.pdf
Size:
131.06 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
3. Abstrak.pdf
Size:
259.68 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4. Kata Pengantar.pdf
Size:
192.23 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
5. Daftar Isi.pdf
Size:
201.55 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: