RANCANGAN IMPLEMENTASI LEAN DAN ANALISIS CAPAIAN WAKTU JASA PENGUJIAN PRODUK KERAMIK DENGAN METODE DMADV Studi Kasus di Balai Besar Standardisasi Dan Pelayanan Jasa Industri Keramik Dan Mineral Nonlogam (BBSPJIKMN)

No Thumbnail Available
Date
2024
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Magister Manajemen Universitas Widyatama
Abstract
Laboratorium pengujian produk keramik pada satuan kerja BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam merupakan instansi pemerintah dibawah Kementerian Perindustrian yang sudah menerapkan dan terakreditasi ISO 17025:2017. Dalam pelaksanaan pengujian laboratorium menetapkan standar pelayanan minimum (SPM) dalam melakukan pengujian untuk masing-masing komoditi pengujian. Namun berdasarkan data capaian pengujian masih terdapat keterlambatan hasil pengujian yang dihasilkan. Dari data hasil pengujian tahun 2023 dari total sampel yang di lakukan poengujian masih terdapat keterlambatan waktu pelayanan 41%. Berdasarkan hasil observasi dilapangan terdapat permasalahan pada proses pengujian berupa waste yang mengakibatkan lamanya lead time pada saat pengujian. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis waste pada proses pengujian di BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam. (2) Merancang Implementasi waste reduction dengan metode DMADV untuk menurunkan total waktu jasa (lead time) pada laboratorium BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode DMADV (Define, Measurement, Analize, Design). Dalam analisis nya menggunakan pendekatan kuantitatif lean service melalui Value Stream Mapping, Identifikasi Waste dan perhitungan efisiensi proses pengujian. Hasil penelitian berupa Future State-Value Stream Mapping usulan 1 merupakan optimalisai proses pengujian dengan mereduksi pemborosan yang terjadi dan usulan 2 berupa optimalisasi dilengkapi dengan relayout proses yang memungkinkan uji dilakukan dalam waktu bersamaan. Future State Map usulan 2 merupakan usulan terbaik di liat dari efisiensi proses yang dihasilkan. Hasil dari Future State Map usulan 2 komoditi Ubin keramik dihasilkan dari 51,7 menjadi 64,8%, komoditi refraktori dari 28,5 menjadi 37,25% dan komoditi tableware dari 54,4% menjadi 60,5%. Waktu penerapan direncanakan dalam 6 bulan.
Description
Keywords
Citation
Collections