USULAN SISTEM PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGENDALIKAN KECACATAN PRODUK DENGAN METODE QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) PADA HOME INDUSTRY CIPTA RASA
Loading...
Date
2019
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi S1 Teknik Industri
Abstract
Di dalam era globalisasi, sektor industri memegang peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Kualitas telah menjadi bagian yang sangat penting dalam proses produksi. Strategi yang dapat menjamin kualitas adalah strategi yang mampu menjaga kestabilan proses, sehingga proses dapat dikendalikan dengan tujuan untuk dapat meminimisasi produk cacat sehingga kebutuhan pelanggan akan produk berkualitas dapat dipenuhi. Di Home Industry Cipta Rasa banyak terhadap produk cacat yaitu dalam 2 bulan terakhir pada periode bulan Juli sampai Agustus 2019 sebesar 590 produk cacat. Metode Quality Control Circle (QCC) adalah metode yang dipakai untuk mengatasi masalah tersebut, tujuannya adalah untuk mengendalikan mutu produk dan mengurangi jumlah produk yang mengalami defect. Setelah dilakukan pengamatan pada proses Quality Control didapatkan 7 jenis defect yang sering terjadi adalah adalah Top Seal Bocor dengan jumlah sebanyak 126 dan nilai presentase sebesar 21%. Untuk jumlah komplain konsumen terbesar kedua adalah Top Seal Meleleh dengan jumlah sebesar 115 dan nilai presentase sebesar 20%. Jumlah jumlah rejetc terbesar ketiga adalah Top Seal Keriput dengan jumlah sebesar 114 dan nilai presentase sebesar 19%. Jumlah rejetc terbesar keempat adalah Penyok dengan jumlah reject sebesar 75 dan nilai presentase sebesar 13%. Jumlah rejetc kelima adalah Tidak Merekat Semepurna dengan jumlah sebesar 61 dan nilai presentase sebesar 10%. Diikuti jumlah rejetc keenam adalah Pecah dengan jumlah sebesar 52 dan nilai presentase sebesar 9% dan jumlah rejetc ketujuh adalah Kembung dengan jumlah sebesar 46 dan nilai presentase sebesar 9%. Usulan perbaikan kualitas produk untuk mengurangi tingkat defect yaitu memberikan pelatihan, melakukan pengawasan, dan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP). Dengan mempertimbangkan perbaikan tindakan yang diusulkan, perusahaan diharapkan mampu untuk meningkatkan kapabilitas proses produksi.