ANALISIS PENGGUNAAN GAYA BAHASA HIPERBOLA DALAM ALBUM JEPANG “POWER OF LOVE” SEVENTEEN

Abstract
Bahasa merupakan salah satu simbol komunikasi untuk mengekspresikan apa yang ada di dalam pikiran dan perasaan. Peran bahasa sangat penting di kehidupan sehari-hari maupun di dalam sebuah karya sastra, salah satunya adalah lirik lagu. Dalam sebuah lirik lagu, sering sekali penciptanya menggunakan gaya bahasa untuk menciptakan keindahan estetika kalimat dan memperhebat makna yang disampaikan di dalamnya. Salah satu gaya bahasa yang sering digunakan dalam lirik lagu adalah gaya bahasa hiperbola. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna dan jenis makna konotatif apa yang ada di dalam gaya bahasa hiperbola yang digunakan pada lirik lagu dalam album berbahasa Jepang Power Of Love dari Seventeen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deksriptif kualitatif dan teknik simak catat. Penulis mendapatkan data peneltian yang bersumber dari tiga lagu dalam album berbahasa Jepang Power Of Love milik boygroup Seventeen dengan total data yang ditemukan berjumlah 10 data. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dari 10 data gaya bahasa hiperbola pada lirik lagu dalam album Jepang Power Of Love milik Seventeen ini ditemukan memiliki makna yang tersirat di dalamnya dan jenis maknanya. Data-data yang ditemukan, dianalisis berdasarkan teori Sitompul pada tahun 2014 yang penulis jadikan sebagai landasan teori dalam menganalisis penelitian ini. Gaya bahasa hiperbola yang digunakan dalam lirik dari ketiga lagu menjadi suatu materi penulisan untuk memberikan penekanan makna tertentu terhadap hal-hal yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu, memperkuat kesan bagi pendengar atau pun pembaca terhadap suatu perasaan dan peristiwa serta memperindah bentuk kalimat yang disampaikan.
Description
Keywords
Citation