PERAN MOTIVASI BERPRESTASI DALAM MEMODERASI HUBUNGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT (POS) DAN PERCEIVED SUPERVISOR SUPPORT (PSS) TERHADAP LEADERSHIP READINESS PADA LEVEL KEPEMIMPINAN (GROUP LEADER – MANAGER) DI PT XYZ
Loading...
Date
2026
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Magister Management
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran motivasi berprestasi dalam memoderasi hubungan antara perceived organizational support dan perceived supervisor support terhadap leadership readiness pada level kepemimpinan (Group Leader–Manager) di PT XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert lima poin dari 89 responden yang dipilih menggunakan teknik near census. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support berpengaruh positif dan signifikan terhadap leadership readiness, sedangkan perceived supervisor support tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Motivasi berprestasi tidak terbukti memoderasi hubungan antara perceived organizational support dan leadership readiness maupun antara perceived supervisor support dan leadership readiness. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesiapan kepemimpinan di PT XYZ lebih banyak dibentuk oleh dukungan organisasi yang bersifat, dibandingkan oleh dukungan supervisor secara langsung. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian leadership readiness dengan menegaskan bahwa dukungan organisasi memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan dukungan supervisor dalam konteks manufaktur. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk mentransformasi strategi pengembangan kepemimpinan dengan memprioritaskan penyediaan sumber daya karier yang konkret, mereposisi peran atasan sebagai fasilitator umpan balik atas pengalaman peran, serta menyelenggarakan program berbasis simulasi strategis untuk mengasah kepercayaan diri dan ketahanan karyawan dalam menghadapi tekanan kerja yang kompleks.