Industrial Engineering - Bachelor
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Industrial Engineering - Bachelor by Author "AL Ghaffar, Khairul Imam"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemPENERAPAN KAIZEN PLAN, DO, CHECK, ACTION (PDCA) UNTUK MENURUNKAN BERAT SLUDGE CAKE (STUDI KASUS: IPAL PT NISSHINBO INDONESIA)(Program Studi S1 Teknik Industri, 2023) AL Ghaffar, Khairul Imam; Muchammad Fauzi (Pembimbing)PT Nisshinbo Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang terletak di Kota Cimahi, Jawa Barat. PT Nisshinbo Indonesia bergerak pada bidang tekstil dengan produk yaitu hasil pengolahan kain grey yang siap diolah menjadi berbagai jenis bahan pakaian. Penelitian ini dilakukan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah di PT Nisshinbo Indonesia, objek yang diteliti mengenai limbah padat B3 (sludge cake). Permasalahan yang terjadi yaitu terletak pada pengolahan sludge cake yang termasuk kedalam limbah B3. Sludge merupakan hasil endapan clarifier water treatment, clarifier kimia limbah dan clarifier biologi limbah. Sludge yang sudah dikumpulkan kemudian dikentalkan pada proses sludge thickening, lalu sludge tersebut diproses dengan cara dewatering sludge menggunakan mesin screw press dan menghasilkan sludge cake. Sludge cake yang dihasilkan pada periode 2021 mengalami overload sebesar 108.8 Ton. Overload tersebut terjadi disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan (cuaca yang tidak menentu), faktor material (permintaan meningkat), faktor metode (tidak ada perbaikan secara rutin pada mesin dewatering sludge) dan faktor mesin (tidak ada mesin yang dapat mengatasi overload sludge cake). Biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam penanganan sludge cake juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.680.000.000. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi penyebab terjadinya overload sludge cake, menerapkan prinsip kaizen sebagai upaya perbaikan untuk mengurangi berat sludge cake dan melakukan analisis dampak positif yang didapat bagi perusahaan setelah melakukan perbaikan. Dampak positif tersebut merupakan penuruan nilai berat sludge cake dan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dalam penanganan limbah padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Plan, Do, Check, and Action (PDCA). Hasil dari penelitian ini yaitu penurunan berat sludge cake sebesar 87,1% setelah melakukan kaizen dengan pengadaan mesin dryer sludge cake. Nilai tersebut merupakan penurunan berat sludge cake dari periode 2021 sebesar 4.365,5 Ton dibandingkan dengan periode 2022 sebesar 594,4 Ton. Dari segi biaya pengolahan limbah sludge cake yang harus dikeluarkan oleh PT Nisshinbo Indonesia semula bernilai Rp. 65.482.500.000 pada periode 2021 menjadi Rp. 8.916.037.500 pada periode 2022. Dari hasil penerapan kaizen dengan metode PDCA melalui pengadaan mesin dryer sludge cake terbilang cukup efisien untuk mengatasi permasalahan terkait berat sludge cake yang dialami PT Nisshinbo Indonesia.