ANALISIS MAKNA KONTEKSTUAL ONOMATOPE GISEIGO DAN GIONGO DALAM MANGA “CHAINSAW MAN” KARYA TATSUKI FUJIMOTO
Loading...
Date
2025
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Bahasa Jepang S1
Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaplikasian onomatope bahasa Jepang yaitu onomatope giseigo dan giongo ke dalam sebuah manga berjudul Chainsaw Man karya Tatsuki Fujimoto. Onomatope merupakan suatu elemen linguistik yang gunanya untuk menirukan bunyi maupun suara yang dihasilkan oleh makhluk hidup atau benda mati. Dalam sebuah manga, onomatope berperan penting dalam memperkaya ekspresi karakter maupun untuk memperjelas suasanan atau keadaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk engidentifikasi contoh onomatope giseigo dan giongo yang muncul dalam manga Chainsaw Man beserta menganalisis makna kontekstualnya. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan padan referensial. Data – data dikumpulkan dari manga berjudul Chainsaw Man volume 1, lebih tepatnya dari chapter 1 sampai 3 dengan teknik simak dan catat yang kemudian dianalisis berdasarkan teori onomatope dari Haruhiko Kindaichi dan teori makna kontekstual dari Abdul Chaer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam manga Chainsaw Man volume 1 chapter 1 sampai 3 terdapat berbagai onomatope giseigo dan giongo yang digunakan untuk menggambarkan suara karakter, aksi, serta atmosfer cerita. Beberapa onomatope memiliki makna kontekstual yang berbeda dari makna leksikalnya, tergantung dengan situasi maupun emosi yang ingin disampaikan oleh pengarang manga. Oleh karena itu, onomatope tidak hanya berfungsi sebagai representasi suara, tetapi juga sebagai alat untuk memperkuat cerita yang ingin dibawakan. Penulis berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik, terutama dalam memahami peran onomatope dalam bahasa Jepang serta membantu pemelajar bahasa Jepang dalam mengenali dan memahami penggunaan onomatope dengan baik dan benar.