PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI AYAM BROILER DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX DI CV SARANA JOYA
No Thumbnail Available
Date
2023
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi S1 Teknik Industri
Abstract
CV Sarana Joya merupakan perusahaan dibidang distribusi ayam broiler yang mengalami kenaikan biaya pengiriman pada tahun 2022 sebesar Rp29.647.344 yang awalnya pada tahun 2021 sebesar Rp28.188.328, kenaikan biaya pengiriman ini disebabkan belum adanya rute pengiriman optimal, karena masih mengandalkan intuisi sopir tanpa mempertimbangkan jarak tempuh sehingga biaya pengiriman yang dikeluarkan mengalami kenaikan. Saat ini CV Sarana Joya memiliki 12 konsumen, yaitu: Banjar, Sadananya, Sukadana, Rancah, Jakarta, Majalengka, Kertasari, Cikurubuk, Pasar Ciamis, Buniseuri, Cisaga, dan Cijeungjing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan rute pengiriman agar mampu menghasilkan penghematan jarak, waktu dan biaya. Metode yang digunakan adalah metode saving matrix, yang meliputi metode nearest neighbor dan fartheast insert. Saving matrix digunakan untuk menentukan kelompok rute dari permintaan sesuai kapasitas armada pengirim, kendaraan yang digunakan adalah mobil truk colt diesel kapasitas 3 ton. Nearest neighbor digunakan untuk mencari lokasi terdekat dari depot, sedangkan farthest insert untuk menentukan lokasi konsumen terjauh dari depot. Setelah menggunakan metode saving matrix didapatkan 4 kelompok rute pengiriman yaitu Majalengka - Jakarta, Buniseuri – Cisaga - Banjar, Sadananya - Pasar Ciamis - Cikurubuk, Sukadana – Rancah – Cijeungjing – Kertasari. Rute tersebut diolah kembali menggunakan metode nearest neighbor dan farthest insert. Nearest neighbor menempuh jarak 774 km dan farthest insert 852 km. Dari kedua metode tersebut yang menghasilkan penghematan minimum adalah metode nearest neighbor, dengan biaya pengiriman sebesar Rp1.571.692 dari yang semula sebesar Rp3.518.494, kemudian jarak yang tempuh sebesar 774 km dari yang semula sebesar 1.131 km, dan waktu pengiriman dengan metode usulan adalah 21 jam 8 menit yang awalnya 33 jam. Dengan menggunakan metode nearest neighbor, perusahaan dapat menghemat biaya pengiriman sebesar Rp1.946.802 atau 55%, waktu yang diperoleh menghemat 6 jam 45 menit atau 20%, serta menghemat jarak tempuh pengiriman sebesar 357 km atau 32% lebih pendek dibandingkan dengan total jarak tempuh existing.