PROSEDUR PELAKSANAAN PENILAIAN PRESTASI KERJA PADA PT. MULTI GARMEN JAYA BANDUNG
No Thumbnail Available
Date
2006
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Widyatama
Abstract
Nia Kurniasih, “Prosedur Pelaksanaan Penilaian Prestasi Kerja Karyawan pada
PT. Multi Garmen Jaya Bandung”, dibawah bimbingan Tendi Haruman
PT. Multi Garmen Jaya Bandung dalam melakukan Pendidikan dan
pelatihan pegawai, membutuhkan biaya besar, tetapi biaya ini merupakan
investasi jangka panjang bagi perusahaan dibidang personal, karena pegawai yang
cakap dan terampil akan dapat bekerja lebih efisien dan efektif.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi kasus, yang
berkaitan dengan Prosedur Pelaksanaan Pemberian Insentif Karyawan Pada PT.
Multigarmen Jaya Bandung. Untuk mendapatkan data-data dalam penyusunan
laporan praktek kerja ini, penulis menggunakan, metode deskriptif.
Teknik-teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah sebagai
berikut : Studi Kepustakaan, Studi Lapangan sedangkan teknik pengumpulan data
dengan menggunakan : Wawancara, Observasi
Hasil kerja praktek yang penulis lakukan tentang Prosedur Pelaksanaan
Penilaian Prestasi kerja Kayawan PT. Multi Garmen Jaya Bandung, antara lain :
Tentang Asas dan Tujuan Penilaian Prestasi Kerja Karyawan, Penilaian, Periode
Penilaian, Formulir Rencana Sasaran Kerja Karyawan, Formulir Penilaian, Tata
Cara Penilaian Prestasi Kerja Karyawan, Metode Penilaian, Kriteria Faktor
Penilaian Prestasi Kerja Karyawan.
Hasil penilaian prestasi kerja karyawan PT. Multi Garmen Industri
Bandung yang dilakukan oleh pejabat penilai diambil nilai rata-rata 5 – 6 (Cukup)
sedangkan nilai 1 – 4 (Kurang) bisa memperoleh kenaikan nilai yaitu menjadi
cukup aslkan karyawan tersebut mau berusaha lebih baik lagi dalam bekerja dan
memperoleh kecakapan dari faktor-faktor yang dinilai.
Untuk memperoleh nilai 7 – 8 (Baik) dan nilai 9 – 10 (Sangat Baik) akan
sangat sulit didapat oleh karyawan PT. Multi Garmen Industri Bandung karena
nilai tersebut selain dinilai langsung oleh pejabat penilai juga harus melaporkan
terlebih dahulu kepada Dewan Direksi PT. Multi Garmen Industri Bandung, maka
pejabat penilai mengambil nilai rata-rata dari hasil penilaian yakni 5 – 6 (Cukup).
Hambatan-hambatan yang Dihadapi pada adanya keterlambatan dalam
penyampaian/pelaporan hasil Penilaian Prestasi Kerja Karyawan serta Kriteria
Penilaian yang Tidak Diisi sedangkan usaha yang dilakukan untuk mengatasi
keterlambatan atas penyampaian / pelaporan hasil penilaian yaitu sub bidang
sumber daya manusia akan berkoordiansi dengan unit bidang tata usaha untuk
menyampaikan ke pejabat penilai yang bersangkutan, dengan cara ditegur atau
diingatkan yang sifatnya penting, karena sewaktu-waktu karyawan yang dinilai
akan menanyakan secara detail tentang nilai yang di dapatnya.
Adapun kesimpulan yang penulis kemukakan yaitu : Prosedur Pelaksanaan
Penilaian Prestasi Kerja Karyawan di PT. Multi Garmen Jaya Bandung, sudah
berjalan dengan baik, penilaian yang dilakukan bisa bersifat formal dan informal d
penilaian Prestasi Kerja di PT. Multi Garmen Jaya Bandung diperlukan untuk
lebih memotivasi karyawan untuk menghilangkan kemerosotan kinerja
Description
Keywords
Peniaian Prestasi Kerja