PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN KARTU PERDANA MENTARI PADA PT. INDOSAT BANDUNG
No Thumbnail Available
Date
2006
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama
Abstract
PT. Indosat Bandung adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang
telekomunikasi, PT Indosat Bandung mempunyai misi untuk menyediakan
layanan telekomunikasi seluler yang mempunyai kualitas yang baik. Seiring
dengan perkembangan zaman perusahaan selalu berusaha mencari cara untuk
meningkatkan penjualannya. Karena kondisi persaingan yang semakin ketat maka
perusahaan berusaha untuk menerapkan saluran distribusi yang baik dan tepat
agar dapat meningkatkan volume penjualan.
Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah untuk
mengetahui bentuk saluran distribusi yang digunakan oleh PT. Indosat Bandung,
untuk mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam memilih saluran
distribusi pada PT. Indosat Bandung, dan untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh saluran distribusi terhadap peningkatan volume penjualan pada PT.
Indosat Bandung.
PT. lndosat Bandung dalam menyalurkan produknya menggunakan dua
tingkat perantara yaitu pedagang besar (dealer) dan pengecer (outlet). Adapun
faktor-faktor yang dipertimbangkan adalah 'sifat konsumen, sifat produk, sifat
perantara, sifat pesaing, dan sifat perusahaan. Analisis koefisien korelasi hasil
perhitungan menunjukkan bahwa koefisien korelasi r = 0,92 yang berarti terdapat
hubungan yang sangat kuat dan bersifat searah antara jumlah dealer dengan
volume penjualan kartu perdana mentari pada PT lndosat Bandung. Analisis
determinasi hasil perhitungannya menunjukkan bahwa peningkatan volume
penjualan dipengaruhi oleh jumlah dealer sebesar 84,64 %, sedangkan sisanya
15,36 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.
Berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis dapat dilihat bahwa t hitung
(4,066) > t tabel (2,353), artinya t hitung berada pada daerah penerimaan, maka
Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga hipotesis yang diajukan yaitu "Jika jumlah
perantara (dealer) pada saluran distribusi ditambah dengan konsekuensi biaya
saluran distribusi meningkat, maka volume penjualan akan meningkat" dapat
diterima.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tersebut, penulis
menyimpulkan bahwa PT. Indosat Bandung telah melaksanakan kebijakan saluran
distribusi yang tepat berkat kerja sama dari semua perantara yang ada.