ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HIRADC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT & DETERMINING CONTROL) DI BAGIAN PRODUKSI BAHAN KAYU CV X

Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri, terutama di sektor yang berisiko tinggi seperti pengolahan kayu. Di CV X, terdapat 36 insiden kecelakaan kerja tahun 2024 berdasarkan data internal perusahaan kekhawatiran mengenai tingginya angka kecelakaan kerja yang dapat mengancam keselamatan karyawan dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bagian produksi bahan kayu CV X, dengan fokus pada identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yang melibatkan observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 32 sumber bahaya dari 10 aktivitas yang teridentifikasi, yang dikelompokkan menjadi bahaya mekanik, fisik, ergonomis, dan kimia. Dari hasil penilaian risiko, ditemukan sebanyak 10 risiko (29,41%) tergolong tinggi, 11 risiko (32,35%) sedang, dan 13 risiko (38,24%) rendah. Risiko tinggi terutama terkait dengan penggunaan mesin berkecepatan tinggi dan paparan debu, yang dapat menyebabkan cedera serius dan gangguan kesehatan jangka panjang. Rekomendasi pengendalian risiko yang diusulkan mencakup peningkatan sistem pengamanan mesin (guarding), penguatan pengendalian administratif, dan optimalisasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan sistem K3 yang komprehensif di CV X untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif. Dari hasil penelitian ini, disarankan agar CV X menerapkan sanksi tegas bagi operator yang mengabaikan penggunaan APD dan prosedur administratif, serta meningkatkan program pelatihan K3 secara rutin. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan studi longitudinal guna mengevaluasi dampak penerapan rekomendasi pengendalian risiko terhadap angka kecelakaan kerja dan kesehatan karyawan dalam jangka panjang.
Description
Keywords
Citation