ANALISIS KETERLAMBATAN PENGIRIMAN BARANG DENGAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus: PT Telkom Indonesia Witel Bandung)

dc.contributor.authorDewanti, Dwi Widya
dc.contributor.authorSetijadi (Pembimbing)
dc.date.accessioned2026-10-21T02:44:33Z
dc.date.available2026-10-21T02:44:33Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractTelkom Witel Bandung merupakan salah satu cabang dari PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk yang bergerak di bidang jasa layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Telkom Witel Bandung memiliki berbagai divisi, salah satunya yaitu Divisi Logistik dan General Support. Tugas divisi tersebut berfokus pada kegiatan pemeriksaan, pelaksanaan, pelaporan logistik, pengelolaan sarana dan prasarana, serta melakukan kegiatan pendistribusian barang ke 12 lokasi STO yang dinaungi oleh Telkom Witel Bandung. Namun dalam pelaksanaan pendistribusian, proses pengiriman tidak selalu berjalan dengan lancar yang dimana terdapat kendala dalam proses pengiriman tersebut. Hal ini menyebabkan keterlambatan pengiriman barang. Total keterlambatan pengiriman barang pada bulan Oktober 2021 hingga September 2022 yaitu sebanyak 26 kali. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor penyebab keterlambatan, dan memberikan usulan solusi perbaikan proses pengiriman. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve & Control (DMAIC). DMAIC merupakan metode yang dapat menganalisis proses pengiriman barang, mengidentifikasi penyebab keterlambatan dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman barang sehingga dapat meningkatkan kualitas proses pengiriman barang. Berdasarkan hasil dari penelitian dengan menggunakan pendekatan DMAIC dapat diketahui bahwa yang menyebabkan keterlambatan pengiriman barang yaitu vendor salah kirim barang, pemberkasan yang lama, permintaan barang yang mendadak, vendor terlambat mengirim barang, dan karyawan kurang fokus. Di antara kelima penyebab tersebut, vendor salah kirim barang merupakan penyebab utama terjadinya keterlambatan. Terdapat 3 faktor penyebab vendor salah kirim barang yaitu metode, material, dan manusia. Usulan perbaikan untuk meminimalkan keterlambatan yaitu memperbarui prosedur pemesanan barang yang lebih teratur, mencatat kebutuhan alat tulis kantor dan barang kebutuhan lainnya agar tidak terjadi kehabisan stok yang tidak terduga. mengecek berkas formulir pemesanan barang, karyawan diharapkan lebih fokus dalam bekerja, dan menerapkan Standard Operational Procedure (SOP) dalam melakukan pemesanan barang kebutuhan kantor.
dc.identifier.urihttps://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/111284
dc.language.isoother
dc.publisherProgram Studi S1 Teknik Industri
dc.relation.ispartofseries0519101020
dc.titleANALISIS KETERLAMBATAN PENGIRIMAN BARANG DENGAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus: PT Telkom Indonesia Witel Bandung)
dc.typeThesis
Files
Original bundle
Now showing 1 - 5 of 14
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1. Cover.pdf
Size:
64.91 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2. Lembar Pengesahan.pdf
Size:
70.04 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
3. Surat Pernyataan.pdf
Size:
56.54 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4. Abstrak.pdf
Size:
262.22 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
5. Kata Pengantar.pdf
Size:
466.14 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: