PERANAN BREAKEVEN DALAM MENENTUKAN KUOTA PRODUKSI BUSA DAN SPRING BED DI PT ZYX CIMAREME
No Thumbnail Available
Date
2014
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Widyatama
Abstract
Sekarang ini persaingan semakin kuat dan ketat, hal ini disebabkan
dikarenakan konsumen khawatir terhadap kenaikan dolar US yang tidak stabil.
Hal ini mengharuskan perusahaan lebih berhati – hati dalam mengatur strategi
manajemennya. Salah satu strategi tersebut adalah dengan memprediksi di titik
mana perusahaan dapat menutup seluruh biaya supaya kinerja perusahaan tetap
terjaga dan stabil. Analisis break-even dalam suatu perusahaan adalah sesuatu hal
yang tidak dapat dipisahkan. Melalui analisis break-even, dapat memprediksikan
kuota produksi yang akan diproduksi untuk menutupi seluruh biaya yang
dikeluarkan. Dalam persaingan usaha yang ketat sekarang, break-even membantu
perusahaan dalam menentukan kuota produksi supaya dapat tetap menstabilkan
kinerja perusahaan.
Metode penelitian ini menggunakan metode komparatif dan metode
kausalitas. Populasi yang digunakan adalah laporan keuangan PT ZYX tahun
1979 – 2012, sedangkan yang dijadikan sampel adalah laporan keuangan PT ZYX
tahun 2011-2012. Alat analisis statistik yang digunakan berupa uji t, kolerasi, dan
koefisien determinasi yang pengolahannya dilakukan dengan bantuan program
SPSS.
Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa variabel break-even
dalam menentukan kuota produksi memiliki perbedaan. Berdasarkan uji hipotesis
dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% hasil uji t, didapat bahwa besarnya
break-even dalam menentukan kuota produksi memiliki perbedaan yang
signifikan, karena nilai thitung > ttabel artinya thitung berada di daerah penolakan. Ho
menunjukan adanya perbedaan yang signifikan dari variabel break-even dalam
menentukan kuota produksi. Untuk pengujian hipotesis tidak terdapat peranan
yang signifikan dari variabel break-even terhadap kuota produksi memiliki
hubungan positif dengan keeratan hubungan yang rendah. Berdasarkan koefisien
kolerasi, didapat bahwa break-even memiliki peranan terhadap kuota produksi.
Description
Keywords
Break-even, Kuota Produksi, Production Quotas