PENERAPAN KAIZEN PLAN, DO, CHECK, ACTION (PDCA) UNTUK MENURUNKAN BERAT SLUDGE CAKE (STUDI KASUS: IPAL PT NISSHINBO INDONESIA)

dc.contributor.authorAL Ghaffar, Khairul Imam
dc.contributor.authorMuchammad Fauzi (Pembimbing)
dc.date.accessioned2026-10-22T04:30:10Z
dc.date.available2026-10-22T04:30:10Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractPT Nisshinbo Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang terletak di Kota Cimahi, Jawa Barat. PT Nisshinbo Indonesia bergerak pada bidang tekstil dengan produk yaitu hasil pengolahan kain grey yang siap diolah menjadi berbagai jenis bahan pakaian. Penelitian ini dilakukan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah di PT Nisshinbo Indonesia, objek yang diteliti mengenai limbah padat B3 (sludge cake). Permasalahan yang terjadi yaitu terletak pada pengolahan sludge cake yang termasuk kedalam limbah B3. Sludge merupakan hasil endapan clarifier water treatment, clarifier kimia limbah dan clarifier biologi limbah. Sludge yang sudah dikumpulkan kemudian dikentalkan pada proses sludge thickening, lalu sludge tersebut diproses dengan cara dewatering sludge menggunakan mesin screw press dan menghasilkan sludge cake. Sludge cake yang dihasilkan pada periode 2021 mengalami overload sebesar 108.8 Ton. Overload tersebut terjadi disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan (cuaca yang tidak menentu), faktor material (permintaan meningkat), faktor metode (tidak ada perbaikan secara rutin pada mesin dewatering sludge) dan faktor mesin (tidak ada mesin yang dapat mengatasi overload sludge cake). Biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam penanganan sludge cake juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.680.000.000. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi penyebab terjadinya overload sludge cake, menerapkan prinsip kaizen sebagai upaya perbaikan untuk mengurangi berat sludge cake dan melakukan analisis dampak positif yang didapat bagi perusahaan setelah melakukan perbaikan. Dampak positif tersebut merupakan penuruan nilai berat sludge cake dan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dalam penanganan limbah padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Plan, Do, Check, and Action (PDCA). Hasil dari penelitian ini yaitu penurunan berat sludge cake sebesar 87,1% setelah melakukan kaizen dengan pengadaan mesin dryer sludge cake. Nilai tersebut merupakan penurunan berat sludge cake dari periode 2021 sebesar 4.365,5 Ton dibandingkan dengan periode 2022 sebesar 594,4 Ton. Dari segi biaya pengolahan limbah sludge cake yang harus dikeluarkan oleh PT Nisshinbo Indonesia semula bernilai Rp. 65.482.500.000 pada periode 2021 menjadi Rp. 8.916.037.500 pada periode 2022. Dari hasil penerapan kaizen dengan metode PDCA melalui pengadaan mesin dryer sludge cake terbilang cukup efisien untuk mengatasi permasalahan terkait berat sludge cake yang dialami PT Nisshinbo Indonesia.
dc.identifier.urihttps://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/111304
dc.language.isoother
dc.publisherProgram Studi S1 Teknik Industri
dc.relation.ispartofseries0520123002
dc.titlePENERAPAN KAIZEN PLAN, DO, CHECK, ACTION (PDCA) UNTUK MENURUNKAN BERAT SLUDGE CAKE (STUDI KASUS: IPAL PT NISSHINBO INDONESIA)
dc.typeThesis
Files
Original bundle
Now showing 1 - 5 of 15
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1. COVER.pdf
Size:
18.2 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2. Lembar Pengesahan.pdf
Size:
1.01 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
3. Surat Pernyataan.pdf
Size:
951.77 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4. Abstrak.pdf
Size:
416.09 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
5. Kata Pengantar.pdf
Size:
460.5 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: