ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI SUKU CADANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE NEAREST NEIGHBOUR DAN METODE SAVING MATRIX (STUDI KASUS: PT. XYZ BEKASI))
Loading...
Date
2025
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi S1 Teknik Industri
Abstract
Distribusi suku cadang merupakan aktivitas penting dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan industri. PT XYZ sebagai distributor suku cadang menghadapi permasalahan dalam sistem distribusi yang belum efisien, ditandai dengan tingginya biaya operasional, jarak tempuh yang panjang, serta tingginya tingkat keterlambatan pengiriman. Sistem distribusi yang digunakan saat ini menghasilkan total jarak tempuh sebesar 218,1 km dengan biaya distribusi mencapai Rp 18.750.000 selama enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem distribusi yang berjalan, menentukan rute distribusi yang lebih efisien menggunakan metode Nearest Neighbour dan Saving Matrix, serta membandingkan kedua metode tersebut guna mengidentifikasi solusi terbaik dalam mengurangi biaya operasional dan total jarak tempuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem (VRP) dengan mempertimbangkan keterbatasan armada distribusi. PT XYZ menggunakan dua unit kendaraan jenis Daihatsu Grand Max berkapasitas angkut maksimum 1 ton (907,185 kg) per kendaraan. Data yang digunakan meliputi jarak antar lokasi, permintaan pelanggan, kapasitas kendaraan, serta biaya operasional distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Nearest Neighbour menghasilkan total jarak tempuh distribusi sebesar 106 km dengan kebutuhan bahan bakar sebesar 8,48 liter per minggu, yang setara dengan biaya sebesar Rp 84.800. Sementara itu, metode Saving Matrix menghasilkan total jarak tempuh 122,4 km dengan kebutuhan bahan bakar sebesar 9,79 liter atau setara dengan biaya Rp 97.920. Kedua metode berhasil membentuk rute distribusi yang sesuai dengan kapasitas maksimal kendaraan. Berdasarkan hasil perbandingan, metode Nearest Neighbour dinilai lebih efisien dan diusulkan sebagai metode optimal untuk sistem distribusi PT XYZ.