GAIRAIGO DALAM MANGA DETECTIVE CONAN VOLUME 97 DAN VOLUME 98 (Kajian Morfosemantik)

Abstract
Gairaigo merupakan jenis kosakata dalam bahasa Jepang yang mengalami fenomena penyerapan kata dari bahasa asing. Gairaigo tidak bisa langsung digunakan seperti bahasa asalnya, tetapi perlu disesuaikan terlebih dahulu dengan mengalami pembentukan kata dan penyesuaian bunyi sehingga menjadi sebuah kata yang baru. Terkadang, sebuah kata yang baru dapat mengalami perubahan makna, namun ada pula kosakata gairaigo yang memiliki makna sama dengan kosakata asalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan kata serta mendeskripsikan makna yang timbul pada gairaigo dalam manga Detective Conan volume 97 dan volume 98. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan morfologi dan semantik. Teori yang diterapkan pada penelitian ini adalah teori tentang pembentukan kata yang dikemukakan oleh Tsujimura (2000) dan teori makna kontekstual yang dikemukakan oleh Pateda (2001). Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar berupa teknik simak bebas libat cakap dan teknik lanjutan berupa teknik catat. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode padan. Adapun metode padan yang diterapkan adalah metode translasional dengan alat penentunya berupa bahasa lain. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan proses pembentukan kata berupa affixation sebanyak 8 data, compounding sebanyak 15 data, clipping sebanyak 12 data, sedangkan borrowing ditemukan sebanyak 15 data. Jika dianalisis dari segi makna, dapat diketahui bahwa tidak semua gairaigo dapat mengalami perubahan makna, ada banyak sekali gairaigo yang memiliki makna sama dengan kosakata asalnya. Pada sumber data ditemukan 47 data gairaigo yang memiliki makna sama dengan bahasa asalnya. Sedangkan kosakata gairaigo yang mengalami perubahan makna hanya ditemukan sebanyak 3 data.
Description
Keywords
Citation