ANALISIS POSTUR KERJA KARYAWAN DENGAN METODE RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT DI PT TELKOM INDONESIA WITEL BANDUNG
Loading...
Date
2023
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi S1 Teknik Industri
Abstract
PT Telkom Indonesia Witel Bandung merupakan perusahaan yang menggunakan komputer dan laptop sebagai alat bantu utama dalam bekerja. Dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, terdapat beberapa keluhan rasa sakit yang dirasakan oleh karyawan yaitu sakit pada bagian punggung (61,9%), pinggang (42,9%), leher bawah (42,9%), leher atas (33,3%), bahu kanan (28,6%), dan bahu kiri (19%). Faktor yang mempengaruhi hal tersebut disebabkan terdapat fasilitas yang kurang mendukung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang dikeluhkan oleh karyawan dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM), menentukan tingkat risiko ergonomi pada karyawan dengan menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimalkan tingkat risiko ergonomi yang disebabkan oleh gangguan keluhan nyeri pada karyawan. Hasil identifikasi dengan Nordic Body Map (NBM) menunjukkan bahwa keluhan yang teridentifikasi berdasarkan skala prioritas dengan kumulatif sebesar 81,6% yang terdiri dari 22 jenis keluhan karyawan yang teridentifikasi yaitu keluhan pada leher, bahu, lengan, punggung, pinggang, bokong, pantat, siku, pergelangan tangan, tangan, paha, dan lutut. Berdasarkan klasifikasi tingkat risiko dengan menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) menghasilkan sebanyak 97% karyawan berisiko tinggi dan 3% tidak berisiko. Penyebab tingginya risiko timbulnya keluhan nyeri pada karyawan yaitu kurangnya kesadaran akan penerapan ergonomi kerja yang benar, dan fasilitas kerja belum memadai seperti: kursi, monitor, mouse, keyboard, dan meja kerja. Usulan perbaikan yaitu dengan penambahan atau memperbaharui fasilitas yang digunakan karyawan seperti: kursi yang dapat diatur sesuai dengan kebutuhan karyawan, stand holder dalam penggunaan laptop, mouse dengan menggunakan sistem wireless, menambahkan mouse, keyboard eksternal pada pengguna laptop, menggunakan meja yang cukup tempat untuk menata posisi yang paling nyaman, perbaikan postur kerja duduk dalam penggunaan komputer ataupun laptop, melakukan stretching disaat mulai merasakan kelelahan dan perlu adanya sosialisasi ergonomi kantor mengenai pentingnya memperhatikan ergonomi dalam bekerja.