ANALISIS PENYEBAB DEFECT PADA PRODUKSI PART CORPS AVANT DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DI PT X
| dc.contributor.author | Alfinda, Firya Fitrifadhila | |
| dc.contributor.author | Arief Rahmana (Pembimbing) | |
| dc.date.accessioned | 2026-11-04T03:57:28Z | |
| dc.date.available | 2026-11-04T03:57:28Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Industri manufaktur memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia salah satunya industri manufaktur aerospace yang dituntut untuk menjaga standar kualitas yang tinggi. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah jumlah rata-rata defect sebesar 10,2%, melebihi standar yang ditetapkan ISO 9001:2008 sebesar 5% yang terjadi pada produksi part Corps Avant di PT X dimana perusahaan mengalami penurunan keuntungan akibat defect. Dari produksi 175 pcs, keuntungan yang seharusnya diperoleh sebesar 40% ($832,13) menurun sebesar 13% ($108,18) karena harus menanggung biaya produksi ulang. Jika kondisi ini terus terjadi hingga produksi 1000 pcs, maka akan berdampak pada penurunan keuntungan perusahaan, depresiasi mesin, cycle time lebih lama, karyawan diharuskan lembur, menghambat produksi part lain, hingga menyebabkan domino effect. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis defect yang paling sering terjadi, menganalisis akar penyebabnya, serta mengusulkan solusi perbaikan untuk mengurangi defect. Metode yang digunakan merupakan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara kepada informan serta observasi lapangan dalam menyusun Fault Tree Analysis (FTA). Sementara pendekatan kuantitatif menggunakan metode perhitungan probabilitas pada Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar masalah dari setiap penyebab defect. Data diperoleh melalui wawancara dengan operator dan inspektur quality control serta dokumentasi produksi periode September 2024 hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis defect paling dominan adalah dimensi tidak sesuai dan visual defect seperti toolmark, damage, dan scratch. Penyebab utamanya adalah alat ukur yang tidak dikalibrasi (0.0298) dan suhu ruangan tidak stabil (0.0254), dengan probabilitas tertinggi berada pada ketidaksesuaian dimensi (0.0702). Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Fault Tree Analysis (FTA) efektif untuk analisis akar penyebab defect, dan hasilnya menjadi dasar untuk solusi perbaikan seperti penjadwalan kalibrasi, penggantian tool, SOP handling, dan pengendalian suhu ruangan. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/111381 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Program Studi S1 Teknik Industri | |
| dc.relation.ispartofseries | 40521100081 | |
| dc.title | ANALISIS PENYEBAB DEFECT PADA PRODUKSI PART CORPS AVANT DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DI PT X | |
| dc.type | Thesis |
Files
Original bundle
1 - 5 of 13
Loading...
- Name:
- 2. Lembar Pengesahan.pdf
- Size:
- 685.2 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 3. Abstrak.pdf
- Size:
- 184.11 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 4. Kata Pengantar.pdf
- Size:
- 458.72 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 5. Daftar Isi.pdf
- Size:
- 206.62 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: