ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN GARAM DAN SERBUK KAYU TERHADAP NILAI CBR TANAH LATERIT DI MANGLAYANG REGENCY CILEUNYI KAB.BANDUNG
Loading...
Date
2025
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama
Abstract
Tanah laterit memiliki karakteristik daya dukung yang rendah, sehingga perlu dilakukan upaya stabilisasi untuk meningkatkan kualitasnya dalam mendukung konstruksi. Fokus penelitian ini adalah melakukan percobaan terhadap tanah laterit yang ditambahkan bahan garam dan serbuk kayu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan garam dan serbuk kayu terhadap karakteristik mekanis tanah laterit melalui pengujian California Bearing Ratio (CBR). Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Widyatama. Campuran tanah yang diuji meliputi tanah asli, tanah dengan penambahan 10% garam, serta tanah dengan 10% garam dan variasi serbuk kayu 3%, 6%, 8%, 9%, 10%, dan 12%. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisik, tanah diklasifikasikan sebagai A-7-6 menurut AASHTO dan ML (lanau anorganik) menurut sistem USCS, dengan persentase butiran lolos saringan No. 200 sebesar 58,3%, batas cair 47,18%, dan indeks plastisitas 14,72%. Hasil pengujian CBR menunjukkan bahwa penambahan 10% garam secara tunggal menurunkan nilai CBR dari 15,20% menjadi 12,45%. Namun, penambahan serbuk kayu ke dalam campuran tersebut berhasil meningkatkan kembali nilai CBR. Nilai tertinggi dicapai pada campuran 10% garam dan 9% serbuk kayu, dengan nilai CBR sebesar 19,29%. Berdasarkan hasil grafik, nilai CBR tanah campuran kembali setara dengan tanah asli pada kadar serbuk kayu sekitar 1,89% dan 9,78%. Dengan demikian, penggunaan serbuk kayu mampu memulihkan bahkan meningkatkan daya dukung tanah laterit yang menurun akibat kontaminasi garam. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penerapan metode stabilisasi tanah yang lebih ramah lingkungan dan efisien untuk infrastruktur di wilayah dengan karakteristik tanah serupa.