PERENCANAAN PENGEMBANGAN PELAYANAN FASILITAS LENGKAP YANG TERINTEGRASI DALAM SATU KAWASAN HUNIAN DI RUMAH KOS TRIPLE D BANDUNG TIMUR

Abstract
Penelitian ini bertujuan pertama menganalisis design thinking, lean canvas, entrepreneurial process pada potensi perencanaan pengembangan bisnis dengan Pelayanan lengkap yang terintegrasi dalam satu kawasan hunian di Rumah kos Triple D Bandung Timur. Kedua, untuk menyusun perencanaan bisnis yang terintegrasi, mencakup aspek pemasaran, operasional, sumber daya manusia, digitalisasi, inovasi, dan manajemen risiko. Ketiga, menganalisis kelayakan berdasarkan analisis kelayakan finansial (NPV, IRR, Payback Period, dan Profitability Index) serta pendekatan kewirausahaan Model Timmons. Metode penelitian yang dilakukan, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap customer sebagai penghuni kos saat ini dan sekitarnya di area Bandung Timur, serta data sekunder dari literatur ilmiah, laporan riset terdahulu, dan dokumen pemerintah, hingga data BPS. Dari hasil penerapan Design Thinking dan Lean Canvas, terlihat jelas bahwa konsumen penghuni kos di kota Bandung Timur sangat membutuhkan pelayanan yang lengkap dalam satu kawasan hunian kos yang terintegrasi, pemetaan segmentasi konsumen, value proposition, strategi distribusi, hingga membangun keunggulan bersaing. Sementara itu, entrepreneurial process menekankan pentingnya peluang pasar, pengelolaan sumber daya, dan kekuatan tim untuk mendorong inovasi berkelanjutan. Rancangan business plan rumah kos pun disusun secara komprehensif, mencakup strategi pemasaran digital melalui marketplace, peningkatan efisiensi operasional lewat digitalisasi, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi material ramah lingkungan. Tak hanya itu, mitigasi risiko finansial, operasional, dan pemasaran juga diperhitungkan secara matang. Hasil analisis finansial menunjukkan bahwa usaha rumah kos Triple D sangat layak dijalankan, dengan indikator kuantitatif yang kuat: NPV positif sebesar Rp 10.332 miliar, IRR > 10% (jauh di atas tingkat diskonto), Payback Period sekitar 3 tahun 8 bulan, serta Profitability Index berada pada tingkat menguntungkan (PI > 1). Lebih jauh, Model Timmons menegaskan bahwa pasar Rumah kos Triple D di kota Bandung memiliki prospek besar karena aspek opportunity, resources, dan team dapat terpenuhi: peluang pasar yang luas, ketersediaan sumber daya, serta dukungan tim yang kompeten dalam inovasi dan pemasaran digital.
Description
Keywords
Citation
Collections