ANALISA PENERAPAN ALGORITMA ENHANCED CONFIX STRIPPING DAN CONFIX STRIPPING DALAM MENCARI KATA DASAR DENGAN PROSES STEMMING BAHASA INDONESIA INFORMAL YANG BERIMBUHAN

Abstract
temming adalah proses dalam pemrosesan bahasa alami yang bertujuan untuk mengubah kata-kata menjadi bentuk dasarnya atau kata dasar. Hal ini dilakukan dengan menghilangkan awalan atau akhiran tertentu dari kata agar konteks dan makna tetap terjaga. Namun, dalam bahasa Indonesia, permasalahan muncul ketika variasi awalan dan akhiran sangat beragam, menyebabkan kesulitan dalam menentukan aturan pemotongan yang tepat. Penelitian ini membahas mengapa penggunaan stemming penting dalam bahasa Indonesia dan bagaimana algoritma Conflix Stripping (CS) dan Enhanced Conflix Stripping (ECS) digunakan untuk mengatasi permasalahan ini. CS dan ECS adalah dua metode yang umum digunakan dalam penentuan kata dasar dalam proses stemming. Algoritma Confix Stripping adalah metode stemming berbasis aturan linguistik untuk bahasa Indonesia. Sedangkan, Enhanced Confix Stripping merupakan pengembangan dari algoritma sebelumnya dengan aturan atau rule yang ditingkatkan. Terakhir, hasil eksperimen menunjukkan bahwa akurasi Confix Stripping mencapai 65,62%, sementara ECS menghasilkan akurasi sebesar 66,58%. Penelitian ini memiliki tujuan utama sebagai referensi bagi penelitian berikutnya dalam bidang pengolahan teks. Dengan merangkum penjelasan mengenai Stemming, permasalahan variasi bahasa Indonesia, konsep ECS dan Confix Stripping, serta hasil akurat dari kedua algoritma tersebut, penelitian ini berharap dapat memberikan panduan bagi penelitian selanjutnya dalam upaya mengatasi tantangan yang muncul dari perkembangan bahasa dan pengolahan teks.
Description
Keywords
Citation