ANALISIS PENGARUH PRAANGGAPAN TERHADAP KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN KOMUNIKASI DALAM GIM TOUKEN RANBU (Kajian Pragmatik)

Abstract
Praanggapan atau asumsi ada dalam benak penutur dan petutur sebelum suatu ujaran disampaikan saat berkomunikasi. Berkomunikasi memerlukan pengetahuan yang luas tentang sesuatu yang melatari tuturan yang akan disampaikan agar komunikasi dapat diterima, sehingga sebuah konteks sangat berpengaruh bukan sekadar latar belakang ujaran, tetapi juga sebagai elemen kunci keberhasilan dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis praanggapan, lalu bagaimana praanggapan tersebut memengaruhi keberhasilan dan kegagalan komunikasi dalam gim Touken Ranbu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggambarkan situasi dalam analisis data. Analisis jenis praanggapan menggunakan teori dari George Yule. Serta mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan dalam berkomunikasi, menggunakan teori relevansi dari Sperber dan Wilson. Dalam gim Touken Ranbu ada 24 回想 (recollection, arsip percakapan) yang dijadikan sumber data oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan dalam gim Touken Ranbu terdapat 6 praanggapan eksistensial, 5 praanggapan faktual, 1 praanggapan non-faktual, 3 praanggapan leksikal, 3 praanggapan struktural, dan 6 praanggapan kontra faktual.
Description
Keywords
Citation