ANALISIS NON VALUE ADDED MENGGUNAKAN METODE PROCESS ACTIVITY MAPPING PADA PROSES INSPEKSI PART THSA (STUDI KASUS: PT. COLLINS AEROSPACE SYSTEM BANDUNG)

Abstract
PT. Collins Aerospace Systems Bandung merupakan perusahaan manufaktur komponen pesawat terbang yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Komponenkomponen yang diproduksi oleh perusahaan ini memiliki tingkat presisi yang sangat tinggi dan diaplikasikan pada pesawat Airbus dan Boeing. Namun, seperti banyak perusahaan manufaktur lainnya, PT. Collins Aerospace Systems menghadapi tantangan operasional. Salah satu area yang mengalami permasalahan adalah proses inspeksi Quality Assurance Cell Prismatic, di mana waktu siklus proses inspeksi part THSA lebih lama dari waktu standar, ada selisih waktu pemeriksaan antara waktu aktual dengan standar yakni 7 menit atau sekitar 35%. Hal ini tentu akan berdampak kepada timbulnya kelebihan expense atau beban pada biaya part THSA sebesar 35%. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi pemborosan, mengurangi pemborosan dan membuat perbaikan sehingga dapat meningkatkan produktivitas pada proses Inspeksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Process Activity Mapping, berdasarkan data yang dikumpulkan dan diolah menggunakan process activity mapping pada proses Inspeksi dan Process Chromic Anodize ada tiga aktivitas non value added yang berhasil diidentifikasi. Ketiga aktivitas non value added ini ada berhasil diidentifikasi sebagai pemborosan dari kategori Over Processing karena dilakukan berulang pada proses Inspeksi dan pada saat pemeriksaan part proses Chromic Anodize dimana aktivitas value added yang berhasil diidentifikasi sebesar 61.7%, aktivitas non value added yang berhasil diidentifikasi sebesar 29% dan aktivitas necessary non value added yang berhasil diidentifikasi sebesar 9.3%, Untuk mengurangi aktivitas non value added pada proses Inspeksi dari hasil penelitian maka penulis merekomendasikan perbaikan sebagai berikut: Memperkuat pemeriksaan visual di proses Chromic Anodize dengan cara menambahkan alat pemeriksaan endoskop ketika Operator melakukan proses pemeriksaan part, menghilangkan salah satu pemeriksaan berulang yakni proses inspeksi dan membuatkan rak Karakuri.
Description
Keywords
Citation