ANALISIS FORECASTING DAN PENENTUAN SAFETY STOCK PERSEDIAAN GREIGE DI PT XYZ
Loading...
Date
2025
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi S1 Teknik Industri
Abstract
PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur tekstil yang menerapkan sistem produksi Make-to-Order (MTO), di mana proses produksi dilakukan berdasarkan pesanan yang diterima. Bahan baku utama berupa kain greige sebagian besar diimpor dari luar negeri, khususnya China, dengan waktu pengadaan (lead time) yang bervariasi antara 18–20 hari, dan dapat mencapai 40–45 hari apabila harus melalui proses penenunan ulang. Sistem pengadaan yang masih bersifat reaktif menyebabkan ketidakefisienan dalam pengendalian persediaan, ditandai dengan 14% kekurangan bahan baku dan hanya 86% pemenuhan selama dua tahun terakhir, serta tingginya potensi stockout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permintaan bahan baku greige pada periode April hingga September 2025 berdasarkan data historis dari April 2023 hingga Maret 2025, serta menghitung safety stock optimal guna mengantisipasi ketidakpastian permintaan dan fluktuasi lead time. Evaluasi metode peramalan dilakukan menggunakan indikator MAPE, MAD, dan MSD, dengan MAPE sebagai acuan utama karena memberikan ukuran kesalahan relatif yang mudah diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Holt-Winters Exponential Smoothing merupakan metode terbaik untuk Recycle CDC Stretch (MAPE 12,99%) dan Light Dull Matt Fifi (MAPE 36,24%), sedangkan Double Moving Average (DMA) paling akurat untuk Recycle Averie (MAPE 8,21%). Rata-rata lead time pengadaan untuk ketiga jenis greige berkisar antara 22–25 hari, dengan standar deviasi 15–18 hari dan rentang waktu 8–69 hari, yang dipengaruhi oleh proses produksi pemasok, bea cukai, dan pengiriman internasional. Berdasarkan tingkat layanan 95%, perhitungan safety stock optimal adalah 69.097,38 meter untuk Recycle CDC Stretch, 39.301,07 meter untuk Light Dull Matt Fifi, dan 55.818,56 meter untuk Recycle Averie. Dengan penerapan metode forecasting dan perhitungan safety stock yang tepat, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi perencanaan bahan baku dan mengurangi risiko kritis stockout.