ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI PIDATO MENLU RETNO MARSUDI PADA GENERAL DEBATE OF THE 79 SESSION OF THE UNITED NATIONS GENERAL ASSEMBLY: KAJIAN PRAGMATIK

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tindak tutur ilokusi dan menganalisis fungsinya dalam pidato Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, pada General Debate of the 79th Session of the United Nations General Assembly. Analisis dilakukan berdasarkan teori tindak tutur yang dikembangkan oleh John Searle (1979), yang mengklasifikasikan ilokusi menjadi lima jenis: representatif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Data berupa transkrip pidato resmi yang diperoleh dari kanal Perserikatan Bangsa-Bangsa, kemudian diidentifikasi dan diklasifikasikan sesuai jenis ilokusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 40 data tindak tutur ilokusi, dengan rincian: Representatif (19 data: 47,5%), Ekspresif (4 data:10%), Direktif (14 data: 35%), Komisif (3 data: 7,5%) dan Deklaratif (0 data: 0%). Temuan ini menunjukkan bahwa pidato Retno Marsudi lebih menekankan penyampaian fakta, posisi politik, dan evaluasi situasi (representatif) sebagai fondasi, yang kemudian diperkuat dengan ajakan atau seruan (direktif), serta ekspresi emosi dan komitmen Indonesia terhadap isu global. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada kajian pragmatik, khususnya penerapan tindak tutur ilokusi dalam konteks diplomasi internasional.
Description
Keywords
Citation