IMPLEMENTASI DAN ANALISIS JARINGAN BERBASIS OPENWRT UNTUK OPTIMASI INFRASTRUKTUR JARINGAN KOMUNITAS RT/RW NETWORK
No Thumbnail Available
Date
2025
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi S1 Informatika
Abstract
Pengelolaan infrastruktur jaringan komunitas RT/RW Net menghadapi
tantangan signifikan terkait keamanan, stabilitas, dan keterbatasan akses
manajemen jarak jauh yang aman. Administrator, yang seringkali
merupakan relawan, memerlukan solusi yang memungkinkan mereka
mengelola beberapa perangkat router secara terdistribusi tanpa
mengorbankan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan
membandingkan implementasi solusi akses jarak jauh terenkripsi
menggunakan ZeroTier pada platform OpenWRT dengan solusi VPN
bawaan pada MikroTik RouterOS, guna menentukan pendekatan yang
paling optimal untuk infrastruktur RT/RW Net.Metodologi penelitian
meliputi perancangan dan konfigurasi dua skenario. Skenario pertama
mengimplementasikan firmware OpenWRT yang diintegrasikan dengan
ZeroTier untuk menciptakan jaringan virtual terdesentralisasi yang aman.
Skenario kedua mengimplementasikan fitur VPN (seperti WireGuard atau
L2TP/IPsec) pada perangkat MikroTik. Analisis perbandingan dilakukan
berdasarkan beberapa parameter kunci: tingkat keamanan (enkripsi dan
manajemen akses), kestabilan koneksi remote (latensi dan uptime),
kemudahan implementasi, dan dampak terhadap performa router
(penggunaan CPU dan memori).Hasil analisis menunjukkan bahwa
kombinasi OpenWRT dengan ZeroTier menawarkan kemudahan
implementasi yang superior, karena tidak memerlukan konfigurasi port
forwarding maupun IP publik statis, serta didukung oleh panel kontrol
berbasis web yang intuitif. Dari sisi keamanan, kedua platform
menyediakan enkripsi end-to-end yang kuat. Namun, MikroTik
menunjukkan kestabilan dan throughput VPN yang sedikit lebih unggul
berkat optimasi antara perangkat keras dan perangkat lunak. Disimpulkan
bahwa solusi OpenWRT dengan ZeroTier merupakan pilihan yang sangat
efektif dan fleksibel bagi RT/RW Net yang memprioritaskan kemudahan
setup dan skalabilitas manajemen jarak jauh dengan biaya minimal.
Sementara itu, MikroTik tetap menjadi pilihan yang lebih robust untuk
jaringan yang menuntut performa VPN tertinggi dan dikelola oleh
administrator dengan keahlian teknis yang lebih mendalam.