Electrical Engineering

Browse

Recent Submissions

Now showing 1 - 5 of 32
  • Item
    PENGEMBANGAN DIGITAL LOGIC TRAINER KIT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK DIGITAL
    (Program Studi Teknik Elektro, Universitas Widyatama, 2024) Niko Aprian; Ase Suryana (Pembimbing)
    Untuk mempermudah mahasiswa memahami konsep dasar teknik digital, macam-macam rangkaian gerbang logika, dll. Diperlukan sebuah media yang disebut Digital Logic Trainer kit, dimana di dalamnya kita dapat mempelajari jenis-jenis gerbang logika, mengetahui perbedaan antar gerbang logika, mengetahui fungsi dari masing-masing gerbang logika. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan rangkaian Clock, D flip-flop, JK flip-flop dan BCD to 7-segment sebagai rangkaian pengembangan Digital Logic Trainer kit dan Mengetahui hasil pengujian rangkaian Clock, D flip-flop, JK flip-flop dan BCD to 7-segment sebagai rangkaian pengembangan Digital Logic Trainer kit yang telah dibuat. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu Studi Literatur, Membuat Desain Luar, Skematik, dan layout PCB, Merakit Komponen ke PCB dan Box, Pengujian Trainer kit, Mengolah data penelitian dan Membuat laporan penelitian. Penelitian ini menghasilkan sebuah produk pengembangan Digital Logic Trainer kit yang layak digunakan dan terdiri dari rangkaian Clock IC NE555 dengan mode monostable dan astable, D Flip-flop dengan IC 7474, JK Flip-flop dengan IC 7476, BCD Decoder dengan IC 7447 dan seven segment common anoda, setiap input atau output terhubung ke banana socket 2mm. Semua board tersebut diletakan di dalam kotak berbahan akrilik berwarna putih susu dengan ukuran (PxLxT): 41x15x8 cm. Selain itu, pengembangan Digital Logic Trainer kit ini juga dilengkapi dengan modul praktikum yang berisi 12 eksperimen. Hasil pengujian ramgkaian Clock ini sesuai dengan perhitungan pada perencanaan. Untuk rangkaian D Flip-flop, JK Flip-flop dan BCD Decoder pengujian dilakukan mengikuti modul eksperimen dan output yang dihasilkan sesuai dengan teori, sehingga pengembangan Digital Logic Trainer kit ini dalam kondisi baik dan dapat digunakan.
  • Item
    PERANCANGAN ALAT ELECTROCOAGULATION AUTOMATION SYSTEM DALAM MENGELOLA LIMBAH CAIR
    (Program Studi Teknik Elektro, Universitas Widyatama, 2024) Naufal Maulana; Ase Suryana (Pembimbing)
    Kemajuan sektor industri membawa dampak negatif berupa limbah cair Bahan Berbahaya atau Beracun (B3). Limbah cair dari industri yang dibuang langsung memiliki resiko besar bagi ekosistem lingkungan, sehingga pengelolaan limbah cair sangat penting dilakukan. Salah satu metode pengelolaan limbah cair yaitu elektrokoagulasi, dengan cara menggunakan arus listrik DC melalui peristiwa elektrokimia. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang dan menganalisis kinerja alat Electrocoagulation Automation System (EAS) dalam mengelola limbah industri. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu eksperimental, untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap hasil dalam kondisi terkendali. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa proses elektrokoagulasi dengan alat EAS efektif menunrunkan pH dan TDS limbah cair. Waktu proses selama 24 menit, penggunaan NaCl, tegangan 12V merupakan hasil optimal dari alat EAS pada limbah tekstil, parit, dan laundry.
  • Item
    PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE BERBASIS FLUTTER UNTUK KLASIFIKASI SAMPAH ORGANIK DAN NON-ORGANIK MENGGUNAKAN TENSORFLOW MODEL
    (Program Studi Teknik Elektro, Universitas Widyatama, 2025) Muhammad Ali Khoironi; Neris Peri Ardiansyah (Pembimbing)
    Pengelolaan sampah menjadi isu kritis di Indonesia, Pada tahun 2023, timbunan sampah nasional mencapai 17,4 juta ton, di mana 33,5% di antaranya belum dikelola dengan baik. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi mobile yang dapat secara otomatis mengklasifikasikan sampah organik dan non-organik dengan menggunakan teknologi Convolutional Neural Network (CNN). Untuk mencapai tujuan ini, aplikasi dirancang menggunakan framework Flutter dengan bahasa pemrograman Dart dan mengimplementasikan model TensorFlow. Data yang digunakan berasal dari gambar sampah yang diperoleh melalui pengumpulan langsung dan sumber lain, yang kemudian diolah menggunakan Teachable Machine untuk menghasilkan model klasifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil mencapai akurasi rata-rata sebesar 96,11% dalam mengidentifikasi 2 jenis sampah dari 8 macam objek
  • Item
    PERANCANGAN PUTARAN EXHAUST FAN INDUSTRI MENJADI ENERGI LISTRIK 1 FASA MENGGUNAKAN GENERATOR
    (Program Studi Teknik Elektro, Universitas Widyatama, 2024) Muhammad Aditya Nugraha; Ase Suryana (Pembimbing)
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Exhaust fan jika dipasangkan generator sebagai pembangkit energi listrik sebagai pemanfaatan untuk penerangan industri. Pada metode penelitian ini menggunakan metode penelitian experiment. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan mengukur beban tegangan, arus dan daya listrik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca data dari hasil alat ukur yang digunakan dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi pembanding seberapa pengaruh jika generator memanfaatkan putaran generator sebagai penggerak generator hingga menghasilkan tegangan yang relatif stabil dan juga aman digunakan kepada beban.
  • Item
    IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN PROTOKOL MESSAGE QUEUING TELEMETRY TRANSPORT (MQTT) DALAM MEMONITORING DETAK JANTUNG, SUHU TUBUH, DAN PERNAPASAN, SEBAGAI ALAT PEMANTAUAN KESEHATAN PADA HEWAN TERNAK
    (Program Studi Teknik Elektro, Universitas Widyatama, 2024) Hadian Gian Prayoga; Ase Suryana
    Internet of things (IoT) merupakan konsep suatu objek dapat berkomunikasi satu sama lain dalam sistem menggunakan jaringan internet. Implementasi IoT telah memberikan dampak signifikan di berbagai sektor, termasuk peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat monitoring kesehatan hewan ternak berbasis IoT. Alat ini menggunakan sensor MAX30102 untuk detak jantung, Sensor DS18B20 untuk suhu tubuh, dan sensor suara untuk laju pernapasan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai simpangan dari sensor MAX30102 sebesar 2.48%, sensor DS18B20 sebesar 1.47% dan sensor suara sebesar 38.29%. Sensor suara belum bekerja secara optimal karena adanya gangguan dari gerakan hewan, namun secara keseluruhan sistem bekerja dengan baik. Implementasi alat ini mempercepat waktu pemeriksaan hewan dan pendataan secara digital, dibandingkan dengan cara sebelumnya yang memakan waktu dan beresiko kehilangan data. Sistem ini diterima 83.29% dari 30 responden, menunjukkan bahwa sistem ini dapat diimplementasikan untuk membantu peternak dalam memonitoring kesehatan hewan ternak.