Accounting
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Accounting by Title
Now showing 1 - 20 of 327
Results Per Page
Sort Options
- ItemABUSE OF POWER DAN DISKRESI ATAS OPINI AUDIT YANG DIBERIKAN OLEH AUDITOR KANTOR AKUNTAN PUBLIK BERTARAF INTERNASIONAL DI INDONESIA(Program Studi Magister Akuntansi S2 Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2021) Fitriany, Ulfah GitaPenelitian ini dilakukan untuk menggambarkan: 1) faktor-faktor yang mendorong seorang akuntan publik/auditor melakukan tindakan abuse of power pada opini audit; 2) faktor-faktor yang mendorong seorang akuntan publik/auditor melakukan tindakan diskresi pada opini audit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan wawancara sebagai teknik pengumpulan datanya. Informan dalam penelitian ini adalah 8 (delapan) auditor eksternal dari 4 (empat) Kantor Akuntan Publik (KAP) bertaraf internasional di Indonesia. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Peluang seorang akuntan publik/auditor untuk melakukan abuse of power pada pemberian opini audit sangatlah kecil, karena sekarang regulasi bagi Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam melakukan audit semakin banyak, P2PK (Pusat Pembinaan Profesi Keuangan) mengawasi KAP lebih ketat daripada sebelumnya, P2PK tidak hanya mengecek laporan keuangan audit klien saja melainkan hingga time table auditor pun dicek. Melihat dari sisi pemerintah OJK (Otoritas Jasa Keuangan), BPKRI (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia), dan lembaga-lembaga negara lainnya sudah siap untuk memberikan sanksi-sanki kepada KAP dan akuntan publik/auditor yang melakukan kecurangan. Akuntan publik/auditor sendiri pasti mempunyai kesadaran untuk selalu menjunjung tinggi kode etik, menjaga integritas, dan selalu tetap berada pada koridor yang seharusnya. Faktor-faktor yang membuat seorang akuntan publik/auditor ingin melakukan abuse of power adalah adanya opportunities (kesempatan) dan pressure (tekanan); 2) Diskresi merupakan suatu tindakan kecurangan dengan memanfaatkan posisi/jabatan untuk mengambil keputusan. Potensi terjadinya diskresi kecil. Sama seperti abuse of power, faktorfaktor yang membuat seorang akuntan publik/auditor ingin melakukan diskresi adalah opportunities (kesempatan) dan pressure (tekanan).
- ItemANALISIS AUDIT INTERNAL DAN WHISTLEBLOWING SYSTEM DALAM PENCEGAHAN KECURANGAN (Studi Pada Badan Usaha Milik Negara PT Pos Indonesia (Persero))(Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2024) Syaftari, Aldy YuliantoTujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis mengenai audit internal dan whistleblowing system dalam pencegahan kecurangan (studi pada Badan Usaha Milik Negara PT Pos Indonesia (Persero)). Pencegahan kecurangan belum berjalan dengan optimal (Nurmayanti dan Indrawati) hal ini dibuktikan masih ditemukan kasus-kasus kecurangan (ACFE). Audit internal menjalankan fungsi penilaian pengendalian internal yang diharapkan akan membantu perusahaan dalam pencegahan terjadinya kecurangan, begitupula dengan whistleblowing system yang menjalankan fungsi sebagai tempat pelaporan indikasi kecurangan yang terjadi di perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor internal pada unit audit internal PT Pos Indonesia (Persero). Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Peran audit internal di PT Pos Indonesia (Persero) sudah sesuai dengan fungsinya, yaitu melakukan pengukuran dan penilaian efektifitas dari unsur-unsur pengendalian internal yang kemudian menyajikan analisis, penilaian rekomendasi dan komentar-komentar penting kepada auditee serta whistleblowing system di PT Pos Indonesia (Persero) sudah diterapkan sebagai channel dalam pelaporan indikasi kecurangan walaupun belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Audit Internal berperan dalam pencegahan kecurangan dan Whistleblowing System belum berperan dalam pencegahan kecurangan.
- ItemANALISIS BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN (Studi Kasus pada Prime Plaza Hotel Purwakarta)(Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2024) NurjanahBalanced scorecard sangat penting untuk mengukur kinerja suatu perusahaan, dengan terukurnya kinerja suatu perusahaan dapat dijadikan sebagai tolak ukur kinerja untuk memberikan gambaran tentang strategi kemajuan perusahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perusahaan dengan menggunakan metode balanced scorecard yang diukur dengan menggunakan: perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Prime Hotel Purwakarta pada tahun 2021 berdasarkan perspektif keuangan dengan indikator: Current Rasio, Department Profit/Loss, Operating Income Ratio, dan Operating Ratio, memperoleh hasil kurang baik. Berdasarkan perspektif pelanggan dengan indikator: Market Penetration Index (MPI), Revenue Generating Index (RGI), dan Average Rate Index (ARI), memperoleh hasil sangat baik. Berdasarkan perspektif proses bisnis internal dengan indikator: Minimize Error Rate and Rework (MERR), Pihak Ketiga (Partner with Third Party Providers), Proses Pelayanan Pasca Jual, dan Inovasi memperoleh hasil baik. Berdasarkan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dengan indikator: Kapabilitas Karyawan, Kapabilitas Sistem Informasi, dan Retensi Karyawan memperoleh hasil baik. Secara keseluruhan kinerja Prime Hotel Purwakarta pada tahun 2021 berdasarkan balanced scorecard adalah cukup baik.
- ItemANALISIS BIAYA DAN FAKTOR PENENTU INEFISIENSI LAYANAN HEMODIALISIS (Studi di Rumah Sakit Dr Abdul Radjak Purwakarta)(Magister Accounting, 2025) Dwi Suwondo; Evi Octavia (Pembimbing)Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi struktur biaya layanan hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronik di RS Dr Abdul Radjak Purwakarta dengan menerapkan pendekatan Activity-Based Costing (ABC) metode bottom-up, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab inefisiensi melalui pendekatan Value Stream Mapping (VSM). Metode ABC digunakan untuk menghitung unit cost secara lebih akurat dengan mengalokasikan biaya berdasarkan konsumsi aktivitas, sedangkan VSM digunakan untuk memetakan proses layanan guna mendeteksi potensi inefisiensi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara unit cost aktual dengan tarif INA-CBG’s, di mana biaya aktual lebih tinggi, yang berpotensi menimbulkan defisit keuangan bagi rumah sakit. Integrasi metode ABC dan VSM memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur biaya dan alur proses layanan, serta menghasilkan rekomendasi strategis bagi manajemen rumah sakit dalam pengendalian biaya dan peningkatan efisiensioperasional layanan hemodialisa
- ItemANALISIS DANA ALOKASI UMUM PADA PEMERINTAH KOTA BANDUNG TAHUN 2008 – 2017(Program Studi Magister Akuntansi, Universitas Widyatama, 2019) Adriana, VinaDana Alokasi Umum (DAU) adalah salah satu komponen Dana Perimbangan yang ditransfer Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah guna menunnjang kegiatan desentralisasi yang diatur dalam Undang-Undang No.33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran mengenai mekanisme penyaluran DAU dari Pemerintah Pusat ke Pemrintah Daerah, perhitungan DAU yang diterima oleh Pemerintah Kota Bandung, serta pengelolaan dan penggunaan DAU oleh Pemkot Bandung. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan sumber data adalah data primer dan sekunder. Data Primer didapat dari hasil wawancara dengan kassubag Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Pemkot Bandung, sedangkan data skunder berasal dari APBD Kota Bandung dan Badan Pusat Statistik Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alokasi DAU yang diterima oleh Pemkot Bandung setiap tahun anggaran pada kenyataannya selalu lebih kecil dari formulasi dan besaran DAU yang diusulkan oleh Pemkot Bandung. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan DAU oleh Pemkot Bandung lebih banyak dipergunakan untuk belanja pegawai dibadingkan untuk belanja pembangunan, hal ini mau tidak mau memaksa Pemkot Bandung untuk menaikan pemerimaan yang lain agar tidak terlalu bergantung pada DAU yang besaran alokasi untuk daeranhnya dipengaruhi oleh dinamika finansial Negara.
- ItemANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFITABILITAS (Studi pada Bank Umum Syariah yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Tahun 2018 - 2022)(Magister Accounting, 2024) Hilya Nisa Nur Fadhilah; Nuryaman (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh NPF, FDR, dan GCG terhadap profitabilitas bank umum syariah. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari 17 Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan periode 2018-2022, sehingga diperoleh 69 data observasi. Variabel independen yang digunakan adalah NPF, FDR, dan GCG yang diproksikan dengan jumlah dewan direksi dan frekuensi rapat dewan komisaris. Sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah return on asset (ROA). Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) menggunakan alat analisis Eviews versi 13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa FDR berpengaruh terhadap profitabilitas bank umum syariah, sedangkan NPF, dewan direksi dan dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank umum syariah.
- ItemANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP KETIDAKPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)(Program Studi Magister Akuntansi, Universitas Widyatama, 2019) Adisty, FinishaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi keadilan sistem pajak, ancaman hukuman dan religiusitas terhadap sikap ketidakpatuhan wajib pajak dalam membayar pajak pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kota Bandung. Model psikologi fiskal dijadikan sebagai acuan dengan menggunakan faktor ekonomi (ancaman hukuman) dan non ekonomi (persepsi keadilan sistem pajak dan religiusitas). Kepatuhan dalam penelitian ini lebih cenderung mengadopsi indikator sikap ketidakpatuhan yang digunakan oleh Roberts (1994) dan Hasseldine (1999). Data penelitian diperoleh dari survei kepada 138 responden wajib pajak UMKM. Hasil penelitian menunjukkan persepsi keadilan sistem pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap sikap ketidakpatuhan wajib pajak, dimana wajib pajak merasa bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah dan otoritas pajak masih kurang tepat dalam memenuhi aspek keadilan. Sedangkan ancaman hukuman berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap sikap ketidakpatuhan wajib pajak, artinya hasil penelitian ini sesuai dengan pernyataan Witte & Woodbury (1985) dimana hukuman memiliki hubungan negatif dengan perilaku pemilik usaha kecil dan individu berpenghasilan menengah. Sama halnya dengan Religiusitas yang memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap sikap ketidakpatuhan wajib pajak, yang berarti bahwa pemahaman agama tidak mempengaruhi kemauan dalam membayar pajak meskipun tingkat pemahaman agama wajib pajak tinggi.
- ItemANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FEE AUDIT PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI KOTA BANDUNG(Program Studi Magister Akuntansi, Universitas Widyatama, 2018) Dani, DirmanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah client attributes, auditor attributes, dan engagement attributes mempengaruhi Fee audit pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung, baik secara parsial maupun secara simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif Verifikatif dengan pendekatan survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor akuntan publik & Partner yang terdaftar di KAP Kota Bandung tahun 2018 dengan sampel penelitian sebanyak 53 responden. Hasil penelitian yaitu sebagai berikut, Client attributes mempengaruhi fee audit pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung, fee audit yang masih kurang optimal di sebabkan oleh Perusahaan yang bermasalah sesuai dengan fee audit dan Total utang yang dimiliki perusahaan akan mempengaruhi perhitungan dalam fee audit. Auditor attributes mempengaruhi fee audit pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung, fee audit yang masih kurang optimal di sebabkan oleh Auditor akan mempercepat waktu pekerjaan apabila tidak musim sibuk. Engagement attributes mempengaruhi fee audit pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung, fee audit yang masih kurang optimal di sebabkan oleh Jarak waktu yang ditetapkan sudah sesuai dengan tanggal laporan keuangan yang ditetapkan oleh perusahaan dan jarak waktu yang ditetapkan sesuai dengan penerimaan laporan auditor yang ditetapkan sesuai dengan laporan keuangan terdahulu.
- ItemANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIATAHUN 2016(Program Studi Magister Akuntansi, Universitas Widyatama, 2019) Gustaf, ReynoldPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan pada perusahaan publik yang dalam kategori sektor manufaktur di Indonesia. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini, antara lain leverage, profitabilitas, kepemilikan publik, dan ukuran perusahaan sebagai variabel independen, sedangkan ketepatan waktu pelaporan keuangan sebagai variabel dependennya. Sampel penelitian terdiri dari 144 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2016, adapun total sampel terpilih sebanyak 132. Data yang digunakan merupakan data sekunder dan pemilihan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik biner dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kepemilikan publik dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan. Namun, tidak ditemukan bukti bahwa leverage dan profitabilitas berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan.
- ItemANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA REKSA DANA PENDAPATAN TETAP (Studi Empiris pada RDPT yang Terdaftar di OJK Periode 2020-2021)(Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2024) Fadila, TitisPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan pengaruh expense ratio, perputaran portofolio, ukuran dana dan umur reksa dana terhadap kinerja reksa dana pendapatan tetap di Indonesia tahun 2020-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 82 reksa dana pendapatan tetap. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Berdasarkan hasil uji t, expense ratio tidak berpengaruh terhadap kinerja reksa dana pendapatan tetap, perputaran portofolio tidak berpengaruh terhadap kinerja reksa dana pendapatan tetap, ukuran dana berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja reksa dana pendapatan tetap, dan usia reksa dana berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja reksa dana pendapatan tetap. Berdasarkan hasil uji F, secara simultan expense ratio, perputaran portofolio, ukuran dana dan umur reksa dana berpengaruh terhadap kinerja reksa dana pendapatan tetap.
- ItemANALISIS FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PADA TAHUN 2018-2020(Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2022) Hendrawan, RiyanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisis financial distress dengan menggunakan metode Altman Z-Score pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2020. Financial distress merupakan kondisi dimana perusahaan mengalami kesulitan keuangan dan terancam bangkrut. Financial distress dimulai dari ketidakmampuan dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya, terutama kewajiban yang bersifat jangka pendek termasuk kewajiban likuiditas, dan kewajiban dalam kategori solvabilitas. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang datanya diperoleh dan dianalisis dalam bentuk angka, mulai dari pengumpulan data penafsiran terhadap data tersebut dan penampilan dari hasilnya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan menggunakan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil analisis financial distress dengan menggunakan metode Altman Z-Score dari 43 (empatpuluh tiga) perusahaan pertambangan yang diteliti selama 2018-2020 menunjukan kriteria yang beragam, dan hasil analisis menunjukan bahwa perusahaan dengan kriteria distress atau distress zone mengalami peningkatan setiap tahunnya, perusahaan dengan kriteria abu-abu (gray area) setiap tahunnya mengalami kondisi yang berfluktuatif, sama halnya dengan perusahaan dengan kriteria aman atau zona aman.
- ItemANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN DALAM PENGELOLAAN PERSEDIAAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN COBIT PADA PT. INDODUCTING(Program Studi Magister Akuntansi, Universitas Widyatama, 2018) Gustiana, ArisPerkembangan infrastruktur, seperti gedung perkantoran, apartemen, mall dan Mass Rapid Transit yang ada di Jakarta memberikan dampak yang besar terhadap peningkatan kebutuhan ventilasi udara. Polusi udara yang diakibatkan oleh aktivitas manusia, khususnya di dalam ruangan mengakibatkan kebutuhan terhadap udara sehat semakin meningkat. Perkembangan teknologi dan persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut setiap perusahaan untuk melakukan aktivitas operasionalnya secara efektif dan efisien. PT. Indoducting adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang MVAC. Penelitian ini membahas penilaian tata kelola TI persediaan di PT. Indoducting yang diukur dengan menggunakan maturity Level dalam COBIT Framework. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dalam rangka menilai proses-proses dari 5 domain yang terdapat dalam standar Maturity Level berbasis COBIT 5. Hasil penelitian didapatkan bahwa sistem informasi akuntansi persediaan telah di implementasikan dengan cukup memadai. Hal tersebut dapat dilihat dari sebagian besar penerapan proses dari COBIT framework 5 di PT Indoducting berada pada level rata- rata 2,74, dimana terdapat 17 IT Process dan 98 Detailed Control Objectives yang harus diperhatikan oleh perusahaan.
- ItemANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) PERENCANAAN ANGGARAN DAERAH PADA PEMERINTAH KOTA BANDUNG (Lokus Penelitian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung)(Program Studi Magister Akuntansi S2 Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2022) Setiadi, Ade RidwanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme, implementasi teknis dan kendala-kendala serta, solusi- solusi yang dapat dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri RI dan Pemerintah Daerah dalam penggunaan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) terutama dari sisi penyusunan perencanaan anggaran daerah yaitu penyusunan APBD. Penelitian ini dilaksanakan di Pemerintah Kota Bandung dengan lokus penelitian pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif . Variabel yang digunakan dalam penelitian ini hanya 1 (satu) variabel atau variabel tunggal yaitu Analisis Implementasi SIPD Perencanaan Anggaran Daerah.. Dalam penelitian kualitatif ini teknik pengumpulan data yang utama yang digunakan adalah observasi non participant, wawancara mendalam, Literature dan gabungan ketiganya atau triangulasi.Teknik wawancara mendalam dilakukan oleh peneliti dengan menunjuk informan utama dan informan pendukung. Tehnik analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah di lapangan. Aktivitas dalam analisis data dengan metode kualitatif deskriptif dibagi menjadi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau menyimpulkan. Teknik keabsahan data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan uji credibility (validitas interval) atau uji kepercayaan terhadap hasil penelitian. Cara pengujian kredibilitas data atau kepercayaan terhadap hasil penelitian kualitatif dilakukan dengan peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi dengan teman sejawat dan memberchek. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bandung dalam mengimplementasikan penyusunan perencanaan anggaran daerah pada SIPD dilakukan dengan beberapa strategi sebagai berikut: (1) melakukan pemetaan atas RKPD dan Renja yang telah disusunnya agar dapat memudahkan dalam penyusunan perencanaan anggaran daerahnya pada SIPD; (2) Tim TAPD Pemerintah Kota Bandung melakukan sosialisasi, Bimbingan Teknis serta pendampingan pada perangkat daerah dalam menyusun rencana anggaran daerahnya dengan menggunakan SIPD; (3) Pemerintah Kota Bandung melakukan koordinasi dan konsultansi intensif dengan pemerintah pusat dalam penyusunan perencanaan anggaran daerah dengan menggunakan SIPD terkait dengan kendala-kendala dalam penggunaannya serta solusi –slousi apa yang bisa dilakukan agar penyusunan perencanaan anggaran daerah dengan menggunakan SIPD dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- ItemANALISIS KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI PENDEKATAN FRAUD TRIANGLE (Studi pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2023)(Magister Accounting, 2024) Pedi Kurnia; Rita Yuniarti (Pembimbing)Kecurangan laporan keuangan merupakan isu krusial yang mengancam transparansi dan akuntabilitas korporasi. Studi ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2017-2023, dengan menggunakan pendekatan Fraud Triangle, yang mencakup tekanan (pressure), peluang (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization). Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dengan sampel sebanyak 31 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan, yang diproksikan dengan leverage, serta peluang, yang diukur dengan rasio piutang terhadap penjualan, memiliki dampak signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara itu, rasionalisasi, yang diukur melalui pergantian auditor, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Studi ini menekankan pentingnya pengawasan ketat dan sistem pengendalian internal yang kuat untuk mencegah manipulasi laporan keuangan. Implikasi bagi regulator, auditor, dan investor menyoroti perlunya deteksi dini terhadap faktor-faktor pemicu kecurangan guna menjaga integritas pasar keuangan.
- ItemANALISIS KESEHATAN KOPERASI PENERIMA DANA BERGULIR (Studi Kasus KSP/USP di Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu)(Tesis Program Magister Akuntansi Universitas Widyatama Bandung, 2017) Firdaus, YopiePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kesehatan KSP/USP yang menerima dana bergulir pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu yang dilihat dari tujuh aspek yaitu, aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan serta jatidiri koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluatif, dimana objek yang dievaluasi adalah kesehatan KSP/USP tahun 2015. Teknik analisis data dilakukan dengan pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) yang mengacu pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM No. 14/Per/M.KUKM/XII/2009. Hasil penelitian berdasarkan laporan keuangan tahun 2015 KSP/USP yang menjadi sampel penelitian menunjukkan bahwa KSP pelita memiliki skor 69,15, USP Bhakti Karya memiliki skor 71,50, USP Radar Patra memiliki skor 64,15, USP Sri Dharma memiliki skor 65,25 dan USP Dharma Ayu memiliki skor 84.80. Sesuai Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah tahun 2009 bahwa semua KSP/USP yang menjadi objek penelitian termasuk dalam kategori skor antara 60 < x < 80 yang dinyatakan cukup sehat. Namun ditinjau dari aspek likuiditas, rata KSP/USP menunjukkan kinerja yang kurang sehat, khususnya dalam rasio kas dan bank terhadap kewajiban lancar rata-rata mempunyai skor 2,5 atau 25% dari skor yang diharapkan yaitu 10. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan KSP/USP dalam mengelola kas dan bank yang dimiliki untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya dikatakan kurang baik.
- ItemANALISIS OPTIMASI RISK BASED INTERNAL AUDIT - STUDI KASUS PADA PT POS INDONESIA(Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas WIdyatama, 2023) NasrudinPenelitian ini berkaitan dengan Analisis Optimasi Risk Based Internal Audit - Studi Kasus Pada PT Pos Indonesia (Persero). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektifitas proses penerapan Risk Based Internal Audit agar hasilnya lebih efektif dan efisien. Berdasarkan analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa implementasi proses Risk Based Internal Audit perlu dilakukan perbaikan terutama dari aspek Kematangan Risiko, Strategi Audit berdasarkan kematangan risiko, Rencana Audit Tahunan, Penugasan Audit Individu, Risk Register, Penentuan Score Risiko dan Kriteria Risiko. Unsur unsur lain yang perlu dilakukan perbaikan yaitu mengenai Kebijakan Manajemen untuk mendukung Risk Based Internal Audit terutama untuk aspek Anggaran Audit, Metode Distance Audit dan penerapan konsultasi/ advisory audit.
- ItemANALISIS PENERAPAN PSAK 71 TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM PADA BANK X (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan BUMD berskala Nasional KBMI 2 tahun 2018 sd 2021)(Program Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2022) Maulidha, Veny EkaPSAK 71 tentang Instrumen Keuangan telah diterapkan sejak 1 Januari 2019. PSAK 71 merupakan penggabungan dari IFRS 9 yang pelaksanaannya dihitung pada 1 Januari 2020. PSAK 71 sebagai regulasi baru akan memberikan dampak yang signifikan bagi perbankan di Indonesia, khususnya di menghitung CKPN. Beberapa perusahaan diperbolehkan untuk menerapkan PSAK 71 lebih awal untuk memastikan perusahaan dapat mempelajari dan menyinkronkan laporan mereka dengan PSAK ini. Penelitian ini dilakukan berdasarkan situasi Bank tempat peneliti bekerja saat ini. PSAK 71 memperkenalkan metode baru, yaitu kerugian yang diharapkan yang berwawasan ke depan. Selain berwawasan ke depan, standar baru ini mengharuskan entitas pelaporan untuk memasukkan informasi dari peristiwa masa lalu dan kondisi saat ini dalam pengukuran kerugian kredit yang diharapkan (ECL). Artinya bank wajib menyediakan CKPN dalam kategori kredit atau pinjaman, yaitu lancar, diragukan, atau macet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 71 terhadap CKPN terhadap kredit dan permodalan bank serta kinerja keuangan bank ditinjau dari laba bersih sebelum dan sesudah penerapan standar baru. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dampak penerapan PSAK 71 baru ini menggunakan data kuantitatif berupa laporan keuangan Bank yang telah dipublikasikan dan rasio keuangan Bank. Temuan penelitian ini, penerapan PSAK 71 berdampak positif, dapat memberikan informasi yang relevan bagi pengguna laporan keuangan untuk memberikan penilaian tentang jumlah, periode dan ketidakpastian tentang arus kas masa depan. Namun ada beberapa dampak negatif seperti akan meningkatkan CKPN dan menurunkan KPPM (atau Capital Adequacy Ratio). Akan terjadi peningkatan CKPN hingga 50% dan penurunan KPM sebesar 0,5%. Penelitian ini menemukan bahwa CKPN dan Laba berpengaruh positif terhadap Kinerja Keuangan Bank X yang diproksikan dengan ROA dan DER tetapi sebaliknya untuk rasio Kinerja ROE dan LDR. Sangat penting bagi Bank untuk melakukan persiapan yang baik dari aspek strategis, teknis dan operasional karena penurunan CKPN dapat berdampak pada kinerja Bank dan akan lebih banyak risiko yang harus ditangani bagi Bank.
- ItemANALISIS PENGARUH INTEGRITAS, KREATIVITAS, DAN KUALITAS LAYANAN KONSULTAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Survei Pada Pengguna Jasa Konsultan Pajak Bersertifikasi Tingkat A di Kota Bandung)(Magister Accounting, 2025) Ade Sin Liang; R. Wedi Rusmawan Kusumah (Pembimbing)Kepatuhan wajib pajak merupakan faktor kunci dalam keberhasilan sistem pemungutan pajak dengan mekanisme self assessment, di mana pemerintah memberikan kepercayaan kepada wajib pajak untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban perpajakannya secara mandiri. Dalam pelaksanaannya, banyak wajib pajak orang pribadi memanfaatkan jasa konsultan pajak untuk membantu pemenuhan kewajiban tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integritas, kreativitas, dan kualitas layanan konsultan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah wajib pajak orang pribadi pengguna jasa konsultan pajak bersertifikasi tingkat A di Kota Bandung. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 174 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert, dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas, kreativitas, dan kualitas layanan konsultan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Di antara ketiga variabel tersebut, kualitas layanan memiliki pengaruh paling dominan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan kepatuhan wajib pajak dapat dicapai melalui perbaikan kualitas layanan, pemeliharaan integritas, serta pengembangan kreativitas konsultan pajak. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi konsultan pajak dan pembuat kebijakan untuk fokus pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak.
- ItemANALISIS PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI DAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL PADA HOLDING BUMN FARMASI DENGAN SKEPTISISME PROFESIONAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI(Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Widyatama, 2024) Handayani, DityaKualitas audit internal sangat penting untuk memastikan akurasi dan keandalan laporan keuangan serta kegiatan operasional perusahaan. Kompetensi auditor internal, independensi auditor internal dan penggunaan teknologi informasi memainkan peran krusial dalam menentukan kualitas audit internal. Selain itu, skeptisisme profesional auditor juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi hasil audit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, independensi dan teknologi informasi terhadap kualitas audit internal, dengan skeptisisme profesional sebagai variabel pemoderasi. Metodologi pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada auditor internal pada Holding BUMN Farmasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis structural equation model (SEM) dengan Partial Least Square (SEM-PLS) melalui software Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi, independensi dan teknologi informasi memiliki pengaruh terhadap kualitas audit internal, sedangkan skeptisisme profesional tidak memoderasi hubungan antara kompetensi, independensi dan teknologi informasi terhadap kualitas audit internal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sangat penting bagi auditor internal untuk meningkatkan kompetensi dan independensi serta pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dalam proses audit untuk meningkatkan kualitas audit internal
- ItemANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS DAN SOLVABILITAS PERUSAHAAN TERHADAP INITIAL RETURN PADA PENAWARAN SAHAM PERDANA (Studi Pada Perusahaan Manufaktur dan LQ-45 2009-2014)(Tesis Program Magister Akuntansi Universitas Widyatama Bandung, 2017) Yohanes, FransPenelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh profitabilitas dan solvabilitas perusahaan terhadap initial return pada penawaran saham perdana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda menggunakan bantuan software SPSS for window untuk mengolah data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa profitabilitas perusahaan terbukti berpengaruh terhadap initial return, dan solvabilitas perusahaan tidak terbukti berpengaruh terhadap initial return.