Electrical Engineering
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Electrical Engineering by Author "Ajeng Mayang Kurniaviep Sugeng (Pembimbing)"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemANALISIS PENYEBAB TERJADINYA KERUSAKAN SYSTEM FLIGHT CONTROLS PADA HELIKOPTER AS350B2 DI PT. JACKRON CIPTA SAKINA (DGCA AMO 145 D / 880)(Program Studi Teknik Elektro, Universitas Widyatama, 2023) Pegi Hidayat; Ajeng Mayang Kurniaviep Sugeng (Pembimbing)Kegagalan terjadi dalam pengendalian penerbangan tentunya akan mengakibatkan ketidaknyamanan penerbang dalam mengoperasikan Helikopter, bahkan pergerakan helikopter bisa lepas kendali sehingga menimbulkan insiden atau kecelakaan. dimana sebuah keadaan sistem yang tidak diinginkan, ditentukan (biasanya keadaan yang kritis dari keselamatan atau sudut pandang keandalan). Sistem kemudian dianalisis dalam konteks lingkungan dan operasi untuk mencari solusinya. Berdasarkan hasil analisis kegagalan yang terjadi pada Kontrol penerbangan helikopter AS350B2. diperlukan penggantian atau perbaikan komponen-komponen yang terkena dampak terhadap kegagalan sistem, kehandalan komponen dapat mencapai nilai di atas 60% pada penggunaan 1000 jam hingga 3500 jam terbang. Setiap komponen yang terlibat dalam aktivitas helikopter akan mengalami penurunan kemampuan sehingga pada akhirnya akan mengalami kerusakan seiring frekuensi pengoperasian helikopter dan keandalan dari komponen tersebut.
- ItemRANCANG BANGUN ALAT MONITORING PENDETEKSI KUALITAS TELUR AYAM BERBASIS IOT (INTERNET of THINGS)(Program Studi Teknik Elektro, 2024) Adellia Santi Pratiwi; Ajeng Mayang Kurniaviep Sugeng (Pembimbing)Telur merupakan salah satu makanan pokok yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia, baik sebagai lauk maupun bahan kue. Selain harganya yang terjangkau, telur juga digemari karena dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Telur berkualitas memiliki ciri-ciri cangkang berwarna pekat dan cerah, sedangkan telur yang sudah lama disimpan cenderung mengkilap dan kadang terdapat bintik-bintik pada cangkangnya. Dalam penelitian ini dirancang dan dibuat alat monitoring kualitas telur ayam berbasis IoT dengan memperhatikan aspek efektifitas dan efisiensi. Alat ini mengintegrasikan berbagai sensor untuk mengukur parameter kualitas telur, seperti berat dan intensitas cahaya yang menembus cangkang telur. Berdasarkan hasil pengujian, alat ini menunjukkan akurasi dan presisi yang tinggi dalam mendeteksi kualitas telur ayam, serta mampu membedakan dengan tepat antara telur berkualitas baik dan buruk didaptkan rata-rata akurasisensor LDR terhadap resistansi telur sebesar 99,62% dan pada penjujian berat load cell didapatkan nilai rata-rata akurasi sebesar 92,32%.
- ItemSISTEM SMART FARMING CABAI DENGAN RULE-BASED SYSTEM NODE-RED DAN BERBASIS INTERNET OF THINGS(Program Studi Teknik Elektro, Universitas Widyatama, 2025) Azkiya Lailatul Fajriyati; Ajeng Mayang Kurniaviep Sugeng (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Smart farming berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan Rule-Based System (RBS) pada budidaya cabai Japlak di Dafrot Farm, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang meliputi studi literatur, analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan perangkat keras dan lunak, serta pengujian dan evaluasi sistem. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 dan dilengkapi dengan sensor DHT11, DS18B20, soil moisture YL-69, dan sensor hujan MH-RD. Platform Node-RED digunakan sebagai pusat logika pemrosesan data dan pengambilan keputusan berbasis aturan IF-THEN. Data dikirim menggunakan protokol MQTT dan dimonitor secara real-time melalui aplikasi IoT MQTT Panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau parameter lingkungan secara akurat dan memberikan respons otomatis yang sesuai terhadap kondisi tertentu, seperti kelembaban rendah atau hujan. Pompa air menyala otomatis saat kelembaban tanah 68% atau terdeteksi hujan. Selain mode otomatis, kontrol manual juga dapat dilakukan melalui dashboard maupun aplikasi seluler. Sistem menunjukkan performa yang stabil dan responsif selama observasi di lapangan.