Film And Television Production
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Film And Television Production by Author "Arif Afandi Barus"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemLAPORAN TUGAS AKHIR PENULISAN FILM FIKSI PENDEK “DI PENGHUJUNG JALAN” PERAN EDITOR FILM(Program Studi Produksi Film dan Televisi, Universitas Widyatama, 2025) Arif Afandi BarusKarya film fiksi pendek berjudul “Di Penghujung Jalan” mengangkat kisah Bu Surti, seorang ibu lanjut usia yang harus tinggal di panti jompo karena keputusan anaknya. Film ini menyoroti persoalan kesepian pada lansia dan pentingnya perhatian keluarga sebagai faktor kualitas hidup. Dalam proses penciptaan karya ini, penulis berperan sebagai editor sekaligus colorist, sehingga fokus utama terletak pada penyusunan alur visual, ritme penyuntingan, serta pembentukan suasana perasaan emosional melalui warna. Metode penciptaan dilakukan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Editing Film (2019), meliputi tahapan praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Pada tahap praproduksi, penulis menganalisis skenario dan menyusun dummy film berdasarkan storyboard sebagai acuan editing. Pada tahap produksi, penulis melakukan administrasi hasil syuting, termasuk klasifikasi file, sinkronisasi audio dan visual, serta logging shot. Pada tahap pascaproduksi, penulis menyusun assembly cut, rough cut, fine cut, hingga picture lock. Selanjutnya dilakukan color correction untuk memastikan konsistensi antar shot dan color grading untuk membangun suasana visual, seperti penggunaan tone dingin pada adegan kesepian dan tone hangat pada adegan interaksi keluarga. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa editing berperan penting dalam menjaga kontinuitas cerita, mengatur ritme film, dan memperkuat pesan emosional film. Sementara itu pada proses color grading berkontribusi dalam membangun pesan visual yang mendukung tema kesepian dan hubungan keluarga. Film ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis bagi mahasiswa Produksi Film dan Televisi, sekaligus menjadi refleksi sosial mengenai pentingnya perhatian anak terhadap orang tua di usia lanjut.