PERANAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DALAM EFEKTIVITAS PENILAIAN PERMOHONAN KREDIT (Studi Kasus pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Cabang Tamansari Bandung)
No Thumbnail Available
Date
2014
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Widyatama
Abstract
Bank sebagai lembaga keuangan yang aktivitas usahanya menyalurkan kredit harus mengadakan proses seleksi untuk menyaring setiap permohonan kredit yang masuk, agar setiap kredit yang diberikan efektif dan tidak menjadi kredit macet yang dapat merugikan pihak bank. Salah satu strateginya adalah dengan melaksanakan analisis terhadap laporan keuangan perusahaan calon debitur untuk menilai kondisi keuangan calon debitur. Dengan analisis laporan keuangan, bank dapat memperoleh keyakinan apakah kredit yang diberikan akan dikembalikan tepat pada waktunya disertai bunga pinjaman, atau sebaliknya.
Penelitian ini berjudul Peranan Analisis Laporan Keuangan dalam Efektivitas Penilaian Permohonan Kredit (Studi Kasus pada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Cabang Tamansari Bandung). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenai peranan analisis laporan keuangan yang digunakan pihak bank dalam efektivitas penilaian permohonan kredit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan studi kasus, sedangkan untuk memperoleh data dilakukan penelitian lapangan berupa wawancara, observasi, dan kuesioner. Selain itu dilakukan penelitian kepustakaan. Perhitungan kuesioner menggunakan metode persentase Champion. Teknik analisis laporan keuangan menggunakan analisis rasio keuangan, yang meliputi: Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Profitabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan perbandingan kemampuan kondisi keuangan perusahaan calon debitur atau kinerja perusahaan setelah dilihat dari persentase rasio hasil analisis dari setiap akun-akun laporan keuangan masing-masing perusahaan calon debitur. Dari perbandingan ini dapat ditentukan perusahaan yang kondisi keuangannya lebih baik dan stabil maka permohonan kreditnya diterima, dan sebaliknya perusahaan calon debitur yang kondisi keuangannya buruk maka permohonan kreditnya ditolak. Selain itu, pihak bank dalam menerapkan analisis laporan keuangan telah memadai, hal ini dapat dilihat dari persentase jawaban kuesioner sebesar 92,85%. Dengan demikian analisis laporan keuangan berperan dalam menilai efektivitas permohonan kredit.
Description
Keywords
Analisis Laporan Keuangan, Permohonan Kredit, Analisis Rasio Keuangan, Financial Statement Analysis, Credit Application, Financial Ratio Analysis