USULAN PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK MENGURANGI RISIKO CIDERA KERJA PADA BURUH ANGKUT BERDASARKAN PENILAIAN RULA DENGAN MENGGUNAKAN QFD

dc.contributor.authorCaesaron, Dino
dc.contributor.authorChandra, Jacky
dc.contributor.authorTannady, Hendy
dc.date.accessioned2017-09-15T23:29:38Z
dc.date.accessioned2019-10-21T11:32:19Z
dc.date.available2017-09-15T23:29:38Z
dc.date.available2019-10-21T11:32:19Z
dc.date.issued2017-07-20
dc.description.abstractDi Indonesia masih banyak perusahaan yang masih menggunakan manual material handling termasuk PT XYZ pada pekerja buruh angkut. Dengan menggunakan penilaian RULA pekerjaan manual material handling di PT XYZ pada pekerja buruh angkut memiliki tingkat risiko kerja yang sangat tinggi yaitu 7. Tingkat risiko kerja yang sangat tinggi selayaknya dihindari oleh buruh angkut dan harus dilakukan perbaikan cara kerja agar tidak terjadi rasa sakit yang berkelanjutan. Penilaian rula tersebut dijadikan sebagai acuan untuk pembuatan alat bantu berupa troli dan rak dengan menggunakan metode Quality Function Deployment. Quality function deployment digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan pekerja buruh angkut kedalam sepesifikasi kebutuhan teknis yang relevan. Kebutuhan pekerja buruh angkut untuk troli memiliki 9 kebutuhan yang diinginkan dan untuk rak memiliki 5 kebutuhan yang diinginkan. Kebutuhan teknisi untuk troli memiliki 13 dan untuk rak memiliki 9. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapat spesifikasi untuk troli adalah volume angkut 172,56 Liter, lebar pegangan 43,07 cm, tinggi pegangan 104,97 cm, tinggi minimal troli 72,27 cm, tinggi maksimal troli 110,11 cm, lebar troli 60,17 cm, panjang troli 65,55 cm, diameter pegangan 3,83 cm, jenis roda troli adalah besi campuran, jenis bahan baku troli adalah aluminium, tebal penampang 2-4 cm, lebar genggaman 9,73 cm. Spesifikasi untuk rak adalah volume rak 86,28 Liter, lebar rak 131,11 cm, tinggi rak 206,13 cm, panjang rak 46,19 cm, bahan baku kerangka adalah besi, bahan baku ambalan adalah plat besi, tebal ambalan 2-5 cm, jarak ambalan 24,85 cm, tinggi minimal ambalan 104,97 cm. Setelah merancang troli dan rak maka troli dan rak tersebut akan dinilai dengan penilaian RULA dan hasil penilaian RULA terhadap troli dan rak adalah 4. Kesimpulan yang diperoleh adalah dengan menggunakan troli dan rak maka tingkat risiko pekerjaan buruh angkut menurun dari 7 menjadi 4. Dimana nilai 4 ini menyatakan bahwa postur kerja pada penggunaan troli dan rak diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Kata kunci: Manual Material Handling, Quality Function Deployment, RULAen_US
dc.identifier.issn2252-3936
dc.identifier.urihttp://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/8575
dc.language.isootheren_US
dc.publisherSeminar Nasional Akuntansi dan Bisnis (SNAB), Fakultas Ekonomi Universitas Widyatamaen_US
dc.titleUSULAN PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK MENGURANGI RISIKO CIDERA KERJA PADA BURUH ANGKUT BERDASARKAN PENILAIAN RULA DENGAN MENGGUNAKAN QFDen_US
dc.typePresentationen_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Full Paper Dino Caesaron, Jacky Chandra & Hendy Tannady.pdf
Size:
1.88 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Plain Text
Description: