IMPLEMENTASI METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK KLASTERISASI DATA REKAM MEDIS PASIENDI RUMAH SAKIT DR. H. A. ROTINSULU BANDUNG

dc.contributor.authorPriatna, Nurshidiq Pratama
dc.contributor.authorYan Puspitarani (Pembimbing)
dc.date.accessioned2026-08-31T06:46:12Z
dc.date.available2026-08-31T06:46:12Z
dc.date.issued2023
dc.description.abstractRekam Medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Seiring dengan berkembangnya teknologi pencatatan data rekam medik pasien ditransformasi ke dalam bentuk digital, sehingga menghasilkan banyak tumpukan data. Pertumbahan data yang semakin banyak akan menimbulkan pertanyaan besar, yaitu “Apa yang dapat dilakukan dari tumpukan data tersebut?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dapat diterapkan sebuah teknologi basis data yang dikenal dengan data mining. Salah satu teknik data mining adalah k-means clustering, teknik bisa dimanfaatkan untuk mengetahui pola sebaran pasien yang berobat pada suatu rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola sebaran pasien dan apakah pasien yang berobat sesuai kekhususan rumah sakit yaitu paru. Hasil penelitian ini menghasilkan 3 klaster. Klaster pertama sebesar 37% sebanyak 12736 data yang mayoritas pasien lama BPJS dengan kasus lama, ratarata umur 45 tahun, berjenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SMA/SMK, dan rata-rata bekerja sebagai wiraswasta serta pulang atas ijin dokter. Klaster ke dua sebesar 53% sebanyak 18053 data yang mayoritas pasien lama BPJS dengan kasus lama, rata-rata umur 50 tahun, berjenis kelamin laki-laki, pendidikan terakhir SMA/SMK, dan rata-rata berstatus Pegawai Negeri serta pulang atas ijin dokter. Klaster terakhir dengan persentase 9% dan 3207 data yang mayoritas pasien baru dan pasien tunai dengan kasus baru, rata-rata umur 45 tahun, berjenis kelamin lakilaki, pendidikan terakhir SMP, dan rata-rata berstatus pegawai swasta serta pulang atas ijin dokter. Berdasarkan hasil ekplorasi data juga dapat diketahui bahwa pasien mayoritas yang berobat adalah pasien dengan penyakit TB paru, Bronkitis, emfisema dan penyakit paru Obstruktif kronik lainnya. Ini menunjukkan bahwa pasien yang berobat ke rumah sakit adalah pasien yang sesuai dengan kekhususan rumah sakitnya yaitu paru.
dc.identifier.urihttps://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/110886
dc.language.isoother
dc.publisherProgram Studi S1 Informatika
dc.relation.ispartofseries0620233001
dc.titleIMPLEMENTASI METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK KLASTERISASI DATA REKAM MEDIS PASIENDI RUMAH SAKIT DR. H. A. ROTINSULU BANDUNG
dc.typeThesis
Files
Original bundle
Now showing 1 - 5 of 13
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01. Cover.pdf
Size:
102.34 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02. Lembar Pengesahan.pdf
Size:
506.84 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03. Surat Pernyataan.pdf
Size:
396.08 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04. Abstrak.pdf
Size:
186.54 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05. Kata Pengantar.pdf
Size:
271.73 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: