PENJADWALAN PRODUKSI OBAT GENERIK DENGAN METODE BRANCH AND BOUND UNTUK MEMINIMASI MAKESPAN DI LINE 2 PT XYZ
| dc.contributor.author | Lasmana, Cecep | |
| dc.contributor.author | Asep Anwar (Pembimbing) | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-15T07:36:47Z | |
| dc.date.available | 2026-10-15T07:36:47Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Penjadwalan produksi memegang peranan krusial dalam memenuhi permintaan konsumen karena mencakup seluruh aspek kegiatan dalam proses produksi dari mengatur bahan baku sampai dengan menjadi produk. Penelitian ini berfokus pada optimasi masalah penjadwalan produksi di PT XYZ, sebuah perusahaan farmasi dengan aliran produksi flow shop di Line 2. Sistem penjadwalan produksi yang ada saat ini menggunakan metode First Come First Served (FCFS), yang hanya mengandalkan urutan pesanan masuk. Pendekatan ini sering menyebabkan penumpukan pekerjaan dan keterlambatan produksi, sehingga PT XYZ belum memiliki sistem penjadwalan produksi yang optimal. Sebagai contoh, pada periode Oktober hingga Desember 2023, terjadi keterlambatan produksi di Line 2 selama 151,6 jam. Line 2 bertugas memproduksi 12 jenis obat yang diproses menggunakan 7 mesin. Dengan metode penjadwalan saat ini, nilai makespan mencapai 10.740 menit dan mean flow time sebesar 7.300 menit. Untuk memperbaiki sistem produksi, penelitian ini menerapkan metode penjadwalan produksi dengan pendekatan Branch and Bound. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurutkan pekerjaan sedemikian rupa sehingga nilai makespan dan mean flow time dapat diminimalkan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi nama mesin, pekerjaan, dan waktu proses pada setiap mesin yang diperoleh dari dokumen perusahaan. Dengan penerapan metode Branch and Bound, urutan pekerjaan yang dihasilkan adalah [12 – 5 – 7 – 2 – 3 – 10 – 8 – 6 – 1 – 11 – 4 – 9]. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai makespan berkurang menjadi 10.275 menit dan mean flow time menjadi 6.192,5 menit. Ini menunjukkan penurunan nilai makespan sebesar 4,33% dan mean flow time sebesar 15,17%, yang menandakan adanya optimasi yang signifikan setelah penerapan metode Branch and Bound. Dengan sistem penjadwalan produksi yang lebih baik, perusahaan dapat mengurangi risiko keterlambatan produksi dan meningkatkan kapasitas produksi. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/111256 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Program Studi S1 Teknik Industri | |
| dc.relation.ispartofseries | 0520104013 | |
| dc.title | PENJADWALAN PRODUKSI OBAT GENERIK DENGAN METODE BRANCH AND BOUND UNTUK MEMINIMASI MAKESPAN DI LINE 2 PT XYZ | |
| dc.type | Thesis |
Files
Original bundle
1 - 5 of 15
Loading...
- Name:
- 2. Lembar Pengesahan.pdf
- Size:
- 517.47 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 3. Surat Pernyataan.pdf
- Size:
- 503.14 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 4. Abstrak.pdf
- Size:
- 243.2 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
Loading...
- Name:
- 5. Kata Pengantar.pdf
- Size:
- 177.02 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description:
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: