USULAN PENGURANGAN PEMBOROSAN PADA PROSES PENJAHITAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA

dc.contributor.authorNurprihatin, Filscha
dc.contributor.authorYulita, Nur Eka
dc.contributor.authorCaesaron, Dino
dc.date.accessioned2017-09-17T23:11:52Z
dc.date.accessioned2019-10-21T11:32:18Z
dc.date.available2017-09-17T23:11:52Z
dc.date.available2019-10-21T11:32:18Z
dc.date.issued2017-07-20
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi garmen. Proses penjahitan merupakan proses penting karena menentukan kuantitas pakaian untuk memenuhi permintaan konsumen. Terdapat permasalahan dalam proses penjahitan, yaitu hasil produksi tidak sesuai dengan target perusahaan karena kualitas hasil produksi tidak sesuai standar dan adanya pemborosan. Maka dari itu, diperlukan penelitian untuk menghilangkan pemborosan dan meningkatkan kualitas. Penelitian dilakukan berdasarkan tahapan Define-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC). Pada tahap define dilakukan identifikasi melalui Value Stream Mapping (VSM) dan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan pemborosan dominan. Tahap measure dilakukan untuk menentukan Critical to Quality (CTQ) dan perhitungan nilai sigma. Pada tahap analyze dilakukan analisis menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT), diagram pareto dan diagram sebab akibat. Pada tahap improve dilakukan perbaikan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Tahap control dilakukan untuk memastikan perbaikan berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan bobot pemborosan tertinggi adalah pemborosan produk cacat sebesar 26,25% dan pemborosan waktu menunggu sebesar 16,02%. Nilai Defect per Million Opportunity (DPMO) dan sigma pada bulan Januari hingga Februari 2017 sebesar 2150 dan 4,36 sigma. Berdasarkan VALSAT didapatkan alat yang digunakan adalah Process Activity Mapping (PAM) dengan persentase tertinggi sebesar 95,4% pada aktivitas menunggu. Pada diagram pareto didapatkan 14 jenis cacat yang dominan dan melalui diagram sebab akibat terdapat faktor utama penyebab cacat, yaitu manusia, mesin, material dan metode. Usulan perbaikan pemborosan produk cacat berdasarkan jenis cacat jahitan putus dan benang jahit adalah melakukan pengecekan pada spull (kumparan benang di bagian bawah mesin jahit) sebelum menjalankan mesin dan pelatihan secara berkala. Usulan perbaikan pemborosan waktu menunggu adalah pelatihan secara berkala dan pembagian beban kerja yang merata melalui keseimbangan lintasan, sehingga meningkatkan nilai efisiensi lini menjadi 87,34%.en_US
dc.identifier.issn2252-3936
dc.identifier.urihttp://repository.widyatama.ac.id/handle/123456789/8580
dc.language.isootheren_US
dc.publisherSeminar Nasional Akuntansi dan Bisnis (SNAB), Fakultas Ekonomi Universitas Widyatamaen_US
dc.subjectLean Six Sigmaen_US
dc.subjectValue Stream Mappingen_US
dc.subjectFailure Modeen_US
dc.subjectEffect Analysisen_US
dc.titleUSULAN PENGURANGAN PEMBOROSAN PADA PROSES PENJAHITAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMAen_US
dc.typePresentationen_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Full Paper Filscha Nurprihatin, Nur Eka Yulita & Dino Caesaron.pdf
Size:
1.41 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Plain Text
Description: