PENGARUH PENGUNGKAPAN ESG DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PERTUMBUHAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024)
Loading...
Date
2025
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Magister Accounting
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan ESG dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan pertumbuhan sebagai variabel intervening. Penelitian ini difokuskan pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis jalur data panel. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 22 perusahaan sebagai sampel dengan total 110 unit analisis. Pengukuran pengungkapan ESG dilakukan dengan menghitung proporsi indikator Environmental, Social, dan Governance yang diungkapkan berdasarkan standar Global Reporting Initiative (GRI). Profitabilitas diukur melalui Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Nilai perusahaan diproksikan menggunakan Price to Book Value (PBV), dan Pertumbuhan diukur melalui pertumbuhan aset tahunan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pengungkapan ESG dan profitabilitas sebagai determinan nilai perusahaan dengan melibatkan pertumbuhan perusahaan sebagai variabel intervening pada sektor pertambangan di Indonesia, yang masih jarang dikaji secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan maupun nilai perusahaan. Di sisi lain, ROE dan NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan, sedangkan ROA tidak berpengaruh. Pada pengujian terhadap nilai perusahaan, hanya variabel ROA yang berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, ROE menunjukkan pengaruh signifikan namun dengan arah negatif. Adapun variabel pertumbuhan perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, serta tidak memediasi pengaruh pengungkapan ESG maupun profitabilitas perusahaan terhadap nilai perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa indikator profitabilitas, terutama ROA dan NPM, lebih dominan dalam menjelaskan nilai perusahaan dibandingkan pengungkapan ESG. Implikasi dari penelitian ini menyarankan agar perusahaan lebih fokus pada efisiensi operasional dan kualitas pengungkapan ESG yang terukur agar lebih dihargai oleh pasar.