KONVERGENSI IFRS 16 LEASES: ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PSAK 73 SERTA PENGARUHNYA TERHADAP RETURN SAHAM (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PENERBANGAN, RETAIL, TRANSPORTASI DAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BEI INDEKS KOMPAS 100 TAHUN 2019-2020)
Loading...
Date
2024
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Program Studi Magister Akuntansi Sekolah Pasca Sarjana Universitas Widyatama
Abstract
PSAK 73 adalah Penryataan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang
mengatur pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan sewa. Standar ini diadopsi
dari IFRS 16 (International Financial Reporting Standards 16) untuk
menyelaraskan akuntansi sewa di Indonesia dengan standar internasional. Dalam
implementasinya, PSAK 73 memiliki dampak yang signifikan pada penyewa, baik
dalam hal pengakuan aset dan kewajiban sewa maupun dalam pengungkapan yang
diperlukan. PSAK 73 mengharuskan penyewa (lessee) untuk mengakui aset sewa
dan kewajiban sewa terkait dalam laporan posisi keuangan mereka, kecuali untuk
sewa dengan jangka waktu kurang dari 12 bulan atau aset yang memiliki nilai
rendah. Dampaknya adalah adanya peningkatan signifikan dalam jumlah aset dan
kewajiban yang diakui dalam laporan posisi keuangan penyewa. Hal ini dapat
mempengaruhi rasio keuangan seperti rasio utang terhadap ekuitas dan rasio
keuangan lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan
nilai DER dan ROA sebelum dan setelah penerapan PSAK 73 serta pengaruhnya
terhadap return saham. Kinerja keuangan yang diukur dalam penelitian ini adalah
Debt to Equity Ratio (DER) komponen dari rasio solvabilitas dan Return on Assets
(ROA) komponen dari rasio profitabilitas. Teknik purposive sampling dilakukan
dalam pegambilan sample terbatas pada sektor penerbangan, retail, transportasi,
dan telekomunikasi yang terdaftar dalam Kompas 100 dalam kurun waktu 2 tahun.
Hasil penelitan menunjukan bahwa penerapan PSAK 73 terdapat perbedaan
siginifikan terhadap peningkatan nilai DER dan perbedaan siginifikan penurunan
nilai ROA. Perbedaan nilai DER memiliki pengaruh signifikan terhadap return
saham, sedangkan variasi ROA tidak memberikan pengaruh yang signifikan.