Browsing by Author "Fuad Hasan (Pembimbing)"
Now showing 1 - 7 of 7
Results Per Page
Sort Options
- ItemANALISIS DESKRIPTIF FAKTOR-FAKTOR PEMILIHAN TRANSPORTASI ONLINE SEBAGAI MODA TRANSPORTASI (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Widyatama)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Ramadan Mansur; Fuad Hasan (Pembimbing)Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, salah satunya transportasi online yang berkembang pesat. Transportasi online menjadi alternatif bagi masyarakat kota dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari, termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Widyatama terhadap faktor-faktor pemilihan transportasi online sebagai moda transportasi, yang meliputi aspek harga, kenyamanan, kemudahan, dan kepuasan pengguna. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 267 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap transportasi online tergolong tinggi dengan nilai TCR sebesar 82,6%, yang dikategorikan sangat puas. Aspek kemudahan mendapatkan skor tertinggi dengan TCR sebesar 87,8%, diikuti oleh kepuasan pengguna sebesar 83,4%, kenyamanan sebesar 80,7%, dan harga sebesar 77,7%. Hasil tabulasi silang juga memperlihatkan adanya variasi kepuasan berdasarkan jenis kelamin, angkatan, waktu tempuh, jarak tempuh, dan jenis transportasi yang digunakan.
- ItemANALISIS EFEKTIVITAS WAKTU SIKLUS LAMPU LALU LINTAS DI SIMPANG BERSINYAL PADA RUAS JALAN TELUK GONG RAYA DAN JALAN KAMPUNG GUSTI (Studi Kasus: Simpang Bersinyal Jl. Teluk Gong Raya – Jl. Kampung Gusti di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Sherly Fitria Anggraeni; Fuad Hasan (Pembimbing)Persimpangan merupakan salah satu bagian daerah yang sering terjadi hambatan lalu lintas. Kemacetan arus lalu lintas adalah ketika hambatan ini mengganggu pergerakan kendaraan dan menyebabkan antrean dan tundaan yang lama. Jalan Teluk Gong Raya adalah sebuah jalan di Jakarta yang menghubungkan Jalan Jembatan Dua dan Jalan Jembatan Tiga ke arah timur dan kompleks Duta Harapan Indah ke arah barat. Jalan ini membentang dari persimpangan Jembatan Bidara Inspeksi Kali Duri hingga pintu masuk Jalan Duta Harapan Indah, dan membentang sepanjang 1,3 kilometer. Wilayah ini berfungsi sebagai pusat industri dan perdagangan, yang dibuktikan dengan banyaknya bangunan komersial, seperti pusat perbelanjaan dan ruko. Sehingga menyebabkan aktivitas lalu lintas cukup padat pada jam kerja dan sepulang kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang menggunakan data dari pengamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab dan solusi kemacetan lalu lintas di persimpangan Jalan Teluk Gong Raya. Kinerja lalu lintas persimpangan diperiksa dengan menggunakan pendekatan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023).
- ItemANALISIS KINERJA LALU LINTAS DENGAN METODE PKJI 2023 PADA RUAS JALAN RANCAMANYAR(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Fitri Saadah; Fuad Hasan (Pembimbing)Jalan Rancamanyar, Kabupaten Bandung merupakan jalan kolektor yang menghubungkan antara Kecamatan Baleendah, Margahayu, dan Katapang. Tingginya perkembangan pergerakan kendaraan disana tidak diimbangi dengan pertumbuhan infrastruktur jalan raya sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas dan meningkatnya waktu yang diperlukan kendaraan untuk lewat terutama saat hari kerja. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif kualitatif, yang berarti bahwa jenis penelitian ini menggunakan data dari pengamatan langsung atau apa adanya. Setelah diperoleh pengumpulan data volume lalu lintas yang terjadi pada jam sibuk, Hasil analisis volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin yaitu sebesar 2047,95 smp/jam. Dengan kapasitas jalan sebesar 2020,83 smp/jam. Derajat Kejenuhan sebesar 1,01 smp/jam, nilai DJ tersebut termasuk dalam kategori Tingkat Pelayanan (Level of Service) F, yang menunjukkan bahwa kondisi lalu lintas pada ruas jalan tersebut telah melampaui kapasitas. Analisis tersebut menggunakan aspek teknis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI,2023).
- ItemANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA TAHUN 2023 (Studi Kasus : Simpang Rumah Sakit Karisma Cimareme)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Marcel Purnama Agatha; Fuad Hasan (Pembimbing)Pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat di Kabupaten Bandung Barat berdampak pada meningkatnya kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Simpang Rumah Sakit Karisma Cimareme yang belum memiliki sistem pengaturan lalu lintas. Salah satu lokasi yangh terdampak adalah Simpang Rumah Sakit Cimareme, yang merupakan simpang tiga tak bersinyal dan sering mengalami kemacetan pada jam – jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tersebut menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) serta memberikan rekomendasi perbaikan melalui beberapa skenario alternatif. Data diperoleh melalui survei primer (volume lalu lintas, geometri jalan, dan kondisi lingkungan) dan sekunder dari intansi terkait. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas, derajat kejenuhan (DS), tundaan, dan peluang antrian. Hasil analisis menunjukan bahwa kerja simpangdalam kondisi eksisting memiliki tingkat kejenuhan yang tinggi dan tundaan yang signifikan. Skenario perbaikan berupa penerapan APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) tiga fase menunjukan peningkatan kinerja simpang secara signifikan, ditandai dengan penurunan nilai DS dan tundaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang solusi penanganan kemacetan di simpang – simpang tak bersinyal serupa.
- ItemANALISIS PERBANDINGAN SISTEM PELAT KONVENSIONAL DAN PRECAST HALF SLAB DITINJAU DARI SEGI BIAYA DAN WAKTU KONSTRUKSI (Penelitian pada Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung)(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Sesarius Ola Angin; Fuad Hasan (Pembimbing)Perkembangan Pembangunan dalam bidang konstruksi saat ini sangatlah pesat. Hal ini terjadi karena adanya usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas kerja serta perkembangan inovasi teknologi yang dapat mendukung dan mempercepat Pembangunan konstruksi. Perkembangan ini juga tidak hanya terjadi pada teknologi saja tetapi dalam metode pelaksanaan yang dipakai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan dua metode konstruksi pelat lantai, yaitu metode konvensional dan metode Precast Half Slab, berdasarkan aspek biaya dan waktu pelaksanaan. Studi kasus dilakukan pada proyek Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung, khususnya pada struktur lantai 2 hingga lantai 8 di zona 1, 2, dan 3 Gedung A1 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Data yang dianalisis meliputi volume pekerjaan, produktivitas, durasi pelaksanaan, serta perhitungan biaya berdasarkan AHSP (Analisis Harga Satuan Pekerjaan) dari SE Dirjen Bina Konstruksi No. 68 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem pelat konvensional membutuhkan biaya sebesar Rp 6.153.717.374,00 dengan waktu pelaksanaan 68 hari dan metode Precast Half Slab membutuhkan biaya sebesar Rp 5.183.176.742,09 dengan waktu pelaksanaan 62 hari.
- ItemANALISIS PERENCANAAN ULANG STRUKTUR PONDASI DIBANDINGKAN TERHADAP BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN VILLA 3 LANTAI(Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2024) Bagus Wahyu Utomo; Fuad Hasan (Pembimbing)Pekerjaan pondasi merupakan salah satu pekerjaan yang paling penting dalam suatu pembangunan konstruksi, karena pondasi memiliki fungsi memikul dan menahan semua beban yang bekerja di atasnya yaitu beban struktur atas, kemudian tegangan-tegangan yang terjadi akibat beban struktur atas tersebut akan disalurkan ke dalam lapisan tanah keras yang dapat memikul beban konstruksi tersebut. Perencanaan pondasi harus dirancang agar dapat mendukung beban sampai batas keamanan tertentu. Termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi. Penelitian ini menggunakan metode Terzaghi dan Meyerhof yang meninjau kapasitas dukung tanah, control tegangan tanah, gaya geser arah x, gaya geser arah y, gaya geser dua arah dan pembesian dilakukan agar mengetahui penggunaan pondasi yang tepat dan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masalah yang akan ditinjau dalam penyusunan tulisan ini ialah bagaimana perbandingan biaya dari pondasi eksisting dengan pondasi rencana pada proyek pembangunan villa 3 lantai. Hasil perhitungan rencana anggaran biaya untuk pondasi strauss pile eksisting mendapatkan nilai sebesar Rp. 508.721.791,-. Sedangkan untuk hasil dari perhitungan Rencana anggaran biaya untuk pondasi footplat mendapatkan nilai sebesar Rp. 179.894.920,-. Dengan hasil selisih nilai sebesar Rp. 328.826.871,-
- ItemPERENCANAAN TROTOAR UNTUK MENINGKATKAN AKSESIBILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN ARCAMANIK ENDAH(Program Studi Teknik Sipil, 2025) Abid Putra Mahardika; Fuad Hasan (Pembimbing)Aksesibilitas bagi pejalan kaki menjadi isu penting dalam perencanaan transportasi perkotaan yang berkelanjutan. Jalan Arcamanik Endah merupakan salah satu ruas jalan di Kota Bandung yang memiliki aktivitas pejalan kaki yang cukup tinggi, namun belum dilengkapi dengan fasilitas trotoar yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan trotoar dengan melibatkan kebutuhan fasilitas trotoar dengan cara mengukur tingkat pelayanan pejalan kaki (Level of Service/LOS) melalui metode Traffic Counting, Spot Speed Study, yang telah ditentukan bahwa tingkat pelayanan berada pada kelas A. Meskipun demikian, perencanaan trotoar tetap diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas aksesibilitas serta keselamatan bagi pejalan kaki di masa depan. Penelitian ini perekomendasikan perencanaan trotoar yang mempertimbangkan dimensi teknis, kenyamanan, dan keselamatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ruang jalan yang ramah bagi pejalan kaki.