Browsing by Author "Silviana (Pembimbing)"
Now showing 1 - 12 of 12
Results Per Page
Sort Options
- ItemPENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PADA PEMERINTAH KOTA CIMAHI(Magister Accounting, 2025) Agie Ahadian Rahmansyah; Silviana (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kejelasan sasaran anggaran dan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah pada Pemerintah Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode deskriptif verifikatif yang bertujuan untuk menguji keabsahan pada hipotesis yang diajukan melalui pengumpulan data lapangan. Objek pada penelitian ini adalah laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cimahi dengan variabel bebas kejelasan sasaran anggaran (X1) dan sistem pengendalian intern pemerintah (X2), sedangkan variabel terikat akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Y). Penelitian ini melibatkan 84 responden dari 30 OPD. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kejelasan sasaran anggaran terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, namun terdapat pengaruh positif dan signifikan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Hal ini dapat diartikan bahwa kejelasan sasaran anggaran belum menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap peningkatan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, namun semakin baik penerapan sistem pengendalian intern di suatu instansi pemerintah, maka semakin tinggi pula tingkat akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.
- ItemPENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, DAN PENGAWASAN FUNGSIONAL TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (Studi pada Kecamatan di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung )(Magister Accounting, 2025) Ernia Tivani; Silviana (Pembimbing)
- ItemPENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN SKPD DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GARUT(Magister Accounting, 2025) Akhbar Nugraha; Silviana (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan SKPD di Pemerintah Kabupaten Garut. Populasi dalam penelitian ini adalah 75 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kabupaten Garut. Kriteria sampel adalah responden yang merupakan staf keuangan perwakilan dari masing-masing SKPD. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 75 responden dengan teknik sensus. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Uji hipotesis pada penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, uji t dan uji R2 dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi sumber daya manusia berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan SKPD di Pemerintah Kabupaten Garut, pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan SKPD di Pemerintah Kabupaten Garut dan sistem pengendalian intern pemerintah berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan SKPD di Pemerintah Kabupaten Garut.
- ItemPENGARUH LEVERAGE DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2022(Magister Accounting, 2025) Raden Ogy Gugesby; Silviana (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak leverage dan likuiditas terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2014-2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif- analitis dengan analisis data panel. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan dokumentasi laporan keuangan perusahaan perbankan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, yang berarti bahwa likuiditas yang lebih tinggi pada bank cenderung menghasilkan return saham yang lebih tinggi. Di sisi lain, leverage ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham selama periode yang diteliti. Hasil ini mendukung teori signaling, di mana likuiditas menjadi sinyal bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi, sementara leverage tidak mempengaruhi harga saham secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengelolaan likuiditas sangat penting untuk meningkatkan return saham di sektor perbankan. Namun, leverage tidak tampak sebagai faktor yang krusial bagi investor dalam membuat keputusan investasi di sektor ini. Temuan ini memiliki implikasi bagi investor dan pembuat kebijakan, yang menunjukkan bahwa likuiditas harus diprioritaskan dalam operasi perbankan untuk memastikan return yang stabil dan menarik bagi investor.
- ItemPENGARUH LEVERAGE, LIKUIDITAS, KOMISARIS INDEPENDEN, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada Perusahaan Industri Kesehatan yang Sudah IPO dari Tahun 2018-2023)(Magister Accounting, 2025) Muhammad Rizqi Syahri Romdhon; Silviana (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh leverage, likuiditas, komisaris independen, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada sektor industri kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018– 2023. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Sampel penelitian terdiri dari 15 perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan total observasi sebanyak 90 data. Hasil analisis menunjukkan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan likuiditas, komisaris independen, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor internal, seperti kemampuan likuiditas dan praktik tata kelola perusahaan melalui keberadaan komisaris independen, memiliki peran penting dalam membentuk persepsi investor terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini mengisi kesenjangan penelitian sebelumnya (gap theory), di mana hasil studi terdahulu menunjukkan inkonsistensi pengaruh variabel leverage dan tata kelola terhadap nilai perusahaan, terutama di sektor industri kesehatan yang memiliki karakteristik modal dan risiko operasional yang berbeda dibanding sektor lainnya. Kebaruan (novelty) dari penelitian ini terletak pada fokus terhadap perusahaan sektor kesehatan yang telah melakukan IPO selama periode pascapandemi dengan cakupan waktu 6 tahun, serta penggunaan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) untuk menangkap dinamika spesifik antar perusahaan yang tidak terobservasi dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi investor, manajemen perusahaan, dan akademisi dalam memahami determinan nilai perusahaan secara lebih kontekstual dan sektor-spesifik.
- ItemPENGARUH PENERAPAN AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI, DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KINERJA ANGGARAN (Studi Empiris Pada Satuan Kerja Di KPPN Bandung II)(Magister Accounting, 2025) Laila Fitriani; Silviana (Pembimbing)Masalah pada penelitian ini yaitu kinerja anggaran Satker di KPPN Bandung II masih belum efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan memprediksi pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan pengendalian internal terhadap kinerja anggaran pada Satker-Satker di KPPN Bandung II yang berkonsep value for money. Populasi penelitian ini sebanyak 187 Satker di KPPN Bandung II, dan 147 Satker dari populasi tersebut diambil sebagai sampel untuk mengolah dan menguji hipotesis. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dengan skala likert 5 poin. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Selanjutnya, data diolah menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas dan pengendalian internal berpengaruh terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money pada Satker di KPPN Bandung II, sedangkan transparansi tidak berpengaruh terhadap kinerja anggaran berkonsep value for money pada Satker di KPPN Bandung II. Saran dari penelitian ini yaitu Satker perlu meningkatkan kompetensi SDM, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, dan menetapkan SOP yang jelas untuk meningkatkan pelayanan publik yang efisien dan transparan. Evaluasi berkala terhadap program dan meningkatkan kualitas pengendalian internal penting dilakukan dengan melibatkan pihak eksternal dan pemangku kepentingan. Juga pemanfaatan big data, edukasi tata kelola, serta penyediaan informasi yang sederhana dapat memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan publik.
- Item"PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KORUPSI (Studi Kasus pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung) "(Magister Accounting, 2024) Dhea Yulianty; Silviana (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terhadap Korupsi (Studi Kasus pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung). Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah sebagai variabel independen dan Korupsi sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 69 SKPD yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah berpengaruh negatif terhadap korupsi.
- ItemPENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN, PRINSIP KEADILAN (FAIRNESS), DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPATUHAN PAJAK DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PELAKU UMKM DI KOTA BANDUNG(Magister Accounting, 2025) Eko Rahmawati; Silviana (Pembimbing)Pajak memegang peranan penting dalam pembangunan nasional karena menjadi sumber utama penerimaan negara. Meski demikian, tingkat kepatuhan pajak di Indonesia masih tergolong rendah, tidak terkecuali pada sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang justru menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Rendahnya kepatuhan pajak UMKM mencerminkan tantangan dalam implementasi self assessment system, dimana wajib pajak diberi kewenangan untuk menghitung, membayar, dan melaporkan pajaknya secara mandiri. Perilaku kepatuhan wajib pajak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi namun juga faktor non ekonomi seperti pengetahuan, dimensi keadilan pajak (Tax Fairness), gaya kepemimpinan dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Prinsip Keadilan (Fairness), dan Gaya Kepemimpinan terhadap Kepatuhan Pajak pelaku UMKM di Kota Bandung serta untuk menguji peran Budaya Organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode survei. Sampel yang digunakan sebanyak 163 responden yang merupakan pelaku UMKM badan di Kota Bandung, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis model regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi (MRA) dengan menggunakan IBM SPSS Statistic 26 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Perpajakan berpengaruh terhadap Kepatuhan Pajak pelaku UMKM di Kota Bandung, Prinsip Keadilan (Fairness) berpengaruh terhadap kepatuhan pajak pelaku UMKM di Kota Bandung, Gaya Kepemimpinan berpengaruh terhadap kepatuhan pajak pelaku UMKM di Kota Bandung. Kebaharuan dalam penelitian ini adalah adanya budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menemukan bahwa Budaya Organisasi justru memperlemah pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan pajak, budaya organisasi dapat memperkuat pengaruh prinsip keadilan (Fairness) terhadap kepatuhan pajak, serta Budaya Organisasi memperlemah pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepatuhan Pajak.
- ItemPENGARUH PERAN APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) DAN KOMPETENSI APARATUR PEMERINTAH DAERAH TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (AKIP) PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GARUT(Magister Accounting, 2025) Fenty Fajarwati; Silviana (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Peran APIP dan kompetensi aparatur Pemerintah Daerah terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) pada SKPD Pemerintah Daerah Kabupaten Garut. Populasi dalam penelitian ini adalah 33 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kabupaten Garut. Kriteria sampel adalah responden yang merupakan kepala dinas/badan dan staf bagian perencanaan dan pelaporan dari masing-masing SKPD. Sebanyak 67 responden terlibat dalam penelitian ini. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Uji hipotesis pada penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, uji t dan uji R2 dengan menggunakan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Kompetensi yang dimiliki oleh Aparatur Pemerintah Daerah berpengaruh terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) pada SKPD Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.
- ItemPENGARUH REALISASI PROGRAM DANA PENDIDIKAN TERHADAP PEMENUHAN AKSES PENDIDIKAN JENJANG SMA/SMK SE INDONESIA TAHUN 2020-2022(Magister Accounting, 2025) Mailinda Utami Anandhari; Silviana (Pembimbing)Ketimpangan akses pendidikan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Hal ini terlihat dari masih banyaknya anak usia sekolah yang belum memperoleh kesempatan belajar secara layak. Permasalahan akses pendidikan yang belum merata secara langsung tercermin dari rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK), yang merupakan indikator untuk mengukur jumlah penduduk usia sekolah telah terlibat dalam pendidikan tanpa memperhitungkan usia ideal. Sebagai upaya untuk mengatasi ketimpangan akses pendidikan, diperlukan penyediaan dana pendidikan melalui pengalokasian anggaran minimal 20% dari APBN dan APBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah realisasi program dana pendidikan yang dialokasikan melalui APBN dan APBD berpengaruh terhadap akses pendidikan jenjang SMA/SMK. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan menggabungkan metode deskriptif dan asosiatif kausal. Alat analisis dalam mengolah data regresi data panel menggunakan Program Eviews 12 yang menghasilkan pemilihan model Random Effect Model. Penelitian ini mencakup 34 provinsi di Indonesia yang memenuhi kriteria selama periode 2020-2022 dengan total sampel sebanyak 102. Hasil uji dari penelitian ini menunjukkan bahwa realisasi program dana pendidikan yang terdiri dari BOS, DAK Fisik Pendidikan, dan Belanja Fungsi Pendidikan tidak memiliki pengaruh terhadap APK jenjang SMA/SMK sebagai salah satu indikator dalam mencapai pemerataan akses pendidikan. Meskipun tidak berpengaruh, BOS dan Belanja Fungsi Pendidikan memiliki koefisien regresi negatif, sedangkan DAK Fisik menunjukkan koefisien regresi positif. Hal tersebut disebabkan oleh alokasi yang kurang tepat, pengelolaan yang lemah, prioritas provinsi yang berbeda, serta dana BOS hanya menutupi sebagian kecil biaya pendidikan.
- ItemPENGARUH TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN DESA ( Studi Kasus Pemerintah Desa Kabupaten Bandung )(Magister Accounting, 2024) Nova Novita; Silviana (Pembimbing)Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan keuangan desa 30 desa pada 9 kecamatan di kabupaten Bandung. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari transparansi dan akuntabilitas sebagai variabel independen dan pengelolaan keuangan desa sebagai variabel dependen. Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah interval. Metode yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dimana dalam pengumpulan data melalui kuosioner, observasi dan wawancara, dokumentasi dan penelitan kepustakaan. Uji statistik pada penelitian ini adalah validitas, reliabilitas, uji normalitas, Multikolinearitas, heterokedasitas, koefisien determinasi dan uji t dengan menggunakan aplikasi statistikal product dan service solution ( SPSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi, akuntabilitas desa secara vertikal dan horizontal terhadap pengelolaan keuangan desa telah dilakukan dalam permendagri No.20 Tahun 2018 dan hasil penelitian menunjukkan variabel transparansi berpengaruh terhadap pengeloaan keuangan desa sebesar 11,25% dan variabel akuntabilitas berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan desa dengan kontribusi sebesar 5,59%, namun masih terdapat hasil penelitian dalam dimensi transparansi keterbukaan dan dimensi akuntabilitas proses masih belum optimal dalam pengelolaan keuangan desa.
- ItemPERSEPSI AUDITOR BPKP TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENYIMPANGAN (FRAUD) DALAM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (PBJP) (Kajian Empiris pada Perwakilan BPKP di Indonesia)(Magister Accounting, 2025) Agus Istiyadi; Silviana (Pembimbing)Tujuan – Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah persepsi auditor BPKP terhadap variabel: Kualitas Panitia PBJP, Pendapatan Panitia PBJP, Sistem dan Prosedur PBJP, Etika PBJP, dan Lingkungan PBJP, berpengaruh terhadap Fraud Pengadaan di Instansi Pemerintah. Desain/metodologi/pendekatan – Populasi dalam penelitian ini adalah semua auditor yang terlibat dalam Asssurans PBJP, sedangkan sampel penelitian adalah 141 orang yang menggunakan metode purposive sampling. Uji data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedasitas, analisis regresi ganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen tersebut signifikan secara statistik, di mana Lingkungan PBJP berpengaruh positif terhadap Fraud, sedangkan Kualitas Panitia PBJP, Pendapatan Pejabat PBJP, Sistem dan Prosedur PBJP, dan Etika PBJP berpengaruh negatif terhadap Fraud. Keterbatasan/implikasi penelitian – Penelitian ini hanya dilakukan di Indonesia: oleh karena itu, hasilnya tidak dapat digeneralisasi ke negara lain. Namun, studi ini memberikan pedoman strategis yang penting bagi pembuat kebijakan dalam merancang kerangka kerja untuk meningkatkan pengembangan Pencegahan Fraud. Orijinalitas/nilai – Studi ini menambah literatur terutama tentang faktor-faktor yang memengaruhi Fraud. Penelitian mengenai topik ini masih terbatas, terutama untuk Indonesia. Fitur unik dari penelitian ini adalah penggunaan kumpulan data auditor profesional yang menyelidiki sebagian besar masalah dalam pengadaan.