Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Rahandhika, Iqbal Gyara"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    PENENTUAN INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN KRITIS PADA SISTEM KONTROL MESIN SPINNING DENGAN METODE AGE OF REPLACEMENT (STUDI KASUS PADA PT SOUTH PACIFIC VISCOSE PURWAKARTA)
    (Program Studi S1 Teknik Industri, 2020) Rahandhika, Iqbal Gyara; Riki Ridwan Margana (Pembimbing)
    PT. South Pacific Viscose memproduksi beberapa produk, diantaranya Viscose Rayon Staple Fiber dengan total produksi mencapai 325.000 ton per tahun, mesin spinning berfungsi mereaksikan cairan viscose dengan cairan spinbath dan menjadikannya tow sebagai hasil awal dari reaksi tersebut. Mesin spinning mempunyai nilai downtime terbesar yaitu sebesar 11,87 jam yang mengakibatkan terganggunya proses produksi dalam kurun waktu 6 bulan sejak januari 2019 sampai juni 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan yang menyebabkan downtime dengan menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) yang digunakan sebagai analisis mode kegagalan yang terjadi dengan menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi pada komponen mesin lalu menentukan interval perawatan preventive mesin spinning dengan pendekatan Age Of Replacement. Dimana metode tersebut akan dasar penentuan penjadwalan perawatan yang akan dilakukan. Berdasarkan hasil dari penelitian diperoleh hasil analisis mode kegagalan terhadap mesin spinning dan komponen kritis yang paling sering mengalami kerusakan yaitu komponen AS-I Slave Module dengan kategori komponen yang tidak dapat di perbaiki atau run to failure . AS-I Slave Modul mengalami kerusakan secara mendadak setiap 55905 jam berdasarkan nilai MTTF dan lama perbaikan 4 jam berdasarkan nilai MTTR. Setelah dilakukan perhitungan melakukan metode age of replacement didapatkan nilai downtime paling rendah D(Tp) 0.000007506 untuk interval perawatan komponen sebesar 45825 jam.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback