Browsing by Author "Nurza Ariestafuri (Pembimbing)"
Now showing 1 - 7 of 7
Results Per Page
Sort Options
- ItemALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM SALURAN YOUTUBE NEO JAPAN(Program Studi Bahasa Jepang S1, 2024) Zikri Aidil Armansyah; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Penelitian ini membahas fenomena alih kode dan campur kode dalam saluran YouTube Neo Japan, yang mengulas berbagai aspek budaya Jepang dengan menggunakan bahasa Indonesia dan Jepang. Alih kode mengacu pada perpindahan bahasa yang dilakukan oleh penutur untuk memperjelas pesan kepada pendengar yang tidak memahami bahasa asli, sedangkan campur kode merujuk pada penggunaan dua atau lebih bahasa dalam satu kalimat atau percakapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang digunakan dalam konten video di saluran tersebut, serta faktorfaktor yang mendorong penggunaannya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung terhadap video di saluran Neo Japan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode padan untuk menentukan jenis dan fungsi dari alih kode dan campur kode yang terjadi. Hasil analisis menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode dalam video tersebut digunakan untuk memperluas jangkauan audiens, meningkatkan pemahaman konten, serta membantu pengembangan kemampuan bahasa bagi penonton. Namun, penggunaan berlebihan juga memiliki kelemahan, seperti potensi ebingungan bagi penonton yang tidak mengerti bahasa yang digunakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alih kode dan campur kode dalam saluran YouTube Neo Japan mengidentifikasi dua bentuk utama alih kode: alih kode eksternal dan sementara, masing-masing terjadi sebanyak enam kali. Faktor dominan dalam alih kode adalah topik pembicaraan dan penutur. Sementara itu, campur kode terbagi menjadi alternasi dan penyisipan, dengan penyisipan terjadi lebih sering (delapan kali) dibandingkan alternasi (empat kali). Faktor utama dalam campur kode adalah jenis bahasa dan sikap penutur, di mana jenis bahasa menjadi faktor yang paling mempengaruhi frekuensi campur kode.
- ItemANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA LIRIK LAGU “FANFARE!”DAN “LUCKY-UNLUCKY”(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Erna Nadya Tiberias Saing; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dan alih kode yang terdapat dalam lirik lagu “Fanfare!”dan “Lucky-Unlucky”. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis lirik lagu “Fanfare!”dan “Lucky-Unlucky” yang mengalami alih kode dan campur kode. Pada penelitian ini menggunakan metode SBLC (Simak Bebas Libat Cakap) dalam pengumpulan data dengan cara: 1) Mencari data, 2) Menyimak lagu, 3) Mencatat data, 4) Memberikan kode lirik lagu yang mengandung alih kode dan campur kode, 5) Menganalisis data lirik lagu sesuai rumusan masalah. Jumlah kemunculan data alih kode dan campur kode sebanyak 44 data. Frekuensi kemunculan lirik lagu yang mengandung Inter-sentential Switching sebanyak 9 data, Intra-sentential Switching sebanyak 10 data, sedangkan kemunculan lirik lagu yang mengandung Intra-sentential Mixing sebanyak 17 data dan Involving a change of pronunciation sebanyak 6 data.
- ItemANALISIS MAJAS PERBANDINGAN DALAM MANGA FATE/GRAND ORDER - MORTALIS: STELLA BAB PERTAMA KARYA SHIRAMINE (Kajian Semantik)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Fazadhika Rizq Koswara; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Manga atau 漫画adalah karya komik fiktif yang berasal dari Jepang, yang menggabungkan format gambar dan tulisan demi menyampaikan cerita kepada pembacanya. Manga berkaitan erat dengan penggunaan bahasa seperti tata bahasa dan gaya bahasa meski menggunakan gambar dalam penyampaian narasinya. Hal tersebut mencangkup penggunaan gaya bahasa seperti majas perbandingan, yang memberikan kedalaman pesan dan emosi yang serupa dengan karya budaya lainnya seperti lagu, puisi, dan novel. Penggunaan gaya majas di dalam manga bertujuan memberikan kedalaman pesan dan alur menggugah emosi sebagaimana digunakan pada karya budaya lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memaparkan makna yang terkandung di dalam majas perbandingan yang terdapat dalam manga “Fate/Grand Order - Mortalis:Stella” yang digambar oleh Shiramine yang dimiliki oleh Type Moon. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak libat bebas cakap (SLBC). Metode analisis data digunakan adalah metode padan referensial, di mana alat penentu data adalah bagian bahasa yang bersangkutan menjadi objek penelitian berdasarkan referensinya di dunia nyata. Data yang ditemukan di dalam bab pertama Mortalis:Stella berjumlah 36 kalimat yang mengandung total 54 penggunaan majas perbandingan dengan rincian sebagai berikut: 15 metafora, 4 simile, 6 personifikasi, 2 depersonifikasi, 14 hiperbola, 1 eufemisme, dan 12 asosiasi.
- ItemANALISIS SITUASI PENGGUNAAN KEIGO PADA ANIME “Kakegurui” MUSIM PERTAMA(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2024) Elsa Ardpiani Raihan; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Penelitian ini berjudul “Analisis Situasi Penggunaan Keigo pada Anime “Kakegurui” Musim Pertama”. Penelitian ini membahas tentang bahasa keigo yang digunakan dalam Anime “Kakegurui” Musim Pertama”. Penelitian ini mencari tahu situasi apa yang membuat sebuah karakter menggunakan bahasa keigo serta mencari tahu apa saja bahasa keigo yang digunakan oleh karakter yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dalam situasi apa sebuah karakter menggunakan bahasa keigo serta bahasa keigo apa saja yang digunakan oleh karakter yang dituju. Penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik pengumpulan data berupa teknik dasar yaitu teknik simak bebas libat cakap. Kemudian, metode yang digunakan selanjutnya menggunakan metode referensial. Selanjutnya, metode dan teknik penyajian hasil analisis data pada penelitian ini menggunakan penyajian secara formal dan informal. Data penelitian ini berjumlah 35 buah. Dari setiap data yang diperoleh di analisis dari segi situasi apa saja yang membuat sebuah karakter menjadi menggunakan bahasa keigo dan bahasa keigo apa saya yang digunakan oleh sebuah karakter. Dari kedua hal tersebut di simpulkan dan menjadi hasil dari analisis data yang dilakukan.
- ItemKOMUNIKASI NONVERBAL PADA ETIKA BISNIS JEPANG DALAM ANIME “SENPAI GA UZAI KOUHAI NO HANASHI”(Program Studi Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, 2023) David Satriagani; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Penelitian ini dilakukan guna menganalisis komunikasi nonverbal yang termasuk ke dalam etika bisnis Jepang melalui anime Senpai ga Uzai Kouhai no Hanashi sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode simak. Metode simak merupakan metode yang digunakan untuk pemerolehan data dengan menyimak penggunaan bahasa (Mansun, 2012:92). Analisis dilakukan dengan menggunakan metode padan referensial (Kesuma, 2007:52) untuk menganalisis komunikasi nonverbal etika bisnis. Adapun teori yang digunakan untuk menganalisis data menggunakan teori Rakhmat (1994) yang mengelompokkan pesan-pesan nonverbal. Berdasarkan analisis yang dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan komunikasi nonverbal yang ditunjukkan dengan gerak tubuh ada 17 data, komunikasi nonverbal yang ditunjukkan dengan kontak mata ada 2 data, komunikasi nonverbal yang ditunjukkan dengan ekspresi wajah ada 10 data, komunikasi nonverbal yang ditunjukkan dengan jarak ada 4 data, komunikasi nonverbal yang ditunjukkan dengan orientasi ruangan ada 2 data dan komunikasi nonverbal yang ditunjukkan dengan penampilan busana ada 1 data.
- ItemPELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA PADA ANIME CHAINSAW MAN MUSIM PERTAMA (Kajian Pragmatik)(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2025) Rahdyan Daffa Aghistna; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Dalam percakapan sehari-hari, seringkali terjadi kesalahpahaman antara penutur dan petutur, yang menyebabkan suatu percakapan tersebut menjadi tidak menguntungkan salah satu pihaknya. Lebih atau kurangnya suatu informasi yang diberikan, informasi yang tidak sesuai dengan faktanya, tidak relevannya sebuah informasi yang disampaikan, atau bahkan informasi yang diberikan secara tidak jelas dan bertele-tele, merupakan contoh dari penyebab kesalahpahaman di suatu percakapan, sehingga terjadilah sesuatu yang disebut “Pelanggaran Prinsip Kerja Sama”. Penelitian ini muncul karena banyaknya pelanggaran prinsip kerja sama yang dialami dalam percakapan sehari-hari. Dengan memilih anime Chainsaw Man musim pertama, yang pada anime tersebut terdapat berbagai karakter dengan berbagai kepribadian dan latar belakang yang saling berbeda satu sama lain, sehingga alasan terjadinya pelanggaran prinsip kerja sama yang dilakukan oleh karakter dalam anime ini dapat diidentifikasi dengan baik. diharapkan penelitian ini dapat membantu menghindari pelanggaran prinsip kerja sama dalam percakapan sehari-hari. Dalam penelitian ini, Metode deskriptif kualitatif dipilih sebagai metode penelitian dengan memberikan gambaran rinci tentang penelitian ini. Hasil menunjukkan terdapat total 35 data pelanggaran prinsip kerja sama pada anime Chainsaw Man musim pertama dengan maksim kuantitas yang paling banyak dilanggar sebanyak 9 data, serta, sifat/kepribadian karakter sebagai alasan terbanyak dalam pelanggaran prinsip kerja sama, dengan data sebanyak 12 data.
- ItemPENGGUNAAN ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM VLOG YOUTUBER GENKIBANGET!(Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Annastya Zahra Putri; Nurza Ariestafuri (Pembimbing)Penelitian ini berjudul “Penggunaan Alih Kode Dan Campur Kode dalam Vlog YouTuber GENKIBANGET!”. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bentuk alih kode dan campur kode yang digunakan serta penjelasan faktor penyebab dalam vlog channel YouTube GENKIBANGET!. Penelitian ini menggunakan percakapan dengan 3 narasumber. Dalam 3 data vlog tersebut, Genki menggunakan 3 bahasa yaitu bahasa Jepang, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris untuk melakukan percakapan dengan 3 narasumber. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, metode teknik pengumpulan data adalah metode SBLC (Simak Bebas Libat Cakap), metode analisis data adalah metode padan intralingual, metode penyajian hasil analisis data adalah metode penyajian informal. Berdasarkan pemaparan hasil analisis dari alih kode dan campur kode yang terdapat vlog YouTube GENKIBANGET!, ditemukan 28 data yang terdiri dari 14 data dalam bentuk alih kode ekstern dan jenis campur kode ke luar ditemukan 14 data. Faktor penyebab alih kode dan campur kode terdiri dari penutur, peralihan pokok pembicaraan, mitra penutur, dan hadirnya penutur ketiga.