Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Muhammad Zidiq Bahrum"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    MAJAS DALAM LIRIK LAGU HIKARU NARA (光るなら) KARYA GOOSE HOUSE (Kajian Semantik)
    (Program Studi Bahasa Jepang S1, Universitas Widyatama, 2023) Muhammad Zidiq Bahrum; Raden Novitasari (Pembimbing)
    Majas merupakan suatu gaya bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan atau mendeskripsikan suatu hal, ide, atau gagasan agar lebih menarik sehingga dapat tersampaikan secara utuh oleh penulis. Majas banyak ditemukan dalam karya sastra, seperti dalam lirik lagu. Banyak penulis lagu sering menggunakan majas agar pesan yang ingin disampaikan bisa sampai. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis majas dan makna yang terkandung dalam lirik lagu berjudul Hikaru Nara (光るなら) karya Goose House. Hasil penelitian, majas yang digunakan dalam lirik lagu Hikaru Nara (光るな ら) yaitu, majas metafora, majas hiperbola, majas paradoks, majas personifikasi, majas eupizeukis, dan majas simile. Majas metafora paling banyak digunakan pengarang dalam menulis lirik lagu tersebut. Makna dari lirik lagu Hikaru Nara (光るなら), setelah semua kesusahan yang terjadi dalam hidup akhirnya menjadi lebih baik dengan memandang hidup secara positif dan meyakini akan kelebihan diri sendiri. Dalam hidup harapan dan kecemasan itu berjalan beriringan, tinggal bagaimana sikap kita untuk bisa meraih takdir yang lebih baik.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback