Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Muhammad Taslim"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PEKERJAAN SALURAN KANAL TAHAP 3 GRANGE PARK FATMAWATI DENGAN MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METODH (CPM) DAN PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE (PERT)
    (Program Studi Teknik Sipil, Universitas Widyatama, 2025) Muhammad Taslim; Raden Herdian Bayu Ash-Shidiq (Pembimbing)
    Penjadwalan proyek merupakan aspek krusial dalam manajemen konstruksi karena berperan penting dalam memastikan proyek selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi kualitas yang diharapkan. Penelitian ini berfokus pada proyek pekerjaan saluran kanal Tahap 3 di Grange Park Fatmawati, Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini, metode Critical Path Method (CPM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT) diterapkan untuk menganalisis penjadwalan proyek tersebut. Metode CPM digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis dan memperkirakan durasi minimum penyelesaian proyek, sedangkan PERT memperkirakan waktu penyelesaian dengan mempertimbangkan ketidakpastian dan variabilitas pada durasi aktivitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis proyek memiliki durasi 68 hari dari total perencanaan 77 hari, dengan probabilitas penyelesaian proyek menggunakan metode PERT sebesar 48,80%. Namun, pelaksanaan aktual mengalami keterlambatan hingga 94 hari. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap jalur kritis serta integrasi pengelolaan risiko untuk mengantisipasi keterlambatan. Dengan pendekatan ini, penelitian memberikan gambaran yang lebih akurat terkait waktu dan sumber daya yang dibutuhkan, serta mengidentifikasi potensi penundaan yang dapat diantisipasi sejak awal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan dan pengelolaan proyek konstruksi kanal yang lebih efektif, serta menjadi referensi bagi implementasi metode CPM dan PERT dalam proyek-proyek serupa di masa depan.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback