Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of DSpace
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Ivaniar, Timotius"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    ANALISIS NILAI INTRINSIK PERUSAHAAN: APLIKASI METODE ABNORMAL EARNING DAN PRICE EARNING RATIO
    (Universitas Widyatama, 2017) Ivaniar, Timotius
    Analisis nilai intrinsik perusahaan fokus terhadap nilai sesungguhnya yang terdapat pada perusahaan. Nilai intrinsik adalah nilai saham yang sebenarnya atau yang seharusnya terjadi, biasanya disebut sebagai nilai wajar suatu saham. Secara teori, nilai intrinsik seharusnya sama dengan harga saham di pasar. Namun kenyataanya seringkali berbeda antara nilai intrinsik dengan harga saham di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis nilai intrinsik pada perusahaan industri barang – barang konsumsi yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015 dengan menggunakan dua metode yang berbeda yaitu abnormal earning dan price earning ratio, dan membandingkan hasil perhitungan tersebut, serta menghitung tingkat akurat dari kedua metode. Populasi dari penelitian ini adalah 37 perusahaan dan jumlah sampel 15 perusahaan yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan abnormal earning dan price earning ratio menunjukan banyak perusahaan yang harga sahamnya overvalued. Sedangkan hasil perhitungan tingkat akurasi dengan menggunakan metode mean signed predictive error (MSPE) menunjukkan 8 perusahaan lebih cocok menggunakan metode abnormal earning dan 7 perusahaan lainnya lebih cocok menggunakan metode price earning ratio. Hasil analisis menggunakan T-test two tailed menunjukan bahwa terdapat perbedaan dalam perhitungan yang dihasilkan dari semua metode ini.

PTI copyright © 2002-2026

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback